Panduan desain web yang pernah dikeluarkan guru usability Nielsen pada tahun 1999, salah satunya menyatakan bahwa sebaiknya web menghindari desain “Open New Window”. Namun bulan lalu Nilesen merevisi anjurannya khusus untuk untuk file PDF, file dokumen dan file non web lainnya. Untuk tipe file seperti itu, sebaiknya malah “membuka jendela baru”.
Mengapa enam tahun lalu Nielsen tidak menganjurkan desain “Open New Window”? Berikut ini alasannya:
1. Membuka jendela baru tanpa diminta oleh user akan membingungkan user dan memecah perhatiannya.
2. Bila jendela baru ini muncul dan menutupi jendela sebelumnya, bisa membuat user tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka sedang membuka jendela baru.
3. User dengan kemampuan teknis yang kurang akan kesulitan menghadapi banyak window.
4. Untuk menjaga pengunjung tetap berada dalam situs kita.
Tetapi melalui survei yang telah dilakukan Nielsen, terungkap perilaku user yang lebih sering mengklik tombol “Close” daripada mengklik tombol “Back” terhadap file-file non web seperti PDF, Word, PowerPoint dan Excel. Karenanya, cara terbaik untuk membuat link terhadap file-file non web adalah dengan:
1. Membuka file tersebut di jendela browser yang baru
2. Memberi peringatan kepada user bahwa akan muncul jendela baru
3. Hilangkan piranti khas browser seperti tombol “Back” pada jendela baru tersebut
4. Jangan langsung menampilkan dokumen tersebut pada jendela baru, sebaiknya beri pilihan kepada user apakah ia akan menyimpannya ke dalam PC atau langsung menampilkannya.
Panduan desain diatas disusun berdasarkan persamaan karakterisktik format file dokumen non web. Format ini memiliki pilihan navigasi dan perintah yang berbeda dengan yang ada pada browser Internet. Namun bila kita membukanya dalam jendela browser, user akan menganggap bahwa ia sedang berinteraksi dengan browser Internet.
Sebagai contoh, jika membuka sebuah file Power Point pada jendela browser, seringkali user menganggap tombol navigasi yang ada pada browser bisa digunakan untuk memanipulasi file Power Point tersebut. Bahkan ketika telah selesai membaca file tersebut, secara otomatis user akan mengklik tombol “Close” pada browser.
Lain halnya jika kita membuka jendela baru untuk membuka file PDF misalnya. Tombol navigasi yang ada pada format PDF benar-benar berbeda dengan navigasi pada browser dan user akan dengan cepat menyadari bahwa ia sedang berinteraksi dengan file non web.
Mengedepankan user experience seperti diatas merupakan faktor penting dalam mendesain sebuah web. Perapan teknologi atau fitur baru dalam situs, sebaiknya tidak mengabaikan faktor ini.
Nielsen mungkin menyampaikan pesan kepada programmer untuk menghapus budaya yang penting jalan lalu membiarkan user belajar dahulu browsernya daripada meminimalisasi penggunaan fitur browser biar nested codenya tidak terlalu banyak. Teori Options banyak memudahkan orang mengambil keputusan tidak selalu benar, kan pak Nukman? Salam
Menurut saya memang sebaiknya open new window untuk file-file non web seperti PDF, MS Word, MS Excel etc. Kenapa? Karena kalau tidak open new, saya akan ‘kehilangan’ hasil surfing saya sejauh ini. Dan kalau sampai hilang, saya malas untuk kembali menelusurinya.