<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Media Cetak Tidak Akan Mati</title>
	<atom:link href="http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 10:28:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: Nivell Rayda</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-83169</link>
		<dc:creator>Nivell Rayda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 07:55:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-83169</guid>
		<description>Saya termasuk headline reader. Dengan Google Reader saya bisa baca &#039;xml&#039; berupa headline dan kalimat pertama. Buat orang yang online 40jam seminggu, cara ini yang paling efektif buat saya. Saya subscribe enam portal berita online sekaligus dan saya diupdate terus secara realtime. 

Dari konten saya lebih suka online karena ada gambar, animasi, video dan podcast. Lebih gampang juga untuk mencari backgrounders dengan melihat berita terkait tanpa harus nugbek-ngubek gudang atau tanya pembantu koran kemarin dimana. 

Keluhannya paling kalau baca dari blackberry formatnya gak karuan. Kata Charles Darwin &quot;Evolve or Die&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya termasuk headline reader. Dengan Google Reader saya bisa baca &#8216;xml&#8217; berupa headline dan kalimat pertama. Buat orang yang online 40jam seminggu, cara ini yang paling efektif buat saya. Saya subscribe enam portal berita online sekaligus dan saya diupdate terus secara realtime. </p>
<p>Dari konten saya lebih suka online karena ada gambar, animasi, video dan podcast. Lebih gampang juga untuk mencari backgrounders dengan melihat berita terkait tanpa harus nugbek-ngubek gudang atau tanya pembantu koran kemarin dimana. </p>
<p>Keluhannya paling kalau baca dari blackberry formatnya gak karuan. Kata Charles Darwin &#8220;Evolve or Die&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyu alamsyah putra</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-83166</link>
		<dc:creator>wahyu alamsyah putra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 12:10:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-83166</guid>
		<description>Media cetak belum bisa dipastikan mati atau tidaknya, ini masih sangat diperdebatkan. karena yang saya lihat media cetak/surat kabar semakin bertambah banyak, mungkin disini malah akan ada persaingan/ kompetisi antar surat kabar dalam meraih pembaca. mungkin yang akan mati adalah media cetak yang tidak kuat dengan persaingan tersebut.Saya sendiri heran, sudah banyak media cetak kok malah ada saja yang buat media itu lagi.
Saya adalah seorang Account Executive disalah satu group perusahaan surat kabar harian di Jakarta. saya melihat kecenderungan orang dalam beriklan di perusahaan tempat saya bekerja semakin berkurang minatnya, ini dikarenakan penurunan oplah di perusahaan saya yg mengalami naik-turun.sekarang orang sudah pintar dalam memilih untuk beriklan, mereka tidak mau membuang uangnya begitu saja, mereka sudah mempunyai informasi mengenai setiap oplah media, terkadang mereka juga menganalisa (melakukan penelitian) media itu dahulu sebelum mereka memtuskan untuk beriklan.padahal iklan itu adalah jantung dari media cetak,untuk menutupi ongkos cetak dan gaji karyawan. saya yakin, orang akan malas beriklan apabila media cetak/surat kabar selalu mengalami penurunan dalam pelanggan pembacanya.Jujur saja, saya tidak ingin media cetak/ surat kabar mati, tapi saya tidak yakin dengan hal itu karena media lain seperti televisi,radio,internet,dan elektronik lainnya lebih cepat sampai ke audience dalam penayangan informasinya.sedangkan media cetak/ surat kabar terkadang mengalami keterlambatan dalam proses pengirimannya ke pelanggan.
Mohon dibalas ke alamat email saya, saya sangat menunggu balasannya dari Bapak. Jujur, sekarang saya benar-benar deg-degan bekerja di surat kabar tempat saya bekerja ini.thanks.
Salam kenal pak Nukman, sukses selalu untuk anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Media cetak belum bisa dipastikan mati atau tidaknya, ini masih sangat diperdebatkan. karena yang saya lihat media cetak/surat kabar semakin bertambah banyak, mungkin disini malah akan ada persaingan/ kompetisi antar surat kabar dalam meraih pembaca. mungkin yang akan mati adalah media cetak yang tidak kuat dengan persaingan tersebut.Saya sendiri heran, sudah banyak media cetak kok malah ada saja yang buat media itu lagi.<br />
Saya adalah seorang Account Executive disalah satu group perusahaan surat kabar harian di Jakarta. saya melihat kecenderungan orang dalam beriklan di perusahaan tempat saya bekerja semakin berkurang minatnya, ini dikarenakan penurunan oplah di perusahaan saya yg mengalami naik-turun.sekarang orang sudah pintar dalam memilih untuk beriklan, mereka tidak mau membuang uangnya begitu saja, mereka sudah mempunyai informasi mengenai setiap oplah media, terkadang mereka juga menganalisa (melakukan penelitian) media itu dahulu sebelum mereka memtuskan untuk beriklan.padahal iklan itu adalah jantung dari media cetak,untuk menutupi ongkos cetak dan gaji karyawan. saya yakin, orang akan malas beriklan apabila media cetak/surat kabar selalu mengalami penurunan dalam pelanggan pembacanya.Jujur saja, saya tidak ingin media cetak/ surat kabar mati, tapi saya tidak yakin dengan hal itu karena media lain seperti televisi,radio,internet,dan elektronik lainnya lebih cepat sampai ke audience dalam penayangan informasinya.sedangkan media cetak/ surat kabar terkadang mengalami keterlambatan dalam proses pengirimannya ke pelanggan.<br />
Mohon dibalas ke alamat email saya, saya sangat menunggu balasannya dari Bapak. Jujur, sekarang saya benar-benar deg-degan bekerja di surat kabar tempat saya bekerja ini.thanks.<br />
Salam kenal pak Nukman, sukses selalu untuk anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aryan Mo'ale</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-63019</link>
		<dc:creator>Aryan Mo'ale</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 20:58:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-63019</guid>
		<description>Hasil survei terbaru kami menunjukkan bahwa industri media cetak nasional (Indonesia) format tabloid dan majalah turun sebesar 7%. Hampir 5 tahun kami memantau angka ambil dan angka laku serta sebaran media cetak nasional di 17 Kota besar di Indonesia menunjukkan kecenderungan penurunan oplah, namun tidak demikian dengan sales. Ini bisa dimaklumi karena strategi pricing tradisional yaitu menaikkan harga cover untuk mengimbangi kenaikan cost produksi.

Salam Kenal Pak Nukman, Sukses untuk Anda!

Aryan Mo&#039;ale
www.researchexpert.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil survei terbaru kami menunjukkan bahwa industri media cetak nasional (Indonesia) format tabloid dan majalah turun sebesar 7%. Hampir 5 tahun kami memantau angka ambil dan angka laku serta sebaran media cetak nasional di 17 Kota besar di Indonesia menunjukkan kecenderungan penurunan oplah, namun tidak demikian dengan sales. Ini bisa dimaklumi karena strategi pricing tradisional yaitu menaikkan harga cover untuk mengimbangi kenaikan cost produksi.</p>
<p>Salam Kenal Pak Nukman, Sukses untuk Anda!</p>
<p>Aryan Mo&#8217;ale<br />
<a href="http://www.researchexpert.wordpress.com">http://www.researchexpert.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Traditional Advertising triggers Online Search &#124; Catur PW.Com</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-62778</link>
		<dc:creator>Traditional Advertising triggers Online Search &#124; Catur PW.Com</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 18:08:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-62778</guid>
		<description>[...] Related:Print Media Will Never Die ~ Media Cetak Tidak Akan MatiNewspaper will not (ever) Die ~ Surat kabar tidak (akan pernah) mati [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Related:Print Media Will Never Die ~ Media Cetak Tidak Akan MatiNewspaper will not (ever) Die ~ Surat kabar tidak (akan pernah) mati [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: avianto</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-61164</link>
		<dc:creator>avianto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 17:29:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-61164</guid>
		<description>Apakah ada data yang menjelaskan hubungan antara peningkatan tiras media cetak dengan pertambahan penduduk? Secara persentase pasti naik, tapi apakah kenaikan tersebut sama lajunya dengan pertambahan penduduk?

Kadang statistik yang tidak lengkap bisa menipu.

Just a thought...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah ada data yang menjelaskan hubungan antara peningkatan tiras media cetak dengan pertambahan penduduk? Secara persentase pasti naik, tapi apakah kenaikan tersebut sama lajunya dengan pertambahan penduduk?</p>
<p>Kadang statistik yang tidak lengkap bisa menipu.</p>
<p>Just a thought&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi S</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-61149</link>
		<dc:creator>Budi S</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2007 16:25:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-61149</guid>
		<description>Media Cetak tidak akan mati ...
Karena lebih enak dan nyaman baca berita di koran dari pada berita paperless...
gampang bolak baliknya ...
walaupun beritanya kalah dalam update</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Media Cetak tidak akan mati &#8230;<br />
Karena lebih enak dan nyaman baca berita di koran dari pada berita paperless&#8230;<br />
gampang bolak baliknya &#8230;<br />
walaupun beritanya kalah dalam update</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mulky</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-59694</link>
		<dc:creator>Mulky</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jun 2007 13:13:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-59694</guid>
		<description>Statement bahwa Media Cetak Tidak Akan Mati itu tidak salah. Tapi bahwa akan terbentuk persamaan berbanding terbalik itu iya. Semakin banyak pengguna internet, semakin berkurang kebutuhan akan media cetak. Akses berita internet selain lebih cepat, juga praktis. Jika sedang mobile, tinggal nyalakan PDA atau laptop. Tapi dgn policy ala Indonesia di mana internet sengaja dipelihara mahal, ya semua itu hanya mimpi. Di Eropa kita sdh bisa full acces/unlimited dgn NokiaN73 dan sejenisnya cuma EUR10/bulan (Rp 11.000). Koneksi broadband minimal 3Mbps downstream cuma EUR19 (Rp200.000), ada yg 20Mbps cuma EUR25 (semuanya fixed rate dan tak ada quota bandwidth). Kalau situasinya sdh begitu, koran cetak jadi mubazir. Beritanya sdh basi dan hanya buang-buang uang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Statement bahwa Media Cetak Tidak Akan Mati itu tidak salah. Tapi bahwa akan terbentuk persamaan berbanding terbalik itu iya. Semakin banyak pengguna internet, semakin berkurang kebutuhan akan media cetak. Akses berita internet selain lebih cepat, juga praktis. Jika sedang mobile, tinggal nyalakan PDA atau laptop. Tapi dgn policy ala Indonesia di mana internet sengaja dipelihara mahal, ya semua itu hanya mimpi. Di Eropa kita sdh bisa full acces/unlimited dgn NokiaN73 dan sejenisnya cuma EUR10/bulan (Rp 11.000). Koneksi broadband minimal 3Mbps downstream cuma EUR19 (Rp200.000), ada yg 20Mbps cuma EUR25 (semuanya fixed rate dan tak ada quota bandwidth). Kalau situasinya sdh begitu, koran cetak jadi mubazir. Beritanya sdh basi dan hanya buang-buang uang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tomplee</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-59637</link>
		<dc:creator>tomplee</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jun 2007 02:39:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-59637</guid>
		<description>ho oh sepakat sama mas widiadharma,biar kita lihat saja besok mati enggaknya.:) tapi kayaknya memang sensasiya beda sih antara media online dgn yang cetak. Contohnya: kalau saya baca cerpen2 di cybersastra rasanya kok agak kurang sreg, ruh ceritanya kurang begitu terasa, lebih enak di baca cerpen2 yang ditulis di media cetak(koran,buku..) apa karena saya masih blm berhasil beradaptasi dengan media online ya? hehehhe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ho oh sepakat sama mas widiadharma,biar kita lihat saja besok mati enggaknya.:) tapi kayaknya memang sensasiya beda sih antara media online dgn yang cetak. Contohnya: kalau saya baca cerpen2 di cybersastra rasanya kok agak kurang sreg, ruh ceritanya kurang begitu terasa, lebih enak di baca cerpen2 yang ditulis di media cetak(koran,buku..) apa karena saya masih blm berhasil beradaptasi dengan media online ya? hehehhe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dktrooper</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-59595</link>
		<dc:creator>dktrooper</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jun 2007 22:54:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-59595</guid>
		<description>Apabila media online seperti detik.com dan yang lain semakin memeperluas cakupan informasinya dan gencar melakukan promosi, bukan tidak mungkin media cetak akan kesulitan bersaing. Itu mungkin 10 atau 20 ke depan.. saat di Indonesia bandwidth sudah sangat murah atau bahkan gratis (seperti siaran TV)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apabila media online seperti detik.com dan yang lain semakin memeperluas cakupan informasinya dan gencar melakukan promosi, bukan tidak mungkin media cetak akan kesulitan bersaing. Itu mungkin 10 atau 20 ke depan.. saat di Indonesia bandwidth sudah sangat murah atau bahkan gratis (seperti siaran TV)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widiardhana</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/media-cetak-tidak-akan-mati/comment-page-1/#comment-59404</link>
		<dc:creator>widiardhana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 16:06:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=224#comment-59404</guid>
		<description>kita lihat sadja nanti...
waktu jang akan memboektikan!
apakah akan ada evolusi atau malah revolusi?
jang pasti semua akan berubah, hanya perubahan itu jang tidak berubah ;)

btw, Pak Nukman mana oleh-oleh review pengajian dotcomers V.6, biasanya langsung muncul di blog Bapak, lagi super sibuk ya Bos? ;)
Ooo iya katanya mo launch portal baru, tentang apa nih Pak. jadi ngk sabar. ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kita lihat sadja nanti&#8230;<br />
waktu jang akan memboektikan!<br />
apakah akan ada evolusi atau malah revolusi?<br />
jang pasti semua akan berubah, hanya perubahan itu jang tidak berubah <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>btw, Pak Nukman mana oleh-oleh review pengajian dotcomers V.6, biasanya langsung muncul di blog Bapak, lagi super sibuk ya Bos? <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Ooo iya katanya mo launch portal baru, tentang apa nih Pak. jadi ngk sabar. <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

