Makin kabur? Ya. Itulah yang dikatakan oleh David Sifry. “Banyak pengguna Internet yang tidak sadar bahwa ia sedang membaca sebuah blog,” kata CEO dan Pendiri Technorati tersebut. Mereka mengira sedang membaca media mainstream seperti Yahoo! News, NewYork Times, Detikcom atau sejenisnya.
Coba perhatikan situs Engaddet. Bagi yang kurang paham blog, dikira situs ini adalah situs berita mengenai gadget. Salah. Ini adalah blog. “Perbedaan antara blog media mainstream kian kabur memang,” tegasnya.
Bukan hanya itu yang disampaikan David. Ia bahkan menyodorkan data, saking menariknya isi blog, dari 100 situs paling populer di dunia pada kuartal empat 2006, 22 diantaranya adalah blog!
Maka terbayanglah dialog imaginer dengan seorang eksekutif, sebagai lanjutan dialog imaginer sebelumnya. (Catatan: baca postingan saya sebelumnya mengenai blog dan dialog imaginer dengan sang eksekutif ini di sini).
“Hah?” begitulah komentar seorang eksekutif yang semula tidak percaya blog ketika membaca data tersebut. “Bagaimana mungkin blog yang mirip buku harian bisa sebegitu hebatnya dan mampu bersaing dengan media mainstream?” Ingin rasanya ia tak mempercayai data tersebut. Namun, ia tak bisa mengesampingkan hal itu karena data itu disampaikan oleh CEO perusahaan sebesar Technorati, perusahaan yang memang tugasnya, antara lain, mendata blog. Apalagi kajiannya juga disiarkan di e-Marketer, sebuah lembaga riset online terpercaya.
“Buku harian online bisa sehebat itu?” gumannya masih tak percaya.
Saya tersenyum melihatnya.
“Ya. Bisa saja. Blog sudah berevolusi dari sekadar buku harian menjadi sebuah media publishing yang memiliki penggemar masing-masing,” kata saya.
“Jadi individu-individu yang biasa menulis blog ini kemudian memanfaatkannnya sebagai media?”
“Ya. Tepat sekali. Namun, yang mengembangkannya bukan hanya individu. Tak jarang perusahaan juga mengembangkan blog seperti ini.”
“Hm… apakah mereka masih menulis seperti buku harian?”
“Tentu saja tidak. Mereka sudah menulis secara profesional mengenai hal-hal tertentu yang mereka minati, sehingga meningkatkan jumlah pembaca dan memperbanyak jumlah tautan. Ada yang menulis mengenai Internet Marketing seperti blog ini. Ada yang berbagi ilmu di dunia politik seperti Wimar Witoelar di Perspektif Online. Ada pemasar dunia yang hebat seperti Set Godin. Ada pula yang membahas film, musik, video, dan sejenisnya. Mereka sudah berubah menjadi publisher,” kata saya panjang lebar.
Daftar ini bisa saja diperpanjang sampai capek sendiri. Misalnya:
- Maverick yang trengginas membahas mengenai dunia ke-PR-an
- Budiputra yang mendedikasikan hidupnya di blog saja, dan serius membahas dunia gadget, terutama di blog TheGadget.
- Rovicky yang gemar bercerita mengenai geologi dengan bahasa yang amat mudah dimengerti awam di Dongeng Geologi.
- Saya ingin menyebut Ucu Agustin, sayang blognya jarang diperbarui. Padahal isinya begitu bagus, bahasanya indah dan seksi.
- Iim Fahima dan Adhitya yang terus membagi ilmu mengenai Non-Traditional Marketing Communications.
- dan lain-lain yang belum sempat saya sebut karena keterbatasan waktu.

Sang eksekutif terpana.
Para blogger sekarang berubah menjadi publisher?
Situs mereka masuk di 100 situs terpopuler di dunia?
Ia berharap, ini hanya mimpi.
Berkali-kali ia kucek-kucek matanya.
Ia ternyata tidak sedang bermimpi.
Data itu jelas terpapar di depannya.

[...] Beda Antara Blog dan Media Mainstream Kian Kabur [...]
Hmmmm ke laut ajah deh CEO yang gaptek hehehe
Jadi…apa enaknya title buat co-foundernya, kalo CEO dah umum dipake CEB kali yah…Chief Executive Blog
fotone di pojok kiri kok anyar ? sekarang jadi gambar, biar keliatan lebih ngganteng ya pak ? hihihi
Nukman:
Huss.. mas Andri bisa saja. Aslinya lebih ngganteng lho.
#2 & 3
Di dunia nyata, blog masih termasuk barang aneh.
Bahkan banyak eksekutif perusahaan yang belum paham hal ini.
Itu fakta yang harus kita sadari.
Oleh karena itu, jangan lelah untuk mengkampanyekan ke mereka semua.
pak, tuh image filenya kegedean. ngos ngosan bukanya, dikecilin yah pak
Bener Pak.., saya dah lama merhatiin ini. Anggaplah gini, kita mau buat suatu web informasi tentang jamu tradisional. Isinya tentu gak jauh – jauh amat dari jamu tradisional, paling ada kategori – kategori kecil, misal jamu jawa, jamu sumatra, jamu irian, dll. Nah kalo dibayangkan web ini bisa saja jadi seperti PortalHR.com. Tetapi kenapa tidak membuatnya simpel? Dan kalau kita putuskan untuk membuatnya simpel.., bisa digunakan blog application. Lah terus.., jadinya blog dong??
http://hotzone.yahoo.com : Media berita? seperti Kompas, Detik, dkk, atau blog kah ini? Web Portal dan Blog sudah hampir gak ada bedanya..
Sekarang untuk perusahaan korporat pun kena imbasnya. Ketika dia mempunyai web korporat, tentunya tidak hanya informasi korporasi yang ingin disampaikan disitu, tetapi update berita (walau intensitasnya tidak tinggi), press release, dan informasi promosi. Nah update berita, press release dan informasi promosi juga kan lebih mudah ditampilkan lewat blog.., jadi akhirnya blog corporat pun sudah seperti menjadi barang wajib..
hehehe kalau saya perhatikan aktivitas internet saya sendiri lebih banyak melihat blog dibanding mainstream… lah wong saya lihat beritanya di Digg.com sama del.icio.us … :p disana banyak blog2 orang ternama yang viewnya bisa lebih besar dari website lokal indo yang paling ngetop… :p
@pak Nukman…
saya sudah berbusa2 neh pak… *jualan iklan seh. :p oh ya reminder tentang workshopnya pak, piye? thanks
contohnya saya lihat berita Google ngalahin Microsoft dan Yahoo dalam hal pembelian Double Click se harga US$ 3.1 M mber… kalo cari di detik / okezone / kompas ada ngga yah… :p atau mo lihat Googleplex (mabesnya google) atau mabesnya Yahoo, atau mabesnya microsoft dan orang2nya seperti apa…
kalo di media mainstream susah banget tuh cari info kayak begituan… atau misalnya rencana Bill Gates yang mau terbang ke luar angkasa… (mo nancepin bendera microsoft di bulan kali…
assalamu’alaikum..
salam kenal ya Pak Nukman.. saya jadi sering memperhatikan dunia per-internetan sejak tahu ada virtual.co.id ini..
mengenai hal ini, menurut saya, dari sisi pemilik blog, blog menawarkan kemudahan pengupdetan. buat audiencenya, blog menawarkan kecepatan melihat isi website. sebagian orang bisa tahu apakah website (blog maksudnya) udah diupdate ato tidak hanya dalam waktu beberapa detik saja.
ambil contoh saya dengan blognya pak nukman. tiap hari saya ngecek apakah bapak bikin tulisan baru hanya dengan ngeliat judul tulisan di bawah gembok itu.. hanya 2 detik. bandingkan dengan website non-blog yang kita harus ngeliat seluruh halaman (soalnya seringnya ada di bawah) buat ngecek apakah ada news terbaru..
menurut saya, inilah yang menjadi keunggulan blog.
Whatever lah mau baca media mainstrem atau blog kek yang penting kl pas shif jaga warnet bisa ada bacaan biar gak bosen+tambah pengetahuan….
Pemilik maupun pembaca blog punya hak ‘suka-suka’.
Pemilik blog berhak menulis apapun termasuk yang sekadar ocehan yang hahahihi.
Pembaca blog pun punya hak yang sama: berhak mem-blacklist blog yang sekadar hahahihi.
Mau blog kamu terbaca ?
Ungkapkan isi hati kamu di blog dengan bijak, menggairahkan, dan menyenangkan!
Mungkinkah nasibnya sama seperti ‘distro’ atau ‘indie label’ yang kemudian menjadi mainstream juga setelah menjadi besar?
wedeww mari saatnya kita mulai bloging \:D/
batas antara blogger dan jurnalis juga kian kabur, kan? malah ada yang kerjanya rangkap, ya jurnalis, ya blogger …
Bagus sekali infonya pak, Untuk indonesia apa ada data 100 situs terpopuler pak ?? Dan berapa jumlah pengguna internet (rata-rata) perbulan/tahunnya untuk Indonesia/Dunia.
Terimakasih pak atas jawabannya, Salam Kenal dari ZoomPromosi.com
tambahan, banyak pembaca yang menyukai blog karena bosan dengan media konvensional. blog menyuguhkan sentuhan individual, terkadang emosional. tapi disitulah menariknya.
Huehehehe … Im coming again..
Nih nggak ada hubunganya ama blog or media mainstream
Cuma Kritik ku ama IT XL ndak ditanggapi .. akhirnya aku post deh dimana-mana …
Nih Trik BUAT KONEKSI gratis Via ProXL
cb pake kartu GSM XL bebas, jempol atau Jimat yg udah aktip GPRSnya..(kalo bisa yg udah abis pulsanya, masa tenggang gak masalah)
—
note dari nukman:
sorry, tipsnya saya hapus karena merugikan pihak lain (XL).
@budi darma…
bisa dicoba di http://www.alexa.com ironisnya, top 10 situs paling populer di Indonesia bukan dari situs lokal… :p
soal data bisa lihat dari apjii, ac nielsen, atau worldstat untuk indonesia sampai 2006 terakhir adalah 18 juta, dengan penetrasi 8,1% dan user growth dari 2000 – 2005 sebesar 800%…
semoga membantu, kalau mau lebih lengkap silahkan email andy@interactivehub.com maklum saya jualan iklan buat di friendster, msn, sctv, dll…
Saya juga heran, kenapa banyak orang pintar, eksekutif papan atas, atau pengusaha yang belum mau bikin blog. Atau kalaupun punya blog, masih “pelit” membagi ilmu lewat blognya.
Padahal membagikan ilmu lewat blog gak bakal bikin miskin, iya kan Pak? Hehehe…
whuih..untung trik gratis na dah dihapus….
kalo ndak bisa semakin miskin neh =D
NB: Bung andi , Beneran neh Om gate mau nancepin benderanya ki bulan ? Bisa nitip oleh – oleh dunk
=================================================
Memang kalo kita menengok blog milik tetangga, emang hampir nggak kelihatan perbedaan antara arti kata blog dan portal berita.
Namun perbedaan mendasarnya dalam masalah penggunaan kata-kata.
Blog cenderung bersifat pribadi dan penggunaan kata kata yang personal….
Saya jadi inget pas waktu hidup di kampung….
Mereka lebih enjoy buat nongkrong waktu malem, ngeronda, main kartu domino, sambil ngobrolin tema politik yang ringan..dan info terupdate di kampung
daripada.. mereka harus duduk di sidang umu RT tiap bulan..
Hue,…..
Salam Sukses
NopaynoGain
Jangan bebani dulu dengan membuat blog yang berkonsentrasi pada satu niche market. Pada spesialisasi tertentu. Spesialisasi atau konsentrasi pada niche market memang bagus, namun, jika tidak terbiasa menulis, hal ini justru bisa membebani kegiatan menulis isi blog.
Hmm.. kalau begitu ternyata saya sudah ngeblog selama 7 tahun \:D/ Mengelola situs web dengan hahasa suka-suka, waktu update-nya juga suka-suka.
Blog apa yangpaling diminati para blogger. Aku jadi tertarik nih setelah baca tulisan ini. Gimana cara daftarnya.
[...] Blog saat ini sudah bukan lagi barang baru, bahkan yang tadinya blog hanya sekedar buku diary digital, saat ini sudah menjelma nyaris menyamai media mainstream. Kembali ke soal Blog yang seperti pisau bermata dua, anda mungkin bisa baca contoh dibawah ini: [...]