November 26, 2007
Oleh Nukman Luthfie
Itulah pertanyaan yang dilontarkan Okto Silaban tiga hari lalu di blog-nya. Mahasiswa yang baru saja selesai KKN (Kuliah Kerja Nyata) itu melihatnya dari sisi iklan saja. Saya justru tertarik memperdalam pertanyaan itu di sini. Mengapa tidak (belum) ada media online (baik yang murni maupun yang datang dari media tradisional) yang mampu menyaingi Detikcom?
Komentar Terakhir.
- Jauhari: - Terima kasih atas pencerahannya
- Bagus Abdurrahman Wahid: - Mas Andi, saya punya produk baru clothing (spesialis produksi)....
- Historee: - Artikel yang bagus buat bahan pengetahun kita2 yg mengelola startup social media....
- Andi Primaretha: - Iya pengukuran tentang level influence bisa diukur dari Klout atau PeerIndex....
- Akhlis: - Patokan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah aku termasuk influencer atau tidak...
- vina: - Salut deh ilmunya.. Maju terus mas..
Kategori
Fan Box Virtual Consulting