Awal April 2010 ini saya mencoba melihat data mutahir pengguna Facebook di Indonesia langsung ke halaman advertsing yang khusus disediakan bagi pemasang iklan di media sosial terbesar dunia tersebut. Mencengangkan! Per 5 April 2010, tercatat sekitar 21,5 juta akun Facebook yang berasal dari Indonesia! Angka yang luar biasa besar mengingat akhir tahun 2008 lalu, angkanya masih bertengger di 1,5 juta akun. Dalam 15 bulan, jumlah akun Facebook Indonesia meningkat 14 kali lipat. Selama rentang waktu itu, sedikitnya lahir sejuta akun baru Indonesia tiap bulan di Facebook!
Jangan remehkan angka-angka ini. Tidak ada satu pun situs web yang berhasil menjaring sedemikian banyak anggota (bukan sekadar pengguna) di Indonesia. Anggota adalah mereka yang dengan suka rela memberikan data dirinya selengkap mungkin dengan imbalan menggunakan jasanya. Sebaliknya, pengguna sama sekali tidak memberikan data diri apapun untuk menggunakan jasanya (misalnya menggunakan fasilitas mesin pencari Google dan membaca Detik.com).
Data diri selengkap mungkin yang secara suka rela diserahkan ke Facebook itu bukan hanya nama, akun email, tetapi juga latar belakang pendidikan, latar belakang pekerjaan, hobi, hingga jalinan pertemanan! Ini data-data yang sangat diinginkan oleh pemasar mana pun. Facebook adalah surga data bagi para pemasar.
Data di Facebook jauh amat kaya dibanding web apapun yang pernah ada, baik itu layanan web tradisional seperti penyedia akun email (Gmail dan Yahoo!), chat (YM dan GTalk), maupun jenis Web 2.0, seperti Twitter, Kaskus, Plurk, Koprol, Foursquare dan lain-lainnya.
Dua puluh satu juta lima ratus ribu data konsumen Indonesia bergelimpangan di Facebook!
Arti lain yang tidak kurang maknanya: sekitar 63 persen pengguna Internet di Indonesia memiliki akun Facabook!
(catatan: berdasarkan data Google Ad Planner, per Februari 2010 tercatat 34 juta penguna unik (unique visitor) Indonesia)
Tautan:
Ikuti Seminar Sharpenging Your Social Media Marketing & PR Strategy, 29 April 2010
Strategi Social Media Marketing Perlu Riset dan Insight
Brand dan Manusia Bisa Saling Belajar di Social Media
Twitter Tembus Lima Juta Akun di Indonesia, Social Media Marketing Makin Rumit
sebuah angka yang menakjubkan, surga bagi perusahaan untuk memperomosikan produk dan jasanya, saya jadi tersadar bagaimana rata rata pengguna FB mencantumkan identitas asli dengan lengkap, sampai dengan saat ini perusahaan masih belum memaksimalkan 21.5 juta account FB. Saatnya perusahaan berbenah diri dan membuat strategi.
[...] This post was mentioned on Twitter by Budi Putra, Nukman Luthfie, Vega Bahtera A. M., Roby Muhamad, Ph.D, topsy_top20k and others. topsy_top20k said: Apa Artinya 21,5 Juta Akun Facebook Indonesia http://ow.ly/1voBp [...]
Pengguna Facebook melonjak tajam ketika bertebaran dimana2 penawaran handphone “murah” dengan fitur2 FB, Twitter dan YM. Belum lagi kini para provider berlomba-lomba memberikan paket Internet murah yang menggoda para konsumen untuk selalu eksis di situs jejaring sosial miliknya.
Terakhir saya ngobrol2 dengan seorang teman dari perusahaan mobile advertising pun mengatakan bahwa situs yang paling sering diakses oleh pengguna mobile di Indonesia adalah m.facebook.com. Sejalan dengan apa kata Pak Nukman, bahwa Facebook adalah Surga Data, yang apabila digunakan oleh kegiatan pemasaran menjadi sebuah informasi/insight yang mampu memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan.Untuk itu sudah seharusnya para brand manager lebih memahami bagaimana Strategi Social Media Marketing yang tepat untuk mereknya.
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by idvirtual: Apa Artinya 21,5 Juta Akun Facebook Indonesia http://ow.ly/1voBp...
kasih bocoran dong, data2 pribadi itu utk para pemasar berguna utk apa? maksutnya data2 tsb diapain?
*paranoid mode on*
whoooaaaa.. nice info, Pak..
IMHO
Tidak juga. banyak yang seorang pengguna internet memiliki 10 akun facebook. atau bahkan 20 akun facebook. Kenapa? Cheat Facebook game, Tester applikasi facebook, dsb.
@Meong: paling sederhana adalah, dengan data-data tersebut pemasar lebih jitu melakukan strategi pemasaran melalui “targeted ad”. Tidak usah khawatir dengan data-data tersebut karena FB tidak akan mengumbar data pribadi tersebut ke pihak ketiga
Sekaligus menjawab pertanyaan Memeth: meski punya database raksasa, semua itu tetap dalam batasan privacy yg ditentukan oleh masing2 user. User bisa protect profilenya sendiri Kalau diprotect, maka tidak akan muncul dalam Facebook Search, tidak bisa di-tag di foto, dll. Sayangnya, nggak semua user FB aware akan hal ini. Ini kalau dibukuin, satu buku sendiri untuk cara setting prvacynya. Banyak banget soalnya.
Pemasar pun tidak semena2 bsia mendapatkan akses profile user. Kalau brand bikin FB Page, bukan berarti brand lalu bisa mendapatkan alamat email fansnya. Bukan berarti brand bisa mengontak langsung para fansnya. Semua kembali ke batasan privacy yg ditentukan oleh user.
Meski database FB raksasa dan menggiurkan, sekarang belum terasa bunyinya, karena mau pakai social media analytic mahal sekalipun, hasilnya nggak bisa keluar dan terlacak. Semua pencarian dalam FB hanya bisa dilakukan setelah login. Semua isi dalam FB tidak bisa terindeks oleh Google (kecuali FB Page dan URL profile user yg proteksi privacynya dibuka). Itu pun kita nggak bisa akses melihatnya langsung tanpa melewati login FB.
Menggiurkan memang, tapi untuk melakukan data mining? FB Masih menutup dirinya untuk hal ini.
[...] Apa Artinya 21,5 Juta Akun Facebook Indonesia [...]
Walaupun Facebook merupakan “surga data”, yang dilakukan orang di Facebook adalah berinteraksi dengan teman2 mereka. Sedangkan kalau urusan pencarian, brand Google sudah sangat kuat. Search = google. Friends/fun = facebook.
Saat orang melakukan pencarian, di sini terlihat “user intent” — APA yang sedang diinginkan orang tersebut. User intent ini tidak terlihat jelas di Facebook (karena Facebook memang bukan search engine).
Jadi yang paling mantap itu kombinasi Facebook + Google. Bayangkan kalau Google punya database Facebook, inilah surga yang sebenarnya bagi pemasar. Atau sebaliknya, kalau orang berpindah untuk melakukan search (dari google ke facebook).
Artikel yang bagus Pak…,
buat pitra, “semua kembali pada batasan privacy yang dilakukan oleh user”, padahal prita juga bilang masih banyak user yang belum mengerti masalah privacy.
Artinya “peluang” itu banyak juga kan…?
[...] Beberapa pembicara papan atas tampil sebagai nara sumber, mulai menteri sampai pakar online sekaliber Nukman Luthfie. [...]
dari 21,5 juta itu kebanyakan para pelajar dan mahasiswa. Bahkan banyak juga yang murid SD, hehhehe.
Wong anak saya saja sampai punya 3, hehehhe. Padahal baru S kelas 6
salam
omjay
di http://www.checkfacebook.com jumlah akun dari indonesia 11.759.980
@Kartika: wahahaha.. dirimu menangkap pula maksud tersirat dari posting komentar saya
@Kartika dan Pitra: kalian pintar “melihat yang tak terlihat”
@Jamaludin: lebih akurat data dari Facebook langsung daripada data dari pihak ketiga. Yang saya sampaikan di atas adalah langsung dari Facebook
Gak usah heran dengan angka 21,5 jutanya … lihat dulu apa yang tersirat. Semua akun belum tentu aktif. Dan 1 orang di facebook bisa menjadi 15 akun. Itu cukup untuk membuat angka 21,5 juta akun itu menjadi hanya 5 juta orang aja. Itupun gak semua tertarik untuk melihat iklannya. Lagian yang akun facebook yang banyak diakses lewat HP rata2 versi basic aja yang gak bisa nampilkan iklan. Yang lewat Laptop di Perusahaan2 juga gak mendukung pekerjaan mereka tentu dilarang. Trus banyak lagi faktor dipertimbangkan. Daya beli user FB, tingkat kebutuhan, latar belakang.
Btw, jadi untuk melihat facebook sebagai pasar yang menjanjikan harus difikir lebih cermat, gak asal kagum dengan angka yang tertera. Ok?
Salam Enterpreneur Indonesia.
Jangan lupa: Facebook hanyalah marketing tools. Facebook is not the medium. Di era social media, User is the medium. So, create the conversations and share your brand…
menurut saya Pak Nukman, kuantitas tidak menjamin kualitas, krn meskipun banyak pengguna Fb di Indonesia tapi menurutku needs mereka (pengguna FB) hanya untuk senang-senang saja bukan untuk berbisnis di dunia maya, sangat beda dan jauh sekali dengan China yang dimana pengguna internetnya terbesar di dunia sangat needs sekali dengan dunia bisnis online, lihat saja di Alexa situs jual beli online Taobao bisa masuk 5 besar. saya sangat setuju dengan komentarnya Aditya Indra yaitu “Daya beli user FB, tingkat kebutuhan, latar belakang.
Btw, jadi untuk melihat facebook sebagai pasar yang menjanjikan harus difikir lebih cermat, gak asal kagum dengan angka yang tertera”
kalau begitu betul Hermawan kertajaya bilang. mereka yg youth, peka seperti woman, dan mereka yg online sebagai Netizen bukan citizen akan mampu menguasai market share
“Facebook adalah surga data bagi para pemasar.” Surga data, karena memang di fb orang menjadi dirinya sendiri, tidak memakai masking seperti di forum yang bisa memilih jadi siapa saja. Tapi kelihatannya, seperti dikemukakan beberapa riset pemasaran, yang tidak siap justru para pemasarnya. Penggunaan media online sebagai sarana pemasaran masih dianggap eksperimental dan belum mendapatkan porsi besar dalam alokasi budget pemasaran.
Apa Artinya 21,5 Juta Akun Facebook Indonesia ? — 1. Definitely memang surga bagi para pemasar, 2. Profiling setiap pengguna yang datanya mudah dimanfaatkan pihak lain, (tinggal search google/facebook untuk mengetahui data seseorang), 3. Pemborosan (berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian bandwidth International, pasti jarang yang pernah mikir ini ya… dollarnya keluar terus dari indonesia keluar) … cheers
yang perlu dipertanyakan lagi mungkin hmmm
-siapa hayo yang punya akun duplikat?
-siapa hayo yang masukkin data diri sesuai dengan aslinya?
tp bagaimanapun juga.. ini posting bagus sekali..! mencerahkan..
terima kasih banyak.
jika dibilang surga data, bisa ya bisa tidak,
benar seperti beberapa komen diatas, bahwa banyak sekali account dengan data yang tidak sesuai dengan asli nya.
saya sendiri punya sekitar 20 account yang digunakan untuk main game, sehingga bisa digunakan untuk mengumpulkan poin/coin lebih banyak.
Account Facebook bisa rame di Indonesia karena alasan2 sederhana saja menurut saya pribadi.
1. Banyaknya promosi produk2 seperti handphone yang bisa digunakan untuk bermain Facebook, Twitter, dan bla..bla..bla..
2. Indonesia memang daridulu sudah rajanya pasar bagi negara lain…
Hahaha,,,
Akun duplikat di FB memang banyak. Yg penting blogger cukup punya dua, yaitu nama sendiri (private), dan yang kedua buat blog-nya buat branding. Utk branding di FB memang mantap!
Saya hanya berpikir berapa banyak dari pengguna akun tersebut menggunakan FB untuk berbisnis ya.. Jadi tdk sekedar jadi ajang kangen2an, mengingat FB merupakan teknologi tinggi yang bisa digunakan untuk banyak hal yang bermanfaat
Kebetulan sempat beberapa hari yg lalu sy ikut seminar dengan salah satu pakar internet marketing di indonesia dan baru saya sadari dr beliau ternyata mmg jejaring sosial semacam fb,twitter dkk dapat memberikan pengaruh yg bagus sekali bagi kita ataupun perusahaan jika di maintenance dgn benar…
sebuah angka yang menakjubkan untuk fb