Lingkungan pemasaran makin hari makin rumit. Bukan hanya bermunculannya segmen pasar baru yang memusingkan para pemasar. Marketer pun kini mesti menghadapi lingkungan baru yang dipicu oleh perkembangan teknologi dan Internet.
Nah, untuk mengetahui apa isi kepala para marketer, Anderson Analytic melakukan riset terhadap 600 anggota Marketing Executives Networking Group (MENG) untuk mengindetifikasi “Top Marketing Trends Tahun 2008″.
Hasilnya? Silahkan lihat grafik di bawah ini, yang saya ambil dari eMarketer.

Yang menarik, Search Engine Optimizations alias SEO menduduki peringkat kedua setelah marketing basic. Tren Viral/Word of Mouth serta New Media juga menduduki peringkat penting.
Hal ini menunjukkan bahwa para pemasar di Amerika Serikat paham betul betapa pentingnya Internet sebagai media pemasaran tahun depan. Jika di negeri Paman Sam memiiki kecenderungan seperti itu, bagaimana di negeri kita?
Para pemasar, bagaimana pendapat Anda?
GREEN marketing ada di peringkat empat. Great. Senang membacanya.
Marketer indonesia juga banyak yang jago…
Salam,
Oke artinya tahun 2008 kita masih bergelut dengan SEO ya pak ? ,Internet sebagai media pemasaran di Indonesia sebetulnya sudah dipahami oleh para marketer kita ,tapi kan yang payah nih kebijakan pemerintah sehingga penetrasi internet di masyarakat kita masih rendah ,perlu didorong terus. Salam Sukses
hmmm… nggak nyangka banget kalau SEO menduduki peringkat ke 2.
Saya sudah mengalami betapa hebatnya effect SEO terhadap business seseorang. Ada beberapa client saya yang tertolong businessnya dengan pengaplikasikan SEO yang saya berikan.
Go.. SEO…
Alhamdulillah dengan adanya internet usaha saya menjadi lebih berkembang, hidup SEO !!!
Menurut saya, kecenderungan pemasaran di Indonesia tahun depan tidak banyak berubah dari tahun sekarang.
Tidak heran SEO menduduki peringkat kecenderungan tertinggi setelah model-model pemasaran dasar. Yang bakal mengherankan adalah perusahaan besar masih tidak peduli dengan SEO (mungkin karena punya banyak uang sehingga dapat mengekploitasi pemasaran jenis lain).
Sekedar contoh (search google.com saat komentar ini ditulis):
- Mengapa BusinessWeek ed. Indonesia tidak ada di hal. 1 untuk “majalah bisnis terbaik”
- Tak ada satupun airlines di hal. 1 untuk “penerbangan aman”
- “rumah sakit terbaik” tidak didominasi oleh situs Rumah Sakit
- “Konsultan bisnis online” – VC?
- “Konsultan bisnis internet” VC?
CMIIW
Tapi meskipun internet menduduki peringkat 2 tetep no 1 dipegang ama marketing basic. BErarti lulusan ekonomi jurusan marketing nggak usah khawatir klo ntar nggak dapet kerjaan krn tenaga mereka masih dibutuhkan
See kan Pak Nuk. Even SEO have better position than Viral.
Salam kenal! Saya yakin kedepannya nanti SEO akan menduduki peringkat pertama seiring perkembangan internet. Di satu sisi, biaya operasional untuk SEO yang cenderung lebih rendah dari marketing konvensional akan mendorong pertumbuhan teknik ini secara signifikan. Kalaupun sekarang masih bernilai mahal karena masih banyak yang belum tahu apa dan bagaimana SEO itu.
Data yang menarik. Kira-kira, berapa tahun lagi profesional pemasar dan masyarakat Indonesia akan ‘ngelirik’ internet ya ? Dan kayanya perusahaan advertising harus segera diversifikasi nih…
Green Marketing maksudnya pemasar ramah lingkungan gitu ya pak? *bingung*
Kalau kita sudah berkomitmen untuk menempatkan bisnis kita secara online, menurut saya setidaknya 3 steps berikut harus ada:
1. Website Structure (termasuk layout, navigasi, body texts)
2. Generating Visitors (menciptakan peluang terjadinya transaksi)
3. Generatin Sales (Terpenting! Kalau saya minimal 50% email inquiries masuk, dan kemudian confimred sudah bagus sekali)
Mungkin ada yang akan menambahkan ?
I think it’s more than just SEO.
Awalnya sih dulu menganggap bahwa SEO tuh yang paling penting, tapi lama kelamaan, memang bener, SEO tuh penting tapi bukan yang paling penting. Ada marketing basics yang masih perlu kita kaji ulang dan kerjakan
beneran nih SEO no 2, di sini jangankan no 2 masuk kategori aja udah sukur.
#13: Halo Pak Fauzan, website Anda Pernik Muslim sepertinya ada sedikit persamaan dengan website saya http://www.muslimbusana.com . Apakah mungkin ada peluang untuk bekerja sama ?
Terima kasih sekali atas informasi yang berharga ini. Terbukti bahwa SEO memang penting diterapkan di jaman edan seperti saat ini
#13.
Mas Fauzan ngasih petunjuk yang amat berharga.
Bukan sekadar CEO.
Masih perlu marketing yang basic.
Mereka yang hidup di dua dunia — maya dan nyata — seperti mas Fauzan bisa merasakan ini.
#17 benar pak, dua2nya saling mendukung, antara SEO dan marketing basic.
Jadi marilah kita perdalam ilmu SEO di Indonesia Bootcamp dan ilmu marketing basic di The MarkPlus Conference 08 | Marketing Festival
Mohon maap Pak Nukman, semoga ga dianggap iklan, karena topik bahasannya pass dengan kedua acara tersebut
Tidak dianggap iklan, asal ada tim saya yang bisa dapat undangan gratisnya
Marketing Basics #1 , itu menurut saya menunjukkan banyak marketer di US sana bahwa sebegitu berkembangnya ilmu marketing dengan berbagai cabang dan skill sehingga membuat sebagian orang melupakan atau bahkan tidak sempat mempelajari Marketing Basic…
#6. Mungkin persepsi kita mengenai SEO sendiri perlu dikembangkan, example keyword yang anda contohkan memang benar perlu diperhatikan, tapi konsep dari SEO itu sendiri bukan hanya mementingkan pemilihan keyword saja kan? Tapi back bone dari suatu website itu sendiri lah yang menjadi kunci berhasil tidaknya menjalankan SEO setelah itu baru pemilihan keyword….
#19 nanti saya usahakan “diskon special” buat team VC deh, Pak Nukman, kalo bole tahu contact person VC ke siapa ya? ntar langsung saya tilpun. (n kalo ga merepotkan, kasih infonya japrie aja ato langsung sms ke nomer saya), makasih
#20.
Betul mas Andri, tanpa ilmu marketing basic, belajar disiplin ilmu turunannya (misalnya SEO, viral dan lain-lain) akan kurang optimal. Ini yang saya rasakan ketika ketemu mereka yang mengaku jago SEO, ternyata dasar marketingnya lemah. Mereka kebanyakan hanya jago SEO dari sisi teknis.
Maka saya senang sekali melihat bahwa marketing basic ada di nomor satu.
Setuju pak Nukman, Marketing Basic still #1
Salam,
Senang rasanya melihat SEO di nomer 2, walaupun tetap harus memperdalam marketing basic
Kita tunggu di Tahun 2009, SEO Bisa mengalahkan Marketing Basic apa tidak.
#21
Mas Esa, anda benar.
Saya lebih hendak menunjukkan bahwa disamping marketing basic, SEO masih menjanjikan peluang eksploitasi tidak saja oleh pemain besar tapi juga oleh pemain kecil macam marketer-marketer perseorangan atau UKM, tanpa harus kena tipu ‘jago SEO’ seperti disebut Pak Nukman di #23.
Kalau saya amati, tren pemasaran 2008 itu bicara pemasaran secara umum, bukan bicara mengenai internet marketing semata. Oleh karenanya, menurut saya, tren di Indonesia mungkin akan berbeda. Karena tingkat melek internetnya masih sangat rendah, saya kira SEO belum akan memiliki tingkat importance setinggi yang ada di Amerika.
Tentu saja, untuk membuktikannya perlu dilakukan survey kepada para pemasar Indonesia.
#28 Setuju dengan Mas Arif. Suatu teknologi kalo tidak diimbangi dengan pemakai al hasil hasilnya sia2. Trend grafik yg pak Nukman sampaikan diatas juga hanya berlaku di USA, bukan di Indonesia
Saya newbie dalam internet marketing dan seo. Tapi kalo boleh ikut comment :
1. Apakah seo tidak akan membuat marketing terlalu bertumpu pada search engine ? Sehingga (ekstrimnya) pada akhirnya ada dominasi search engine dalam dunia marketing.
2. Sehubungan dng no. 1, rasanya memang harus diimbangi dng marketing basic.
3. Mungkin ilmu seo cocok bila target pasarnya memang nyambung dng seo. Tapi kalo target pasarnya tidak/belum nyambung, ya mungkin ilmu marketing lokal masih relevan.
Thanks
Terima kasih pak Nukman… Ini kabar baik bagi kita yang berkecimpung di industri Internet…
Salam Damai.
Saya kira marketing basic terkait juga dengan bisnis packaging
yaitu pengemasan bisnis agar kemasannya benar-benar terlihat menjanjikan dan bermutu di masa depan.
Kenyataannya sebagai pemain bisnis harus bisa main total football yaitu di dunia nyata bagus dan dibantu SEO sebagai ujung tombak marketing di tahun depan pasti lebih ngejreng.
Thanx infonya pak, tapi kalo bisa bapak ngasih ulasan juga untuk INDONESIA RAYA.
Peace
Hal menarik yg patut di jadikan acuan utk para marketer kita…bahwa internet menjadi andalan mencari pasar yg lebih luas..apalagi dengan dibantunya SEO
hallo semua, saya setuju marketing basic di peringkat 1, apalagi kalau perusahaan menerapkan strategi yang full komersil , sebenarnya kalau saya pribadi cukup masuk akal bahwa SEO ada diperingkat 2, tapi sepertinya tidak bisa diaplikasikan untuk beberapa industri, bahkan ada beberapa industri yang masih menggunakan pendekatan lama, mungkin saja pendekatan SEO bisa masuk tapi membutuhkan waktu yang tidak sebentar…
Pak Nukman,
Menarik sekali posting-nya. Ternyata, memang saat ini mau ga mau bagi yang ingin bergelut di dunia bisnis online, mesti setidaknya mengerti ttg masalah SEO.
Kemudian pak, ada pertanyaan nih pak, bagaimana ya cara mengurangkan ketergantungan kita terhadap search engine? Kira-kira seberapa besar efektivitas jika program afiliasi untuk mendatangkan trafic di Indonesia ini?
Terima Kasih