Pagi ini saya membaca tulisan mengenai Internet (Marketing) di koran Kompas. Judulnya: Memulai Berbisnis “Online”, ditulis Amir Sodikin. Wartawan Kompas tersebut mengawali tulisan dengan menengarai tiga tabiat buruk yang dipicu oleh eforia Internet.
Pertama, pencurian kartu kredit untuk transaksi. Bahasa kerennya, carding. Kedua, bisnis fiktif, misalnya memasang barang antik di situs lelang, tetapi barang tersebut palsu. Ketiga, memberi janji-jani muluk kepada orang awam untuk bergabung dalam afiliasi internet marketing setelah membayar sejumlah uang. Dijanjikan, bisnis internet itu bisa meraih ribuan dollar AS dalam waktu singkat.
Menurut Amir, internet marketing semacam itu tipuan karena afiliasi tidak menjual produk riil. Hanya mirip money game atau arisan berantai online. Sayang, kenyataannya bujuk rayu semacam ini masih saja berhasil merekrut banyak orang awam.
Namun ia menyadari, banyak orang ingin berbisnis di online, meski tanpa modal.
Maka ia pun memberi dua tips.
Pertama: Jangan tergiur slogan seperti meraup ribuan dollar AS dalam waktu singkat.
Jika menemukan website yang membujuk rayu seperti itu dan ujung-ujungnya disuruh membeli buku elektronik berisi tip-tip berbisnis Internet, atau membayar fee untuk ikut afiliasi, lupakan saja rayuan itu.
Kedua: jadilah publisher yang bagus.
Kembangkan website dengan content yang menarik sehingga layak iklan. Untuk mereka yang masih newbie, ia menyarankan mendapatkan uang dari jaringan iklan seperti Google Adsense atau Adbrite. Kedua jaringan iklan online yang menerapkan konsep PPC (pay per click) tersebut terbukti profesional, membayar publisher dengan baik. Jika sudah pengalaman, pakailah Commission Junction, LinkShare dan Performics yang menerapkan pola PPT (pay per transaction).
Saya cukup banyak mengenal mereka yang tekun menjalankan dua tip tersebut, tidak tergiur rayuan maut cepat kaya, tekun mengembangkan content yang menarik, belajar dan praktik mendapatkan income, sehingga berhasil berbisnis “online”. Semoga langkah sukses mereka juga diikuti yang lain.
Catatan:
Mohon maaf, saya tidak berhasil mencari tautan mengenai tulisan Memulai Berbisnis “Online” di Kompas.co.id. Jadi kalau ingin tahu isi lengkapnya, silahkan baca Kompas hari ini, 6 Desember 2007, di halaman 14.
@tiyazelfais
No-Minimum itu scam. Sy sudah terlanjur transfer via e-gold. Lalu saya kontak adminnya no-minimum, ternyata itu scam yg masuk ke sistem mereka.
Apes tp jadi pelajaran yg berharga.
Sukses untuk anda semua.
Pembelajaran yang bagus untuk kita semua
Artikel di blog ini sungguh perlu untuk di baca
Terima kasih
Sukses selalu Buat Kita semua
salam kenal untuk semua. Saya sangat senang, sedih,terharu atas komentar dari teman² Tapi dari semua tulisan itu,hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua,bahwa tidak ada kerja,tidak ada uang. Mungkin bagi mereka yang menjual”janji²” juga bekerja, tapi cara nya yang kurang pas. Jadi sebaiknya, kalau kita mau sukses dibisnis online, yang nomor satu kita lakukan adalah,keterbukaan, misalnya alamat anda,nama anda,kalau ada nomor tilpon rumah anda,bahkan kalau perlu anda siap dihubungi sampai jam 24.00(misalnya) dengan demikian orang tidak akan ragu² untuk menjadi pelanggan/relasi/mitra kita. Jangan hanya meninggalkan email saja. Salam Sukses untuk kita semua
trim’s atas tulisannya. Tapi jika sya pnya ksmptn mungkn sya jga akan melakukannya
Saya setju tu klo jdi publisher yg baek.. yg jujur aja..
saya jg bru belajar blogging.. masih newbie..
klo pgen liat karyaq dan bs belajar banyak disana datengin aja ke blog q. klik aja nama q..
betul tu artikel.. dl saya pernah terbujuk rayuan sperti itu.. setelah bli e-book-nya, ternyata sudah basi semua krena tu e-book di jual berantai pke copas.. saya kira up to date.. tapi ternyata malah udah basi.. katanya 100% garansi uang kembali.. tapi setelah saya komplain.. g da respon sama sekali.. sayang tu duit.. thanks infonya..
trims,,sy juga sedang menjajaki ttg kebenaran kaya instant ini terkadang tidak masuk akal,,karena sy pernah ketipu sama sales Gold quest 15 jutaan.rupiah amblas sy cuma dapat coint emas [yg kratnya rendah dijual gak laku2…emang kampret juga si GQ..
SAYA PEMULA DI DUNIA MAYA SEMOGA SAJA PARA SENIOR BISA MEMBANTU BUKAN SAJA UNTUK KEUNTUNGAN SENDIRI, MEMBUAT BRAND AKAN SANGAT SULIT SEKALI TANPA DUKUNGAN DARI KELUARGA, KESOMBONGAN HANYA MENJADI BATU SANDUNGAN.
semoga belum terlambat kasi respon:)
+ kalau internet membantu mendapatkan klien itu betul.
+ kalau eyang Google udah jadi salesman 24jam itu betul.
+ kalau mendapatkan penghasilan dari internet itu juga betul.
yang nipu itu :
> ngaku jual ebook “sampah” dengan judul apapun,yang intinya mengaku mampu memberi pendapatan besar dlm hitungan minggu itu semua BOHONG! (ngapain beli, lah gratisan yang isinya bagus2 n sarat pengetahuan aja banyak, syaratnya kudu bisa bhs inggris)
> Anda harus bayar sejumlah uang ke beberapa orang terus sekarang giliran Anda mencari orang lain untuk di tipu (udah ketipu masih juga berusaha nipu yang lain) ini arisan berantai online.
> masih banyak sih, cuma 2 ini yang paling populer
affiliate memang menantang, bisnis ini menuntut kita belajar bagaimana memilih produk, membuat deskripsi dan measarkan. bonus yang diberikan berdasar barang yang bisakita jual. jadi tak bisa, display lalu tingga tidur.
ok,ok saya sangat sependapat dg p.nukman,memang akhir2 ini banyak sekali yg nawarin muluk2,yg cepat kayalah,yg cepet dpt dollarlah,,tp tk menutup kemungkinan klo diantara yg muluk2 itu ada yg terbukti.
selalu ingat kata kawan2 blogger klo mau ngeblog “konten adalah raja”
mungkin harus dikemablikan ke tujuan awal ngeblog ya gan, apakah memang untuk berbagi, atau yg lain.:D