Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Why Internet?

January 29, 2008
Oleh Iim Fahima Jachja

Mari kita skip diskusi soal:

Tergantung Target Audiencenya.

Tidak semua produk bisa berkampanye di internet.

Jangan cuma terbawa trend.

Channel komunikasi bisa beragam, ngga cuma internet.

Yang penting idenya dulu, baru ngomong medium

Atau hal-hal basic lain yang sudah seharusnya dipahami sebelum kita melakukan komunikasi.

Jadi, mengapa sebuah brand perlu berkomunikasi di internet?

  1. Fakta menunjukkan konsumsi Internet per hari sudah sudah melampaui koran. Di Indonesia, pengguna Internet menghabiskan rata-rata dua jam sehari untuk browsing dan mengecek e-mail. Sementara jumlah pengakses Internet sudah menembus angka 20 juta di tahun 2007. Prediksi konservatif menyebutkan, perkiraan pertumbuhan pengguna internet di 2008 ini mencapai 32 juta. Jelas sekali, pasar sebesar ini sudah tidak dapat diabaikan.
  2. Internet dengan teknologi web 2.0 nya yang memungkinkan terjadinya interaktifitas, sudah bukan lagi berita baru. Bahwa teknologi ini bisa membuka peluang terjadinya engagement antara brand dengan konsumen, juga sudah sekian lama disuarakan banyak orang. Tapi sebenarnya manfaat web 2.0 ngga berhenti sampai di sana. Banyak sekali yang bisa digali , salah satunya adalah untuk mencari insight konsumen. Efek lebih lanjut, komunikasi di internet juga bisa membantu perusahaan memangkas biaya research.
  3. Internet adalah media yang terukur.Berapa jumlah orang yang melihat komunikasi kita, berapa lama orang berada di site kita, hal apa yang paling menarik, berapa leads yang menjadi sales dan lain-lain, bisa terekam dan diukur efektifitasnya. Dari sinilah kemudian muncul istilah ROI Online Communication.
  4. Internet adalah media yang ‘cair’. Komunikasi tidak terpaku pada bentuk yang itu-itu saja. Ngga banner lagi,banner lagi. Banyak sekali bentuk kreatifitas strategis yang bisa digali.
  5. In general, komunikasi di internet lebih cost efficient dibanding medium lain. Tapi ini dengan syarat, komunikasinya dilakukan dengan benar.Kalau komunikasi asal komunikasi saja sih, sama saja dengan menebar garam di laut.
  6. Adanya Search Engine, memungkinkan kita melakukan kegiatan marketing gratis. Again, harus tahu cara yang benar supaya bisa dapat efek marketing gratisan
  7. 80% internet user mencari informasi via search engine. Jika brand maupun service Anda tak ada di internet…siap dianggap tidak eksis?
  8. Jika Anda cukup cerdik, banyak media gratisan yang bisa kita gunakan untuk berguerilla menyebarkan pesan. Pastinya saya tidak sedang membicarakan You Tube. You Tube sebagai media gratisan is an old story.

hmm..ada hal lain yang lupa belum saya sebut?

Tautan:
Apa standart kesuksesan sebuah online campaign?

8 Responses to “Why Internet?”

  1. Jim Meidi says:

    Saya setuju mas. Karena memang kekuatan komunikasi online tidak bisa dianggap remeh. Pengguna internet di dunia sudah mencapai 1.2 milyar dan akan terus bertumbuh.
    Menurut Tom Duncan dalam bukunya ??????Principles of Advertising & IMC??????, bahwa dalam sejarah teknologi komunikasi tidak ada media yang mampu menandingi internet dalam hal pertumbuhan jumlah penggunanya. Dinegara maju, internet mengalahkan seluruh media sebagai referensi untuk mendapatkan informasi. Televisi merupakan referensi utama masyarakat untuk mendapatkan hiburan tetapi menduduki tempat ke empat untuk mendapatkan informasi ( Tom Duncan, ??????Principles of Advertising & IMC??????, Second Edition, McGraw Hill, Irwin, New York 2005, page 389).

    Selanjutnya,menurut Survey yang dilakukan Lembaga Deloitte & Touche; TV Online makin digemari warga Amerika. Meskipun tidak menggambarkan kecenderungan seluruh warga AS, hasil sebuah penelitian mengenai perilaku menonton televesi. sekitar 38 persen konsumen kini lebih memilih menonton siaran televisi secara online melalui internet. 36 persen di antaranya menggunakan telepon seluler sebagai peranti hiburan, dan 45 persen menciptakan konten online, music, video, dan situs-situs pribadi atau blog untuk orang lain. Survey yang dilakukan secara online tentang keadaan demokrasi media ini melibatkan 2.081 warga AS yang dilakukan 25-31 Oktober 2007.

    Kekuatan media online komunikasi saat ini tidak diragukan lagi. Jadi branding melalui komunikasi media online sangat diperlukan.

  2. De Jong says:

    couldn’t be agree more.

    Tapi saya pikir semua hal di dunia ini pasti ada waktu siklusnya. Cukup melihat pada hukum alam saja bukan.

    Suatu saat media ini akan dianggap basi, oldies, and so on and so on…lihat nasib media-media konvensional saat ini, yang berimbas pada bermunculannya perusahaan-perusahaan semacam Virus Comm. di seluruh dunia.

    Jadi saya tidak ingin terlalu arogan untuk menyebutkan “internet is all that”, namun memang keberadaan dan pertumbuhan media ini di Indonesia tidak lagi dapat diabaikan…mengapa? ya karena benefit-benefit yang disebutkan oleh blog ini.

    ps: selamat ngantor lagi mbak :)

  3. …dan mudah-mudahan Virus bisa menjadi lokomotif terbaik dalam merajut strategi online marketing di tanah air.

  4. Aria Hamdani says:

    Pernah saya mencoba menggali topik mengenai markom via internet di milis (pastinya sudah tau milis yg mana yg saya maksud), namun yang menjadi mayoritas respon tetap masih seputar hal2 yang mbak Iim / mas Adit tulis untuk tidak usah dibahas dulu di awal artikel ini.

    Terus terang saya sangat menyayangkan cara pandang teman2 milis tsb. Bagi saya, what good would it be if we know a tool but don’t know how to utilize it? And they missed that.

    Sayang sekali…

  5. Iim-Adhit says:

    # Aria : kira-kira karena apa mereka senang membahas hal yang basic?

  6. Aria Hamdani says:

    Tebakan saya: Comfort zone.

  7. Iim-Adhit says:

    Gitu ya aria? Bukan karena ‘tidak tahu?’

  8. Aria Hamdani says:

    Hehehe… Bisa jadi.

    Tapi kalo cuma “tidak tahu”, sementara industrinya berkembang terus dengan munculnya berbagai media yang katanya non-traditional (yang sudah bukan hal baru juga), koq rasanya keterlaluan ya.

    Itulah alasan saya menebak Comfort Zone.

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih mas Bayoe. Betul untuk Conversation Analysis dan Network...

  • bayoewebid: - Analisis yang menarik mas. mungkin perlu ditambahkan dengan tools yang dipakai....

  • Andi Primaretha: - Bagi teman-teman yang ingin sukses mempromosikan bisnisnya melalui online...

  • aguswibowo: - Mas Andi, bagaimana menurut anda posisi online http://hotelgrasia.b logspot.com tks

  • hadiph: - Tahapan analisis yang menarik bos, selanjutnya posting tools nya donk. tks

  • Hary: - Info yang sangat berguna & bermanfaat, Mas Andi. Many thanks for your sharing....

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting