<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mulailah Bertanya ROI Komunikasi Online Anda!</title>
	<atom:link href="http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 10:28:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: jonathan</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85940</link>
		<dc:creator>jonathan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 17:13:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85940</guid>
		<description>apa sih hubungan antara ROI DENGAN BALANCE SCORECARD??THX..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa sih hubungan antara ROI DENGAN BALANCE SCORECARD??THX..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: &#187; Opini: Bermarketing via internet # low budget marketing! Internet Inspiration Traffic &#8230;</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85939</link>
		<dc:creator>&#187; Opini: Bermarketing via internet # low budget marketing! Internet Inspiration Traffic &#8230;</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 03:26:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85939</guid>
		<description>[...] impact ketika dilakukan dengan strategy dan ekskusi yang tepat sehingga menghasilkan ROI online http://www.virus-communications.com/blog/?p=125 yang maksimum. ROI online adalah hal yang bisa di measure jika dari awal kita punya objektif, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] impact ketika dilakukan dengan strategy dan ekskusi yang tepat sehingga menghasilkan ROI online <a href="http://www.virus-communications.com/blog/?p=125">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125</a> yang maksimum. ROI online adalah hal yang bisa di measure jika dari awal kita punya objektif, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: GPSMAP 76CSx</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85918</link>
		<dc:creator>GPSMAP 76CSx</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 19:53:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85918</guid>
		<description>salam kenal, informasi yang menarik, Trims. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal, informasi yang menarik, Trims. <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85917</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 03:47:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85917</guid>
		<description>Terimakasih mas Godo dan mas Chris atas tanggapannya.

Saya sangat menghargai istilah yang &#039;science yang comply dengan penulisan untuk jurnal&#039;. Namun seiring dengan pesatnya perkembangan pengetahuan, teknologi, kita juga hendaknya tidak menutup mata terhadap adanya makna mau pun definisi yang lebih luas dari istilah yang telah ada.

Terkait dengan internet (website), ada istilah ROI Website (jika komunikasi online yang dilakukan berbentuk website) yang keberadaannya dikaitkan dengan hasil analisa web analitic.

Postingan awal saya adalah sebuah pancingan untuk terjadinya diskusi yang saling melengkapi dan membuka mata.

Jika ada yang kurang lengkap, ya mari kita lengkapi...karena itulah fungsi sebuah postingan di milis mau pun di blog. Jika mau tulisan yang sangat lengkap, adanya di buku.

Berikut saya sertakan beberapa artikel tentang ROI website. Mudah-mudahan bermanfaat.

http://www.ebiz-marketing-coach.com/better-web-site-roi.html
 http://www.inc.com/articles/2004/03/webroi.html
 http://www.internetworldstats.com/articles/art080.htm

Sama dengan mas Godo dan mas Chris, dari awal saya pun berharap diskusi ini berkembang menjadi diskusi yang fokus, tidak melebar ke hal yang tidak relevan, enriching, dan saling menghargai.

Iim Fahima Jachja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih mas Godo dan mas Chris atas tanggapannya.</p>
<p>Saya sangat menghargai istilah yang &#8216;science yang comply dengan penulisan untuk jurnal&#8217;. Namun seiring dengan pesatnya perkembangan pengetahuan, teknologi, kita juga hendaknya tidak menutup mata terhadap adanya makna mau pun definisi yang lebih luas dari istilah yang telah ada.</p>
<p>Terkait dengan internet (website), ada istilah ROI Website (jika komunikasi online yang dilakukan berbentuk website) yang keberadaannya dikaitkan dengan hasil analisa web analitic.</p>
<p>Postingan awal saya adalah sebuah pancingan untuk terjadinya diskusi yang saling melengkapi dan membuka mata.</p>
<p>Jika ada yang kurang lengkap, ya mari kita lengkapi&#8230;karena itulah fungsi sebuah postingan di milis mau pun di blog. Jika mau tulisan yang sangat lengkap, adanya di buku.</p>
<p>Berikut saya sertakan beberapa artikel tentang ROI website. Mudah-mudahan bermanfaat.</p>
<p><a href="http://www.ebiz-marketing-coach.com/better-web-site-roi.html">http://www.ebiz-marketing-coach.com/better-web-site-roi.html</a><br />
 <a href="http://www.inc.com/articles/2004/03/webroi.html">http://www.inc.com/articles/2004/03/webroi.html</a><br />
 <a href="http://www.internetworldstats.com/articles/art080.htm">http://www.internetworldstats.com/articles/art080.htm</a></p>
<p>Sama dengan mas Godo dan mas Chris, dari awal saya pun berharap diskusi ini berkembang menjadi diskusi yang fokus, tidak melebar ke hal yang tidak relevan, enriching, dan saling menghargai.</p>
<p>Iim Fahima Jachja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85924</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 03:45:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85924</guid>
		<description>17#

Nimpalin lagi ya,  sebelum libur panjang :D

1. Pada kenyataannya, masih banyak klien yang spend uang di online dan ngga tahu uangnya membawa dampak apa. At least itu yang sering saya temui. Agency bikin kegiatan di internet either bikin website, pasang banner atau pun yang lainnya tapi tidak memberi report apa pun ke klien hasil yang di dapat. Padahal pas di audit, hasilnya jeblok banget.

2. KPI pasti bukan ROI. Dan definisi ROI di internet, again,  tidak selalu berkaitan dengan uang yang balik karena tidak setiap aktifitas online bertujuan untuk direct sales.

Misal 1: Pasang banner.
KPI yang disetujui: Klik atau impresi, terserah kesepakatan 2 belah pihak
ROI: Hitungan cost per visit

Artinya, investasi klien kembali dalam bentuk jumlah kunjungan ke banner/impressi ke banner. Again, tergantung kesepakatan.

Misal 2: Online PR
KPI yang di setujui: Muncul liputan di sejumlah media online.
ROI: Hitung aja berapa kira-kira harga diliput oleh kompas.com, detik.com. dan lain-lain, lalu dibagi dengan biaya PR yang dikeluarkan.

Artinya, investasi klien kembali dalam bentuk liputan di sejumlah media besar.

Misal 3: Situs khusus untuk jualan
KPI yang di setujui: Transaksi dalam periode tertentu
ROI: Hitung saja berapa jumlah total transaksi yang terjadi dalam periode tertentu. Lebih besar dari modal/investasi tidak? kalau lebih besar berarti klien untung. ROI nya positif. ---&gt; yang ini, elemen dan cara perhitungannya bisa lebih kompleks dari yang saya sebut

Jadi kasus per kasus,  elemen perhitungan ROI dan bentuk ROI nya berbeda.

So, seandainya dirangkai dalam pertanyaan, bukan : ROI nya apa? tapi KPI nya apa dan ROI berapa (ngitungnya gimana)?

3. Jadi judul &#039;ROI komunikasi Online&#039; itu dimaknai secara luas. Karena komunikasi online bentuknya banyak banget, bisa online PR, online CRM, Online marketing, Viral marketing dll. Kalau contoh yang saya berikan ada creative site, itu karena kebetulan elemen untuk menghitung ROInya lebih simple.

4. Jadi ROI yang saya maksud bukan benchmark seperti KPI. ROI komunikasi online, again, hasil yang didapat dari uang yang sudah diinvestasikan di medium internet yang bentuknya tidak selalu sales/uang.

5. Mengapa saya mengangkat web analytic? Karena itu adalah salah satu alat yang bisa dijadikan standart untuk menilai (tergantung kasusnya ya...) aktifitas komunikasi online.

6. Melihat tanggapan2 dan kualitas diskusi di forum ini sih, saya yakin tidak diperlukan lagi edukasi bahwa di dalam internet ada banyak aktifitas seperti milis, blog, YM, dll dan bahwa internet bukan website :D

Have a long great holiday everyone.
Selamat Hari Raya Idul Fitri buat yang merayakan.
Mohon maaf lahir dan batin.


Iim Fahima Jachja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>17#</p>
<p>Nimpalin lagi ya,  sebelum libur panjang <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>1. Pada kenyataannya, masih banyak klien yang spend uang di online dan ngga tahu uangnya membawa dampak apa. At least itu yang sering saya temui. Agency bikin kegiatan di internet either bikin website, pasang banner atau pun yang lainnya tapi tidak memberi report apa pun ke klien hasil yang di dapat. Padahal pas di audit, hasilnya jeblok banget.</p>
<p>2. KPI pasti bukan ROI. Dan definisi ROI di internet, again,  tidak selalu berkaitan dengan uang yang balik karena tidak setiap aktifitas online bertujuan untuk direct sales.</p>
<p>Misal 1: Pasang banner.<br />
KPI yang disetujui: Klik atau impresi, terserah kesepakatan 2 belah pihak<br />
ROI: Hitungan cost per visit</p>
<p>Artinya, investasi klien kembali dalam bentuk jumlah kunjungan ke banner/impressi ke banner. Again, tergantung kesepakatan.</p>
<p>Misal 2: Online PR<br />
KPI yang di setujui: Muncul liputan di sejumlah media online.<br />
ROI: Hitung aja berapa kira-kira harga diliput oleh kompas.com, detik.com. dan lain-lain, lalu dibagi dengan biaya PR yang dikeluarkan.</p>
<p>Artinya, investasi klien kembali dalam bentuk liputan di sejumlah media besar.</p>
<p>Misal 3: Situs khusus untuk jualan<br />
KPI yang di setujui: Transaksi dalam periode tertentu<br />
ROI: Hitung saja berapa jumlah total transaksi yang terjadi dalam periode tertentu. Lebih besar dari modal/investasi tidak? kalau lebih besar berarti klien untung. ROI nya positif. &#8212;&gt; yang ini, elemen dan cara perhitungannya bisa lebih kompleks dari yang saya sebut</p>
<p>Jadi kasus per kasus,  elemen perhitungan ROI dan bentuk ROI nya berbeda.</p>
<p>So, seandainya dirangkai dalam pertanyaan, bukan : ROI nya apa? tapi KPI nya apa dan ROI berapa (ngitungnya gimana)?</p>
<p>3. Jadi judul &#8216;ROI komunikasi Online&#8217; itu dimaknai secara luas. Karena komunikasi online bentuknya banyak banget, bisa online PR, online CRM, Online marketing, Viral marketing dll. Kalau contoh yang saya berikan ada creative site, itu karena kebetulan elemen untuk menghitung ROInya lebih simple.</p>
<p>4. Jadi ROI yang saya maksud bukan benchmark seperti KPI. ROI komunikasi online, again, hasil yang didapat dari uang yang sudah diinvestasikan di medium internet yang bentuknya tidak selalu sales/uang.</p>
<p>5. Mengapa saya mengangkat web analytic? Karena itu adalah salah satu alat yang bisa dijadikan standart untuk menilai (tergantung kasusnya ya&#8230;) aktifitas komunikasi online.</p>
<p>6. Melihat tanggapan2 dan kualitas diskusi di forum ini sih, saya yakin tidak diperlukan lagi edukasi bahwa di dalam internet ada banyak aktifitas seperti milis, blog, YM, dll dan bahwa internet bukan website <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Have a long great holiday everyone.<br />
Selamat Hari Raya Idul Fitri buat yang merayakan.<br />
Mohon maaf lahir dan batin.</p>
<p>Iim Fahima Jachja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85923</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 03:44:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85923</guid>
		<description>Ijinkan saya memberikan referensi (based on Corporate
Finance by Ross/Westerfield/Jaffe, 2005)
ROI (Investment) yang dapat berupa ROE (Equity) atau
ROA (Asset) menurut literatur tsb. dapat dihitung
dengan pembilang antara lain revenue atau profit
margin dengan penyebut antara lain modal sendiri atau
equity (uang yang dimiliki oleh perusahaan itu
sendiri) atau aset (yang bisa merupakan gabungan
antara utang dan modal sendiri). Terminologi ROI,
secara keilmuan parameternya harus dalam satuan nilai
uang.
Saya menyarankan agar pembahasan terminologi ke depan
disertai referensi, agar milis ini tetap menjadi milis
dengan bobot konsep kreatifitas &amp; keilmuan yang dapat
dipertanggungjawabkan dan dapat menjadi acuan bagi
para marketer muda di Indonesia.
Marketer memang pada dasarnya kreatif, senang membuat
atau menafsirkan istilah, misalnya ATL &amp; BTL yang
merupakan istilah keuangan kemudian dielaborasi tanpa
referensi keilmuan sehingga muncul istilah-istilah
lain (misalnya through the line?) yang tidak sesuai
dengan pijakan keilmuan (keilmuan disini adalah
science yang comply dengan penulisan untuk jurnal
bukan pseudo science, yang biasa muncul dalam bentuk
buku pop bergaya science, seperti yang banyak lahir
dari penulis buku tentang marketing di Indonesia).
Semoga kita semua dapat saling menghargai dan
menempatkan kreatifitas beserta referensi keilmuan
pada tempat yang semestinya.
Saya kira diskusi ini dapat disudahi dan bila ingin
lanjut dapat dilakukan secara offline.


Salam hangat,


Godo Tjahjono, SE, MSi, RFC
Young Marketers Award Winner 2003 &amp; 2004
Marketing Auditor &amp; Penasihat Teknis
International Association of Registered Financial
Consultant (IARFC)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ijinkan saya memberikan referensi (based on Corporate<br />
Finance by Ross/Westerfield/Jaffe, 2005)<br />
ROI (Investment) yang dapat berupa ROE (Equity) atau<br />
ROA (Asset) menurut literatur tsb. dapat dihitung<br />
dengan pembilang antara lain revenue atau profit<br />
margin dengan penyebut antara lain modal sendiri atau<br />
equity (uang yang dimiliki oleh perusahaan itu<br />
sendiri) atau aset (yang bisa merupakan gabungan<br />
antara utang dan modal sendiri). Terminologi ROI,<br />
secara keilmuan parameternya harus dalam satuan nilai<br />
uang.<br />
Saya menyarankan agar pembahasan terminologi ke depan<br />
disertai referensi, agar milis ini tetap menjadi milis<br />
dengan bobot konsep kreatifitas &amp; keilmuan yang dapat<br />
dipertanggungjawabkan dan dapat menjadi acuan bagi<br />
para marketer muda di Indonesia.<br />
Marketer memang pada dasarnya kreatif, senang membuat<br />
atau menafsirkan istilah, misalnya ATL &amp; BTL yang<br />
merupakan istilah keuangan kemudian dielaborasi tanpa<br />
referensi keilmuan sehingga muncul istilah-istilah<br />
lain (misalnya through the line?) yang tidak sesuai<br />
dengan pijakan keilmuan (keilmuan disini adalah<br />
science yang comply dengan penulisan untuk jurnal<br />
bukan pseudo science, yang biasa muncul dalam bentuk<br />
buku pop bergaya science, seperti yang banyak lahir<br />
dari penulis buku tentang marketing di Indonesia).<br />
Semoga kita semua dapat saling menghargai dan<br />
menempatkan kreatifitas beserta referensi keilmuan<br />
pada tempat yang semestinya.<br />
Saya kira diskusi ini dapat disudahi dan bila ingin<br />
lanjut dapat dilakukan secara offline.</p>
<p>Salam hangat,</p>
<p>Godo Tjahjono, SE, MSi, RFC<br />
Young Marketers Award Winner 2003 &amp; 2004<br />
Marketing Auditor &amp; Penasihat Teknis<br />
International Association of Registered Financial<br />
Consultant (IARFC)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85936</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 03:43:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85936</guid>
		<description>So...
sebenarnya muara dari permasalahan dr pembahasan ini dr awal adalah penggunaan istilah yg digunakan, antara ROI, KPI &amp; so on. Pembahasan jd panjaaang lueebaar, krn definisi dr istilah yg digunakan sangatlah berbeda.

Saya mengerti yg dimaksudkan oleh mba Iim mengenai ROI-nya, tp yg menjadi akar  permasalahan adalah istilah &quot;ROI&quot; sendiri sudah merupakan istilah yg sudah established terutama di bidang finance (krn istilah ROI memang berasal dr bidang finance). Istilah KPI sendiri juga sudah memiliki definisi yg sudah jelas, terutama bila dikaitkan dengan Balanced Scorecard.

Bila kita membahas hal mengenai ROI menurut definisi mba Iim dengan teman2 dr bidang finance, bisa jadi orang2 finance akan sulit menerima meskipun esensinya yg dimaksud mba Iim reasonable, karena istilah ROI sudah menjadi &quot;merek dagang&quot; di bidang finance sejak tempo doeloe.

Jadi alangkah bijak bila dlm menggunakan istilah, sebaiknya menggunakan istilah/definisi yg disepakati bersama, karena dengan demikian mindset yg akan digunakan jg sama sehingga diskusi akan menjadi lebih mendalam.


Chrees,

Chris Adinugroho
Marketing - Semua ada solusinya???????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>So&#8230;<br />
sebenarnya muara dari permasalahan dr pembahasan ini dr awal adalah penggunaan istilah yg digunakan, antara ROI, KPI &amp; so on. Pembahasan jd panjaaang lueebaar, krn definisi dr istilah yg digunakan sangatlah berbeda.</p>
<p>Saya mengerti yg dimaksudkan oleh mba Iim mengenai ROI-nya, tp yg menjadi akar  permasalahan adalah istilah &#8220;ROI&#8221; sendiri sudah merupakan istilah yg sudah established terutama di bidang finance (krn istilah ROI memang berasal dr bidang finance). Istilah KPI sendiri juga sudah memiliki definisi yg sudah jelas, terutama bila dikaitkan dengan Balanced Scorecard.</p>
<p>Bila kita membahas hal mengenai ROI menurut definisi mba Iim dengan teman2 dr bidang finance, bisa jadi orang2 finance akan sulit menerima meskipun esensinya yg dimaksud mba Iim reasonable, karena istilah ROI sudah menjadi &#8220;merek dagang&#8221; di bidang finance sejak tempo doeloe.</p>
<p>Jadi alangkah bijak bila dlm menggunakan istilah, sebaiknya menggunakan istilah/definisi yg disepakati bersama, karena dengan demikian mindset yg akan digunakan jg sama sehingga diskusi akan menjadi lebih mendalam.</p>
<p>Chrees,</p>
<p>Chris Adinugroho<br />
Marketing &#8211; Semua ada solusinya???????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85935</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 03:42:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85935</guid>
		<description>hehehehe.. Jadi panjang nih....

Dari essence email pertama.. yang aku tangkap adalah setiap aktivitas online musti ada penanggung jawaban dari pihak agency terhadap client...dan client jangan mau dibodohin oleh agency. Bertanyalah.... Semua Setuju. Aku juga.

Siapa sih yang ngak setuju dengan kalau setiap komunikasi baik offline dan online itu musti membuahkan hasil. Semua Setujukan. :) termasuk aku juga.

Sepanjang 15 tahun pengalaman dalam dunia marketing both online and offline... belum ada client yang cuma kasih duit dan tidak menanyakan ROI atau KPI atau ROMI utk mengukur kesuksesan dalam meraih objective. Dari size project cuma US$5000 sampai US$1000,000. semua juga minta ukuran. :) dari client Microsoft ke Djarum Super ke Nike.com.

Yang membuat binggung adalah kata2 yang digunakan. Seperti aku bilang...Mungkin kurang tepat.

Seandainya kalau dokter menganalisa anda dengan jargon yang salah... mustinya sariawan dibilang kanker mulut. bukannya hal ini membuat binggung dan panik. :) Sama halnya dalam hal yang aku bilang ke forum. Website yah website. Internet yah internet. Repot kan kalau tidak bisa membedakan antara internet dan website. dan juga... ROI is ROI and KPI is KPI.

Yang aku tidak mau terjadi adalah..ada marketer yang salah tangkap mengenai ROI KOMUNIKASI ONLINE. Kita membuat online game dia bilang.. what is the ROI? mungkin yang dimaksud klient adalah adalah KPI. Tapi menjelaskan hal ini akan menjadi menjelimet ke klient.

ROI is a Hot word to say in front of client... kalau KPI, ROMI atau other measurement benchmark dipukul rata menjadi ROI... hmmm....are you sure about that?

Mohon maaf kalau salah pengertian. Kalimat itu dibuat dari kata2. kalau kata2 salah...bagaimana orang bisa menangkap essence yang di kasih tahu dalam kalimat.

Subject Title email ngomongin ROI. tapi content dalamnya mengenai KPI dan measurement dan juga cost per acquistion.

Of course I got confuse.

Once again.. to clear up. Every body agreed, every marketing activities in online and offline has to be measure in order to know if we achieve the objective or not....BUT doesnt necessary always ROI or KPI or ROMI or other measurement method. It depend on the agreement between client and agency to measure the objective.

Can we move on...to next subject please.



Cheers
Danny</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehehe.. Jadi panjang nih&#8230;.</p>
<p>Dari essence email pertama.. yang aku tangkap adalah setiap aktivitas online musti ada penanggung jawaban dari pihak agency terhadap client&#8230;dan client jangan mau dibodohin oleh agency. Bertanyalah&#8230;. Semua Setuju. Aku juga.</p>
<p>Siapa sih yang ngak setuju dengan kalau setiap komunikasi baik offline dan online itu musti membuahkan hasil. Semua Setujukan. <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  termasuk aku juga.</p>
<p>Sepanjang 15 tahun pengalaman dalam dunia marketing both online and offline&#8230; belum ada client yang cuma kasih duit dan tidak menanyakan ROI atau KPI atau ROMI utk mengukur kesuksesan dalam meraih objective. Dari size project cuma US$5000 sampai US$1000,000. semua juga minta ukuran. <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dari client Microsoft ke Djarum Super ke Nike.com.</p>
<p>Yang membuat binggung adalah kata2 yang digunakan. Seperti aku bilang&#8230;Mungkin kurang tepat.</p>
<p>Seandainya kalau dokter menganalisa anda dengan jargon yang salah&#8230; mustinya sariawan dibilang kanker mulut. bukannya hal ini membuat binggung dan panik. <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Sama halnya dalam hal yang aku bilang ke forum. Website yah website. Internet yah internet. Repot kan kalau tidak bisa membedakan antara internet dan website. dan juga&#8230; ROI is ROI and KPI is KPI.</p>
<p>Yang aku tidak mau terjadi adalah..ada marketer yang salah tangkap mengenai ROI KOMUNIKASI ONLINE. Kita membuat online game dia bilang.. what is the ROI? mungkin yang dimaksud klient adalah adalah KPI. Tapi menjelaskan hal ini akan menjadi menjelimet ke klient.</p>
<p>ROI is a Hot word to say in front of client&#8230; kalau KPI, ROMI atau other measurement benchmark dipukul rata menjadi ROI&#8230; hmmm&#8230;.are you sure about that?</p>
<p>Mohon maaf kalau salah pengertian. Kalimat itu dibuat dari kata2. kalau kata2 salah&#8230;bagaimana orang bisa menangkap essence yang di kasih tahu dalam kalimat.</p>
<p>Subject Title email ngomongin ROI. tapi content dalamnya mengenai KPI dan measurement dan juga cost per acquistion.</p>
<p>Of course I got confuse.</p>
<p>Once again.. to clear up. Every body agreed, every marketing activities in online and offline has to be measure in order to know if we achieve the objective or not&#8230;.BUT doesnt necessary always ROI or KPI or ROMI or other measurement method. It depend on the agreement between client and agency to measure the objective.</p>
<p>Can we move on&#8230;to next subject please.</p>
<p>Cheers<br />
Danny</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85937</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 07:00:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85937</guid>
		<description>Halo utk semua,

Kalau menyimak pembicaraan mbak Iim memang ROI yang dimaksud bukan dalam artian finansial semata, sehingga berbeda dengan pengertian ROI konvensional. Kalau demikian, maka &quot;ROI&quot; inipun bisa memiliki banyak versi sesuai dengan format komunikasi via internet yang digunakan dan juga preferensi/kesepaka tan dari brand owner dan pengelola internet channel. Saya sangat setuju dengan konsep ini, karena tujuan komunikasi brand owner pun tidak semuanya berujung pada sales.

Sebagai salah satu sumber data kuantitatif untuk website bisa menggunakan web statistics, yang ada di control panel server atau tersedia online. Untuk format di luar website, pengukuran bisa dilakukan dari jumlah anggota, posting, etc.

Sebagai ilustrasi di online games, karena kebetulan pernah mengelola, pengukuran kuantitatif yang kami lakukan sebagai bahan masukan ROI tadi, mencakup jumlah registrasi member, jumlah concurrent player (pada saat bersamaan), lama bermain, total login, total unique login/day, spending pattern dan lain-lain. Penggunaan banner umumnya menggunakan click per million dll. Tentu untuk penempatan banner di onine forum, blog, community network dan format lain memiliki karakteristik ukuran tersendiri. ROI yang digunakan pada akhirnya kesepakatan antara kedua pihak yang terlibat, si brand owner dan pengelola internet channel.

Mari dilanjut diskusinya.

Salam,
Fajar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo utk semua,</p>
<p>Kalau menyimak pembicaraan mbak Iim memang ROI yang dimaksud bukan dalam artian finansial semata, sehingga berbeda dengan pengertian ROI konvensional. Kalau demikian, maka &#8220;ROI&#8221; inipun bisa memiliki banyak versi sesuai dengan format komunikasi via internet yang digunakan dan juga preferensi/kesepaka tan dari brand owner dan pengelola internet channel. Saya sangat setuju dengan konsep ini, karena tujuan komunikasi brand owner pun tidak semuanya berujung pada sales.</p>
<p>Sebagai salah satu sumber data kuantitatif untuk website bisa menggunakan web statistics, yang ada di control panel server atau tersedia online. Untuk format di luar website, pengukuran bisa dilakukan dari jumlah anggota, posting, etc.</p>
<p>Sebagai ilustrasi di online games, karena kebetulan pernah mengelola, pengukuran kuantitatif yang kami lakukan sebagai bahan masukan ROI tadi, mencakup jumlah registrasi member, jumlah concurrent player (pada saat bersamaan), lama bermain, total login, total unique login/day, spending pattern dan lain-lain. Penggunaan banner umumnya menggunakan click per million dll. Tentu untuk penempatan banner di onine forum, blog, community network dan format lain memiliki karakteristik ukuran tersendiri. ROI yang digunakan pada akhirnya kesepakatan antara kedua pihak yang terlibat, si brand owner dan pengelola internet channel.</p>
<p>Mari dilanjut diskusinya.</p>
<p>Salam,<br />
Fajar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iim-Adhit</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/mulailah-bertanya-roi-komunikasi-online-anda/comment-page-1/#comment-85919</link>
		<dc:creator>Iim-Adhit</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 06:07:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=125#comment-85919</guid>
		<description>Kalau saya sih mikirnya ngga ribet. ROI yang dimaksut di sini adalah &#039;setelah klien keluar duit, terus dapat apa&#039;. Segampang itu. Nah...dapat apa itu kan tergantung objektif awalnya mau dapat apa.

Mau dapat visit ya KPI nya visit, ROI nya dihitung dari banyaknya visit dan biaya yang dikeluarkan buat dapet visitnya.

Mungkin yang diperlukan adalah memahami secara keseluruhan esensi tulisan seperti yang dilakukan Chris, dan tidak malah sibuk memperdebatkan istilah yang malah membuat kita para marketer seperti terjebak pada ekslusifitas jargon.

Overall, saya sepakat banget dengan postingan awal. Kita harus lebih kritis dalam menanyakan apa benefit yang bisa kita dapat dengan komunikasi di internet dan hitung-hitungannya kaya gimana. Dengan adanya web analitic, itu jadi acuan pertama komunikasi kita berhasil atau ngga.

Alex.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saya sih mikirnya ngga ribet. ROI yang dimaksut di sini adalah &#8216;setelah klien keluar duit, terus dapat apa&#8217;. Segampang itu. Nah&#8230;dapat apa itu kan tergantung objektif awalnya mau dapat apa.</p>
<p>Mau dapat visit ya KPI nya visit, ROI nya dihitung dari banyaknya visit dan biaya yang dikeluarkan buat dapet visitnya.</p>
<p>Mungkin yang diperlukan adalah memahami secara keseluruhan esensi tulisan seperti yang dilakukan Chris, dan tidak malah sibuk memperdebatkan istilah yang malah membuat kita para marketer seperti terjebak pada ekslusifitas jargon.</p>
<p>Overall, saya sepakat banget dengan postingan awal. Kita harus lebih kritis dalam menanyakan apa benefit yang bisa kita dapat dengan komunikasi di internet dan hitung-hitungannya kaya gimana. Dengan adanya web analitic, itu jadi acuan pertama komunikasi kita berhasil atau ngga.</p>
<p>Alex.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

