Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Marketing Sudah Berubah, Bagaimana dengan Anda?

September 7, 2008
Oleh Iim Fahima Jachja

Di koran Kompas minggu ada penggalan iklan menarik yaitu tentang akan dimuatnya tulisan terkait Marketing New Wave Hermawan Kartajaya selama 100 hari berturut-turut. Tak hanya di kolom klasika Kompas cetak, tulisan itu juga akan muncul di kompas.com, portal berita yang di rejuvenate, re-design dan re-launch untuk menyambut dan menangkap peluang yang muncul karena adanya perubahan perilaku konsumen yang berujung pada perubahan perilaku konsumsi media.

New Wave marketing, sepertinya akan menjadi kalimat yang akan sering-sering disebut para marketer di penghujung 2008 ini. Sebuah gelombang cara bermarketing baru yang muncul karena adanya internet dan terbukti lebih efektif dibanding cara-cara traditional . Approach yang persuasif instead of memaksa, komunikasi many to many instead of one to one atau pun one to all , interaktif instead of satu arah.

Seperi yang Anda lihat di sini, HK mengkelompokkan ROI based marketing menjadi 4 bagian. Aktifitas traditioal yang disebutnya dengan LEGACY, adalah aktifitas marketing yang doing anything but expensive. Sementara New Wave marketing disebutnya sebagai doing something and effective. Jika dilakukan dengan benar, Hermawan Kartajaya menyebut New Wave Marketing ini sebagai Low Budget High Impact Marketing.

picture1.jpg

Ditengah gempuran problem ekonomi dunia dari mulai inflasi hingga harga minyak yang up and down dan berakibat pada pengetatan budget marketing, New Wave marketing adalah sebuah cara yang harus dikenali, dipahami dan dijalankan oleh para marketer.

Internet merubah perilaku konsumen. Dari yang semula pasif (mendengar, membaca dan melihat) menjadi aktif (interaksi dan menulis/posting). Dari indvidual ke grup/social networking. Dari reader menjadi Publisher (writing, reviewing, recomending). Konsumen bukan lagi seorang manusia yang pasif dan serta merta menyerap iklan atau pun bombardir pesan marketing lainnya, mereka telah berubah menjadi media dan media adalah kekuasaan!

New Wave Marketing pastinya bukan ajakan untuk secara drastis meninggalkan cara-cara traditional, tapi lebih dari itu, adalah ajakan untuk sensitif dalam melihat perubahan, cepat beradaptasi dan cerdas dalam mengantisipasi perubahan tersebut. Untuk itu, tak dalam cara lain selain goes online more often, terlibat dalam banyak aktifitas didalamnya, open minded dan tidak takut mencoba hal-hal baru.Lakukan online marketing secara strategic dan dapatkan that Low Budget High Impact seperti yang disebut HK.

HP Indonesia dan Toyota Indonesia adalah contoh perusahaan yang sensitif terhadap perubahan, cepat beradaptasi dan merasakan manfaat online.

Bergeraklah dari sekarang, atau Anda akan tergerus waktu.

Marketing sudah berubah, bagaimana dengan Anda?

15 Responses to “Marketing Sudah Berubah, Bagaimana dengan Anda?”

  1. Dhanuar says:

    Setuju!

    Internet memang merubah perilaku konsumen, makanya cara bermarketing pun juga harus beradaotasi. Manfaatkan komunitas, peers, social networking, blogging dll.

  2. Sharing2 ya…
    Low budget high impact seharusnya sudah ada di otak para marketer dari dulu ya, sama seperti prinsip ekonomi dengan pengeluaran sekecil2nya, mendapatkan keuntungan sebesar2nya. Jadi kalau dibilang New mungkin tepatnya new media/new way?

    Mengenai perubahan itu sendiri, memang perlu dan harus, bahkan secara personal pun setiap orang jika ingin sukses harus terus berubah dan beradaptasi, hanya saja didalam marketing, perubahan itu tidaklah mudah, apalagi untuk media online di tambah lagi market indonesia, benar begitu mba Iim?

    Mau terjun ke online marketing? Gampang… Mau sukses di online marketing? Ngga gampang… :)

    Thanks.

    “Andy OrangeMood is Online Marketing & Business Consultant”

  3. Iim-Adhit says:

    Betul mas Andy, menjalankan online marketing yang strategis dan memberikan ROI yang maksimum memang bukan hal yang mudah. Ada sejumlah hal mendasar yang wajib dipahami seperti online behavior, user experience dan online branding

  4. mika says:

    new wave or new way..

    selama jalan atau gelombang yang dianggap baru ini berjalan di dunia internet, berarti marketing online tempat saya bekerja tetap berada di jalan yang benar, kan? hehe

    menurut saya sih, prinsip marketing tetap saja sama (minimum cost, maximum revenue) blm berubah banyak. tapi penyesuaian-nya itu yang terus di-moderasi & di-inovasi. karena sangat mungkin kultur yang ada sekarang bukan kultur marketing yang kekal, ingat kan istilah ” tak ada yang berubah selain perubahan itu sendiri ” ?

    inovasi, inovasi, dan inovasi..

    =D
    cheers!

  5. wahid says:

    Saya pendatang baru di dunia maya ini, banyak hal yg ingin saya pelajari, Blog mba iim buanyak memberikan tools yg saya pikir cukup menggairahkan untuk dipelajari salut, selama ini saya hanya menggunakan offline untuk produk perumahan, sejauh ini masih efektif mengingat produk yg dibuat baru sedikit, kurang dari 40 unit, ketika saya mau difersifikasi ke usaha yg lain mulailah kepikir untuk menggunakan dunia maya sebagai salah satu alat yg efektif untuk dukung pemasaran, ada beberapa produk yg mungkin akan cocok untuk dipasarkan lewat on line, MOHON SARANYA, tq mba iim

  6. Software ERP says:

    wah sip…
    thanks semua atas pencerahannya

    jadi ada ide bikin website microsite utk marketing produk kami
    seperti web marketing HP & toyota

    tq

  7. denir says:

    tulisan yg menarik, dan terus terang saya setuju kalo pola marketing jaman skr beda dengan jaman dulu

    tapi anehnya kenapa masih banyak yang pake marketing tradisional ya

  8. pipi says:

    iya, masih banyak yg pake marketing tradisional karena sudah bertahun – tahun memakai cara itu,dan mereka melihatnya sebagai cara yang dapat dilihat langsung efeknya.

    sekarang bagaimana caranya mengedukasi masyarakat (agency dan advertiser).

    saya sering menemui advertiser yang masih beranggapan online advertising belum cukup kuat untuk mengangkat brand.
    dan ini bukan satu dua..masih banyak..

  9. Portal says:

    GREAT !!!

    Btw, ada yang punya Proposal Bisnis Plan Portal Online & Online Marketing nggak? Please, share…

  10. denir says:

    mungkin karena itu juga yang bikin banyak pemilik brand yg stress kali ya, karena melakukan hal yang sama terus menerus tapi mengharap hasil yang berbeda

  11. saya setuju dengan bung andy, memang gampang masuk ke online marketing, tapi benar-benar bukan hal yang mudah untuk sukses di dalamnya.

    tapi kuncinya adalah STP, saya mengutip dari HK bahwa hal tersebutlah yang harus diutamakan terlebih dahulu.

    brand bagus tanpa jualan = omong kosong.

  12. Taufan says:

    Saya sangat setuju dengan tulisan di atas. NewWave Marketing, lambat atau cepat akan hadir di tengah kita merasuk diantara denyut Traditional Marketing. walaupun tidak menggantikan, namun fenomenal dan akan diikuti oleh marketer.
    Hal lain, apakah tulisan di atas bisa saya sosialisasikan (diposting) di web kami: http://klikbillboard.com yang kontennya lebih fragmented ke Media Billboard? Jika diperkenankan mohon balasan emailnya.
    Terimakasih

  13. gia_josie says:

    ehm.. good topic.:) New wave marketing sebenarnya sudah lahir sebelumnya, hanya untuk di Indonesia dengan kemampuan bandwidth, internet atau infrastruktur internetnya masih tergolong minim, secara otomatis kemampuan untuk mengembangkan advertising di dunia maya tersendat-sendat.

    Saya pernah mengembangkan dan meluncurkan viral marketing yang terintergrasi dengan Windows, yaitu hush baby POLYTRON (Desktop Application), source code ataupun aplikasi bisa di download di http://www.gclubstudio.org or http://www.newsenses.biz. Pada saat itu menggunakan 2 application untuk membuat viral tersebut, tetapi dengan perkembangan teknologi software dan lahirlah program untuk membuat dekstop application (Adobe AIR), menjadikan Desktop Application ini menjadi tools advertising di dunia maya.

    eBay juga membuat hal yang sama dan lain sebagainya, contoh tersebut dalam scope application secara offline yang dikirim bisa melalui email (email blast) ataupun dengan cara men-download, ada juga dalam social network, yang pastinya akan menyebutkan friendster ataupun facebook. Tetapi starbuck mengeluarkan versi social network yang berbeda yang tujuannya adalah untuk mengerti secara directly to consumer. Check out –> http://www.mystarbucksidea.com/. Dan masih banyak lagi.

    Didalam new wave marketing yang pada outputnya bahwa semua akan menjadi suatu experiences dan practically didalam dunia maya.:)

  14. tolong ajarkan saya tata cara dan bagaimana kah menjadi seorang marketing it u untuk manjadi sukses dan banyak mendapatkan custumer?????
    mkch..tolong di bantu

  15. dadan says:

    Saya sebagai pemula dibidang bisnis warnet, tolong apa trik dan tips agar warnet yg dijalankan maju dan berhasil sukses… dan bagaimana mengantisipasi dengan menjamurnya warnet-warnet yang ada disekitarnya???? and bagaimana cara memarketingkan bisnis warnet??? makasih.. ditunggu jawaban & solusinya yach…

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih mas Bayoe. Betul untuk Conversation Analysis dan Network...

  • bayoewebid: - Analisis yang menarik mas. mungkin perlu ditambahkan dengan tools yang dipakai....

  • Andi Primaretha: - Bagi teman-teman yang ingin sukses mempromosikan bisnisnya melalui online...

  • aguswibowo: - Mas Andi, bagaimana menurut anda posisi online http://hotelgrasia.b logspot.com tks

  • hadiph: - Tahapan analisis yang menarik bos, selanjutnya posting tools nya donk. tks

  • Hary: - Info yang sangat berguna & bermanfaat, Mas Andi. Many thanks for your sharing....

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting