<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jumlah Visit Itu Penting, Tapi WhatÃ¢â‚¬â„¢s Next After Visit Itu Lebih Penting</title>
	<atom:link href="http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 10:28:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: Ikmawan</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/comment-page-1/#comment-86157</link>
		<dc:creator>Ikmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=154#comment-86157</guid>
		<description>saya pikir ukuran website dimanapun bisa dianggap fair selama beberapa parameter seperti jumlah visit, landing page dengan lamanya stay ada didalamnya.

Popularitas juga sesuatu yang misterius sama misteriusnya dengan algorithma yang dikembangkan oleh google.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pikir ukuran website dimanapun bisa dianggap fair selama beberapa parameter seperti jumlah visit, landing page dengan lamanya stay ada didalamnya.</p>
<p>Popularitas juga sesuatu yang misterius sama misteriusnya dengan algorithma yang dikembangkan oleh google.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lex dePraxis</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/comment-page-1/#comment-86155</link>
		<dc:creator>Lex dePraxis</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 12:27:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=154#comment-86155</guid>
		<description>Jadi kalau dari segi kuantitas, bagaimana penilaian sebuah website berdasarkan jumlah angka visit yang diterima setiap bulannya?

Adakah tabel umum yang bisa dipakai sebagai tolak ukur? Apakah ukuran website luar negeri bisa dianggap fair jika diterapkan pada website domestik?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi kalau dari segi kuantitas, bagaimana penilaian sebuah website berdasarkan jumlah angka visit yang diterima setiap bulannya?</p>
<p>Adakah tabel umum yang bisa dipakai sebagai tolak ukur? Apakah ukuran website luar negeri bisa dianggap fair jika diterapkan pada website domestik?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ari</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/comment-page-1/#comment-86159</link>
		<dc:creator>Ari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 02:29:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=154#comment-86159</guid>
		<description>Dari milis Marketing Leadership Club:

Saya pribadi sependapat dengan Bpk/Ibu Iim Fahima Jachja,

Jika suatu produk sudah melakukan &quot;heavy campaign via offline&quot; (baik media cetak maupun media elektronik), mestinya masalah awareness bukan lagi menjadi tujuan.

Media internet bisa membuat :

1. Target market benar-benar melakukan pembelian (action) via online
Hal ini tentunya memerlukan back up office yang memadai

2. Mengumpulkan calon pelanggan (dengan data yang spesifik, misalnya alamat e mail, no hp &amp; alamat rumah/kantor) yang dapat didorong untuk melakukan pembelian di kemudian hari. Follow up messages yang dikirim ke rumah/kantor, no handphone (dengan sms) &amp; e mail address tidak dapat dikategorikan spam jika pada opt in form dari situs yang bersangkutan, perusahaan meminta ijin untuk melakukan tindakan promosi selanjutnya.
Tahap selanjutnya : dengan &#039;prospect client database&#039; tersebut dapat dilakukan aktivitas &#039;online CRM&#039;

Sekedar pandangan pribadi. Jika ada yang kurang berkenan, mohon dimaafkan.

Ari
www.AAABisnis. com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari milis Marketing Leadership Club:</p>
<p>Saya pribadi sependapat dengan Bpk/Ibu Iim Fahima Jachja,</p>
<p>Jika suatu produk sudah melakukan &#8220;heavy campaign via offline&#8221; (baik media cetak maupun media elektronik), mestinya masalah awareness bukan lagi menjadi tujuan.</p>
<p>Media internet bisa membuat :</p>
<p>1. Target market benar-benar melakukan pembelian (action) via online<br />
Hal ini tentunya memerlukan back up office yang memadai</p>
<p>2. Mengumpulkan calon pelanggan (dengan data yang spesifik, misalnya alamat e mail, no hp &amp; alamat rumah/kantor) yang dapat didorong untuk melakukan pembelian di kemudian hari. Follow up messages yang dikirim ke rumah/kantor, no handphone (dengan sms) &amp; e mail address tidak dapat dikategorikan spam jika pada opt in form dari situs yang bersangkutan, perusahaan meminta ijin untuk melakukan tindakan promosi selanjutnya.<br />
Tahap selanjutnya : dengan &#8216;prospect client database&#8217; tersebut dapat dilakukan aktivitas &#8216;online CRM&#8217;</p>
<p>Sekedar pandangan pribadi. Jika ada yang kurang berkenan, mohon dimaafkan.</p>
<p>Ari<br />
<a href="http://www.AAABisnis">http://www.AAABisnis</a>. com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Novento</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/comment-page-1/#comment-86158</link>
		<dc:creator>Novento</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 16:21:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=154#comment-86158</guid>
		<description>Visit penting, tapi harus di breakdown lagi... visit seperti apa. Ada yang visit, 5 detik kemudian udah ngabur.  ada yg visit sampai 30 menit. jadi harus diberikan cookie agar dapat dianalisa lbh lanjut. Makin lama berkunjung dan balik lagi sy kira efektifitas site tsb dg sendirinya meningkat, demikian jg probablity awareness.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Visit penting, tapi harus di breakdown lagi&#8230; visit seperti apa. Ada yang visit, 5 detik kemudian udah ngabur.  ada yg visit sampai 30 menit. jadi harus diberikan cookie agar dapat dianalisa lbh lanjut. Makin lama berkunjung dan balik lagi sy kira efektifitas site tsb dg sendirinya meningkat, demikian jg probablity awareness.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hadi</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-communications/jumlah-visit-itu-penting-tapi-whats-next-after-visit-itu-lebih-penting/comment-page-1/#comment-86156</link>
		<dc:creator>hadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 03:49:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virus-communications.com/blog/?p=154#comment-86156</guid>
		<description>Sangat menarik,

tapi dari mana dia dapat klik tinggi? jika direct access tentunya sudah banyak yg sudah tahu tentang dia - awarnes offline oke, jika referral = bisa kesasar bisa juga memang lagi butuh sesuatu sesuai dengan keyword site tsb.

what next? setuju, menarik user jadi member, memberikan fasilitas gratisan salah satu contoh mungkin, dan selanjutnya terserah anda.

jika google ngasi 6GB for mail dengan nyisipi iklan kalau saya..., apa ya...NULL

gitu ya... hehehe
sory agak kaku pakai kata awareness neh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sangat menarik,</p>
<p>tapi dari mana dia dapat klik tinggi? jika direct access tentunya sudah banyak yg sudah tahu tentang dia &#8211; awarnes offline oke, jika referral = bisa kesasar bisa juga memang lagi butuh sesuatu sesuai dengan keyword site tsb.</p>
<p>what next? setuju, menarik user jadi member, memberikan fasilitas gratisan salah satu contoh mungkin, dan selanjutnya terserah anda.</p>
<p>jika google ngasi 6GB for mail dengan nyisipi iklan kalau saya&#8230;, apa ya&#8230;NULL</p>
<p>gitu ya&#8230; hehehe<br />
sory agak kaku pakai kata awareness neh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

