Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Berapa sih harga website?

June 12, 2006
Oleh Iim Fahima Jachja

200310186-001.jpgPertanyaan ini kerap kali muncul ketika saya presentasi tentang internet ke klien, baik direct client maupun biro iklan. Beberapa Account Director di biro iklan menyebutkan kisaran harga dari 5 juta ??????? ratusan juta, tergantung dari seberapa banyak menu dalam website.

Namun, benarkah itu satu satunya point dalam menghargai website?

Ada beberapa point dalam menghargai website. Yang pertama dan paling utama serta menelan biaya tertinggi adalah poin Konsultasi. Poin ini membahas objective dan cara pencapaian objective yang biasa disebut dengan Strategy Komunikasi. Bagian ini menjadi sangat penting karena isi sebuah website seharusnya adalah solusi dari sebuah problem marketing dan komunikasi. Outputnya berupa cetak biru / kerangka yang berisi content menu dan posisi menu di desain, workflow serta navigasi. Lebih detil tentang ini, ada di sini.

Poin kedua adalah desain. Ini merupakan poin penting yang akan membuat sebuah website memiliki personality berbeda dibanding web site lain. Desain yang baik seperti apa? Disinggung di sini.

Poin ke tiga adalah produksi. Ada beberapa hal yang harus diperhitungkan dalam produksi.

1. Kompleksitas websitenya. Seberapa kompleks websitenya? Situs korporat yang isinya hanya profil, produk/solisi dan kontak kami jelas secara teknis lebih sederhana dibanding situs toko online yang memerlukan aplikasi katalog produk, keranjang belanja, sistem pembayaran dan keanggotaan. Sementara itu situs belanja online juga relatif lebih
sederhana dibanding situs komunitas yang penuh dengan fitur online seperti Friendster.
2. Pilihan tampilannya. Akan dieksekusi dengan Flash atau tidak? Jika Flash, maka otomatis pengerjaannya akan lebih lama dan membutuhkan bandwidht yang lebih tinggi. Sudah begitu, pakar Flash di Indonesia tidak sebanyak pakar non Flash. Otomatis biaya produksi berbasis Flash akan lebih tinggi. Flash adalah program yang memungkinkan sebuah tampilan website dengan gerakan animasi yang kompleks.
3. Kebutuhan teknisnya. Pakai database atau tidak? Pakai aplikasi web yang kompleks atau tidak?
4. Kebutuhan infrastrukturnya. Apakah situs ini dirancang untuk menerima puluhan ribu kunjungan per hari atau hanya puluhan/ratusan? Berapa perkiraan bandwidht hariannya? Perhitungan ini untuk menentukan apakah infrastrukturnya cukup dengan hosting atau perlu co-location.

Dari tiga poin tadi, lalu berapa sesungguhnya harga website (yang dibuat sebagai solusi komunikasi, bukan sesuatu yang ??????asal nice to have?????? apalagi ??????for the sake of creative award’) ?

Jika selama ini kita rela menghabiskan uang cukup besar untuk produksi iklan cetak yang hanya tampil sesekali dan tak memiliki kemampuan interaktifitas, loyalitas serta mengumpulkan society, maka kita seharusnya juga bisa memberi harga yang tepat untuk sebuah medium yang bisa dinikmati dalam waktu lama, memiliki tingkat interaktifitas tinggi dan jika di mantain dengan benar, memiliki opportunity besar untuk membentuk society.

At the end, brand is society of users. Siapa yang akan menjaga kelanggengan sebuah brand selain society itu sendiri?

8 Responses to “Berapa sih harga website?”

  1. kania says:

    Kesadaran klien dan biro iklan terhadap pentingnya website memang masih rendah, karena mereka masih berpatokan pada jumlah pengakses internet yang terlalu kecil dibanding TV. Kalau pun ada, masih dianggap sesuatu yang nice to have. Padahal…? kalo dimantain bener bisa jadi sarana sales yang bagu.

  2. Hany says:

    Banyak sebenarnya website di indo yang termantain dengan baik. Contoh tergampang memang detik.com dan swa.co.id, tapi di luar itu masih banyak lagi yang lain seperti indo.com, kafegaul.com, kompascybermedia dll. Ketidaktahuan harga website lebih karena mereka ngga paham dengan manfaat website dan ada apa dibelakang website. Perlu pembelajaran.

  3. kemal says:

    paling geli kalo liat website website produknya Unilever yang katanya mengadopsi ilmu komunikasi 360 degree. Sangat ngga maksimal!!! Ini lah website yang muncul cuma buat ‘nice to have’.

  4. someone says:

    Gue rasa emang agency nya unilever belum pada mudeng manfaat website, makanya account director aja nilai website cuma dari jumlah menu. Huehehehhehe atau emang orang iklan ilmunya tentang dunia online masih pada level basic, karena biasa berkutat di TV, cetak dll? Website buat menangin award? Oh nooooooooooooooooo !!!

  5. Iim-Adhit says:

    Kania,
    betul sekali, website jika dimantain dengan benar secara strategy dan konten, akan bisa menjadi another profit centre untuk sebuah perusahaan.

    Hany,
    Mari kita menebar pengetahuan bersama, pak!

  6. Iim-Adhit says:

    Kemal,
    Seharusnya istilah komunikasi 360 derajat adalah bentuk komunikasi yang setiap mediumnya dimanfaatkan secara benar dan memberi efek yang maksimal. Jika pengerjaannya hanya demi melengkapi circle 360 derajat ya efeknya juga seadanya dan terkesan ‘nice to have’

  7. bhidayat says:

    saya termasuk pemula di urusan web project, pernah punya pengalaman sewaktu presentasi di awal2 terjun, cerita singkatnya: sy tawarkan ke CEO hotel kelas bintang 2 promo web hotelnya dengan tawaran 3 jeti untuk empat page. setelah ngalor-ngidul presentasi… “ya udah mas, gimana kalo saya pesen 1 page aja. jadi kan harganya 3 jeti dibagi empat kan?”…
    dalam hati saya: “udah cape2 tiga tahun kuliah desain, trial-error nyobain program, nawarnya kaya mau beli gula pasir..”
    dengan lapang dada sy coba jelasin lagi apa ntu web n proses dibalik pembuatannya..beliau cuma bilang..”oh begitu ya mas…”, “he..eh.. bu”

  8. dewi utari says:

    Hey .. pls contact me at utaridewi@aed.or.id, I am interesting to make a website…

    wait for your info

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih atas apresiasinya, semoga kampanyenya sukses!

  • Andi Primaretha: - Betul Mas Wahyu, saya juga selalu menganggap internet sebagai Universitas...

  • hdtv mount: - sangat menarik. saya sangat terinspirasi oleh tulisan anda. Tampaknya kampanye...

  • wahyu awaludin: - menarik, mas.. memang kita harus memilah-milah data supaya gak pusing sendiri....

  • Tonton: - setuju bangeeet, memang harus segala macam teknik marketing, harus juara. terimakasih,...

  • andina: - thanks infonya mas Andi

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting