Semakin banyaknya biro iklan yang menyadari pentingnya kampanye iklan 360 derajat, membuat semakin menjamurnya temporary website seperti yang dilakukan Close Up, Walls, Clear, atau jika di luar negeri seperti yang dilakukan Trojan, Burger King, Dove dan masih banyak lagi.
Selama ini, selain membuat konten yang menarik dan relevan dengan kebutuhan target audience, cara paling standart yang dilakukan biro iklan untuk meningkatkan hit ke website adalah dengan mengiklankannya di mana mana. Mulai dari billboard, TVC, POS, Print Ad sampai Radio.
Tak salah. Tapi ternyata tak cukup hanya itu.
Membuat website sering dikunjungi, juga terkait dengan perencanaan teknis di belakangnya. Perencanaan atau Web Plan ini biasanya hanya dilakukan oleh sebuah Web Consulting yang perusahaannya memiliki Web Architect, Web Programmer, Web Designer, dan tim Marketing Communication. Out put dari Web Plan adalah sebuah cetak biru yang menjadi landasan pembangunan sebuah website.
Ibarat menciptakan figure manusia, tugas Tim Marketing Communication adalah merumuskan figure apa yang ingin dimunculkan, mengapa sosok ini harus muncul, apa manfaatnya untuk orang lain, seperti apa personalitynya, bisa apa saja, bagaimana cara memperkenalkan sosok ini kepada public, menu apa saja yang dimunculkan, menu apa yang menyusul dll yang semuanya dituangkan dalam Communication Plan.
Berdasar brief dari Tim Marketing Communication, Web Architect kemudian menyiapkan kerangka tubuhnya sehingga sosok tersebut mudah bergerak (navigasi web). Mis: Figur yang dilahirkan adalah seorang yang friendly. Maka Web Architect membuat kerangka tubuh yang memudahkan sosok ini bolak balik menambah teman, ngobrol dengan teman, melihat teman lama, mengundang teman baru, mengucapkan salam kepada kenalan baru dll.
Berdasar kerangka tersebut, Web Designer menciptakan kulit/tampilan. Design web yang benar bukan semata mata soal art direction. Perlu pemahaman konsep figure yang ingin ditampilkan, pemahaman kerangka tubuh seperti yang sudah diciptakan Web Architect, dan pemahaman perilaku target audience ketika online. Hal ini lah yang akhirnya membuat masing masing design web memiliki personality.
Web Programer kemudian bekerja mensinkronkan kerja kerangka tubuh dengan lapisan kulit. Caranya adalah dengan menciptakan system aliran darah yang lancar sehingga gerakan tubuh bisa smooth.
Hasil kerja 4 team tersebut yang akhirnya bisa membuat sebuah website mudah diakses sehingga memperbesar opportunity dikunjungi konsumen seperti detik, swa, friendster dll.
So, Ingin website Anda dikunjungi banyak orang? Awali dari Communication Plan dan Web Plan!
Beberapa hal yang bikin sebuah website menarik dan semakin dikunjungi antara lain adalah tersedianya informasi yang selalu up-to-date dan tingkat interaktif yang tinggi dengan konsumen.
Ini sesuai dengan sifat dari media internet sendiri yang menjadi sumber informasi bebas secara cepat serta tingginya interaksi dengan pengguna (konsumen bersifat aktif dan tidak pasif).
Mbak Iim Fahima,
Sehubungan dengan topik di atas, saya ingin minta pertimbangan tentang layanan yang ada di website saya.
Sebenarnya saya mempunyai 3 layanan yang saya andalkan, yaitu : Software, Web RSS Reader dan Web Proxy. Saya yakin ketiganya mempunyai pangsa pasar sendiri-sendiri. Memang saat ini sangat jauh dengan konsep yang mbak tuliskan di atas, karena memang selama ini fungsi dari 4 tim tersebut saya sendiri yg kerjakan.
Lha.. yang ingin saya tanyakan di sini, bagaimana strategi pemasarannya dan cara meningkatkan hit pengunjung, apakah perlu saya buatkan satu domain utk masing2 layanan atau saya buat dalam satu domain dengan 3 menu layanan.
Mohon saran dan kritikannya.
Mas Agus,
Meski ketiga produk itu menurut Anda punya pangsa pasar sendiri-sendiri, tetapi semuanya bisa digolongkan sebagai peranti lunak (software). Pemasarannya sebaiknya melalui satu pintu, di website yang sekarang. Saran saya, websitenya dirancang ulang agar lebih efektif. Saat saya masuk ke website Anda hari ini misalnya, saya tidak mendapat kesan itu website software house yang dikelola secara profesional. Contohnya, tidak ada menu kontak kami. Memang ada info alamat dan kontak, namun tersimpan di dalam about us.
Coba pelajari website software house yang lain, misalnya Pratesis untuk memperbaiki situs web mas Agus.
Senang membaca blog ini, terutama postingan tentang website. Akhirnya ada juga yang bisa menyampaikan bahasa teknologi dengan bahasa komunikasi yang mudah dicerna. Congrats!
Tantangan orang orang IT adalah memindahkan bahasa teknologi ke bahasa konsumen. Alhamdulillah jika dianggap tulisan tulisan tentang teknologi (website) di blog ini cukup berhasil mentransfer itu semua.Virus Communications memang gabungan orang dari orang orang yang paham teknologi dan komunikasi.
Dalam beberapa hal web development kadang melupakan yang namanya content management, dan terlalu fokus pada masalah teknis seperti desain dan programingnya.
Padahal content management ini sangat berpengaruh untuk bisa menentukan cara pikir dan arah website apalagi jika berupa website community atau portal
Dear mas Bain
Betul sekali, content management seringkali menjadi elemen kesekian yang dipikirkan oleh pemilik web site, padahal itu merupakan faktor penentu apakah user akan balik lagi atau tidak. Terimakasih tambahan inputnya!
Terimakasih atas infonya. Kebetulan kami saat ini sedang mengelola sebuah website pariwisata pemerintah. Terus terang mungkin masih jauh dari sempurna, namun kami menyadari bahwa pariwisata mrpkn “objek” yang harus dipasarkan dan salah satu strateginya adalah melalui web. oleh sebab itu kami masih mencoba belajar dan butuh banyak masukan. Tolong dong dievaluasi… Terimakasih ya sebelum dan sesudahnya