Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Online Advertising: Yang Wajib dan yang ’Sunah’

September 23, 2008
Oleh Iim Fahima Jachja

Dalam menjalankan online advertising, ada hal-hal yang sifatnya wajib dipahami karena merupakan hal yang basic dan harus dipenuhi untuk tercapainya impactful online advertising. Juga ada yang sifatnya ‘sunna’ alias kalo ada akan sangat bagus, tapi jika tidak maka fungsi online itu pun akan tetap berjalan. 

Elemen yang wajib itu adalah:

1. Pemahaman online user behavior.  Kalau ngga paham hal satu ini, bagaimana bisa mendevelop content yang bikin online user jatuh cinta?

2. Pemahaman online  user experience. Pernah dengar kalau 80% user meninggalkan site karena sitenya ngga nyaman alias membingungkan atau pun susah dibuka? Ini karena dibuat tanpa pemahaman online user experience. Sounds technical? Mungkin. Padahal TIDAK.  Membangun site dengan berdasar pemahaman user experience itu hal yang sangat strategic dan harus berdasar pada pemahaman strategy marketing. Sebuah objektif marketing tidak akan pernah tercapai di online tanpa adanya development yang strategic alias berdasar pada pemahaman online user behavior. Sebuah toko berliandi US berhasil meningkatkan penjualan secara online hingga 80% setelah memperbaiki user experience site-nya.

3.  Pemahaman online media. Ini lebih besar dari sekedar sebaiknya pasang banner di media apa, tapi juga perilaku konsumen ketika browsing, apa yang mereka buka pertama kali,  apa fokus perhatian mereka, dari site A biasanya konsumen pindah ke site apa, media baru apa yang tumbuh dan potensi apa yang bisa dimanfaatkan  dll. Luas sekali pembahasan soal media online, memang. tapi dengan paham ini, kita bisa menghemat biaya media exposure dalam jumlah signifikan.

Yang sunnah?

Saya tulis dalam postingan selanjutnya….

7 Responses to “Online Advertising: Yang Wajib dan yang ’Sunah’”

  1. Driantama says:

    Penasaran sama yang sunah, masih berusaha mencerna yang wajib :D

  2. Idekusaja says:

    Media online saya pikir ya cuma pasang banner, makanya analisanya seperti media cetak atau TV saja. TA nya siapa, ratting (visitor) nya berapa….ternyata ngga ya hehehehe

  3. herdiyansaksono says:

    bu / pak saya akan mengutip dari ibu-ibu yang sukses membuat saya melek financial yaitu ligwina hananto, yang penting adalah “tujuan lo apa?”
    padahal saya sampai sebel mendengarkan tagline-nya, tapi itulah menurut saya yang paling penting untuk menjalankan so called online-marketing, hmmm itu berarti yang wajib yah?

  4. Jhonatan says:

    Halo mas & mbak,

    Bagaimana pendapat Anda tentang website perusahaan saya ini yang bergerak dibidang entertainment? Mohon masukan.

    tx

    Jhonatan

  5. deni says:

    wah… pengetahuan baru nih..
    trims info nya bro..

    salam hangat,
    deni

  6. Online Advertising = Iklan Online kan? Koq rasanya tips2nya lebih cocok untuk penggunaan media online?

  7. [...] menulis di sini apa yang wajib, sekarang waktunya membahas yang sunnah alias kalau dilakukan akan sangat bagus tapi [...]

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih atas apresiasinya, semoga kampanyenya sukses!

  • Andi Primaretha: - Betul Mas Wahyu, saya juga selalu menganggap internet sebagai Universitas...

  • hdtv mount: - sangat menarik. saya sangat terinspirasi oleh tulisan anda. Tampaknya kampanye...

  • wahyu awaludin: - menarik, mas.. memang kita harus memilah-milah data supaya gak pusing sendiri....

  • Tonton: - setuju bangeeet, memang harus segala macam teknik marketing, harus juara. terimakasih,...

  • andina: - thanks infonya mas Andi

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting