Pemasangan banner di media-media online masih menjadi primadona bagi advertiser Indonesia. Mereka berlomba lomba antri pasang iklan di detik, bisnis, yahoo dan media-media besar lainnya. Padahal, jika objektifnya mengundang visitor/klik, banner efektifitasnya rendah.
I am not saying banner ngga efektif atau ngga penting. Sangat penting, malah. Dan sebaiknya jika memang punya budget berlimpah, silahkan berhura-hura pasang banner di portal yang sesuai TA karena banner juga berfungsi sebagai sarana awareness dan somehow juga bisa digunakan sebagai sarana menyampaikan ke publik bahwa sebuah campaign yang sedang di jalankan adalah campaign yang legal.
Tapi, again, jika objektifnya mengundang visit dan menciptakan viral, taktik banner saja jauh dari cukup.
What do you think?
Trus yang efektif apa dong mbak?
Bosen liat iklan banner,soalnya banner itu mengganggu! Tapi lay out detik udah mendingan ya dengan mengurangi banner
Kalau di website 3 itu ngga penting ah… :p
Serius ya… Kembali lagi ke objectivenya, misalnya SEO dan banner itu 2 hal yang berbeda, dari sisi marketingnya juga berbeda antara pull dan push, sering kali orang bingung mana yang lebih baik, tentu saja jawabannya adalah semuanya baik yang berarti jika bisa melakukan semuanya akan lebih baik lagi.
Contoh banner untuk brand2 yang memang perlu menonjolkan visual yang bagus seperti mobil, handphone, lcd dan produk2 yang high end yang diharapkan bisa menarik user karena memang displaynya yang WOW akan lebih efektif ketimbang sekedar text. Apalagi kalau dibannernya bisa langsung demo feature demonya, tentu messagenya akan lebih mengena jika memang itu tujuannya.
Kalau masalahnya budget yah mesti mikir lagi deh mau gimananya.
sedikit menyinggung masalah banner, dan keterbatasannya, mungkin kita perlu melirik istilah “rich media” pada banner2 “jaman sekarang”, yang memungkinkan kt memasukan konten2 multimedia menarik dan bahkan game kedalam banner…
tapi sayang nya masih belum banyak banner2 lokal yang menggunakan metode ini dikarenakan masalah bandwidth kali ya…
untuk melihat2 lebih banyak “kemungkinan2 baru” yang dapat diaplikasikan pada banner yang menggunakan konsep rich media ini mungkin bisa dilihat di http://www.eyeblaster.com
bukan promosi loh, sekedar berbagi aja, siapa tau bisa melengkapi pengetahuan.
Andy, agree with contoh HP, mobil dll.
Mungkin harus dilhat perkembangan industri telekomunikasi dan informasi di Indonesia supaya lebih objective. Key drivers for online growth di Indonesia salah satunya ditandai oleh pertumbuhan Internet Usage, semakin terjangkaunya internet cost, perkembangan akses komunikasi data yang menjadi salah satu parameter penetrasi internet usage yang bergerak naik. Bisa dilihat juga dari perkembangan gadget2 yang mengkonvergensikan fungsi web yang memberikan experience berbeda dalam mengakses informasi web based. Saya rasa masih banyak aspek2 lain
Dalam kaitan iklan online, perlu dilihat juga bahwa web seperti Detik.com, Facebook, , RapidShare, Kaskus , YouTube, Friendster, yahoo, merupakan bagian Top 20 Most Visited Sites di Indonesia, ditambah lagi dengan pertumbuhan ceb2 community sehingga ini adalah potential market. Tetapi juga harus dilihat segmentasi dari internet usernya (segmentasi, demographic, sex, user database,time of placement,dll) termasuk juga statistik, hit, click, time of visit, search engine index, dll , sehingga iklan tersebut bisa di ukur efektif apa tidak..dan bukan hura2/ membuang budget, para Ad Agency pun juga punya Action Plan.
Hal ini juga berlaku untuk site/microsite yang tidak menggunakan online campange tetapi mengadalkan Viral, WOM,SEO, dll
Perkembangan Web 2.0 yang lebih mengarah kepada Rich User Experience semakin menajamkan karakteristik user/user database , sehinnga user behaviour bisa diukur dan campaign tersebut bisa di Planning lebih matang.
SEO to Web
Banner to Microsite
Banner to Official web/brand websites
VIral to Microsites
Microsites to online form
dan mechanism dari online marketing lainnya
ya kalau ada Online Ad harus ada link ke website/microsite nya, dan lebih bagus kalau di support oleh campaign lainnya, tapi tergantung objectivenya..
Pada akhirnya Key Performance Index untuk Online Marketing tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, harus ada integrasi dengan aktifitas lainnya, saya rasa online marketing dalam hal ini banner ad tetap punya satu tujuan yaitu Traffic, impact and of course strong awareness dan semuanya harus bisa ukur… Oh, ya, research is more important
Salam
Rahmat H
Iklan pake banner “cepat kaya” masih terbilang efektif tuh
Saya rasa tergantung audience juga.
Tapi memang pada umumnya banner2 lokal kurang “menarik” dan minim interaksi. Seperti yang Ondi bilang, kalo bisa Rich Media mungkin lebih fun dan mengena.
Salah satu yang tertinggal dari dunia barat? hmm…
Perlu diketahui juga sekarang udah ada add on Firefox yg memungkinkan penggunanya bisa browsing tanpa keganggu banner apa pun…
Saya rasa banner masi menjadi solusi yg efektif untuk saat ini tergantung bagaimana kita membuatnya dan memasarkannya tepat ke audience yg dituju. tp yang pasti harus menarik jgn hanya kata2 saja…
[...] sedang membangun brand awareness atau meningkatkan penjualan melalui online media. Diskusi mengenai penting atau ga pentingnya banner juga menarik untuk diikuti, mengingat banner saat ini menjadi andalan beberapa portal besar untuk [...]
Yang saya tahu fungsi dari banner adalah media komunikasi yang simple, attracting users for direct langsung ke website. Jika banner tersebut mempunyai suatu fungsi untuk users, mungkin users akan click banner tersebut, bukan direct ke website melainkan suatu program aplikasi yang bisa digunakan oleh users (free download), bisa berupa games offline, atau RIAs (Rich Media Application) atau web application. Jadi tidak hanya sebagai pajangan belaka walaupun designnya bagus, full animasi, dll.
Sepakat dengan Om Gia, bahkan tidak mutlak redirectnya ke website,
SE index to Web, Banner to Microsite, Banner to Official web/brand websites, Viral to Microsites, banner to downloable apllication dll. Semuanya itu merupakan salah satu strategi/ mechanism (how to reach the user) dari online marketing yang semuanya tergantung dari objectivenya
Intinya, kita nggak bs bilang efektif apa tidak, worth it apa enggak, kalau tidak ada research, objective, analisa, planning serta data-data statistik web trafficnya, apa ada impactnya sama sales/ brand nya secara offline, saya pikir banyak case-case Lokal yang baik kok Mba,
http://www.stopmerokok.com, http://www.pedulikolesterol.com adalah salah satu bentuk strategi dan kejelian Pfizer thdp market Indonesia, Anda bisa lihat semua activitynya berjalan hampir disemua channel/ lini bahkan sampai ke tahap brand activation and the endnya adalah Pfizera akan merkomendasikan suatu solusi kesehatan dgn salah satu product mereka.
Krn topiknya adalah Banner Ad, maka http://www.stopmerokok.com se-pengamatan saya pembelajaan di media onlinenya cukup besar dan terus trg saya nggak bisa komentar efektif atau enggak krn nggak punya datanya Mba.
Hal ini berlaku terbalik dengan http://www.pedulikolesterol.com yang menerpa audience dgn TVCnya dan se-pengetahuan saya iklan onlinenya belum ada..
Kalau menoleh pada case Printer HP (Virus) jelas sekali kalau Target Market dan Target Audiencenya berbeda dengan http://www.stopmerokok.com, http://www.pedulikolesterol.com, krn nya strateginya pun jelas berbeda..
note
more case and discussion di “Making Your Online Advertising Works Learning from Indonesian Cases”
Coba dibaca baik-baik postingan saya, dalam konteks apa saya bicara ‘kurang efektif’.
Soal tidak bisa bilang efektif/tidak harus berdasar riset dan analisis, ya itu satu hal yang mutlak lah! Ngga mungkin saya bicara tanpa ada finding dan analisis sebelumnya. So, sampai jumpa di seminar online advertising, ya.
Just give some inspiration
, sebuah tool untuk mengetahui users behavior ketika meng-click di halaman website, check this out –> http://www.labsmedia.com/clickheat/index.html
[...] sedang membangun brand awareness atau meningkatkan penjualan melalui online media. Diskusi mengenai penting atau ga pentingnya banner juga menarik untuk diikuti, mengingat banner saat ini menjadi andalan beberapa portal besar untuk [...]
pasang banner sbg brand awareness, setuju2 aja sih. Tapi, sebenarnya bukan hanya itu dan esensinya lebih dari itu. Di era dimana kecepatan informasi sangat dibutuhkan, dan kala para konsumen enggan untuk berjalan2, menelpon beberapa perusahaan untuk mendapatkan informasi produk, maka website adalah salah satu alternatifnya. Tinggal ketik saja di ‘mr.google’, maka informasi itu tersedia, lbh bagus lg jika banyak yg mengkait, terutama jika website yg mengkait cukup terpercaya. Tanpa sungkan mengunjungi website produk sejenis, ini akan sangat memudahkan konsumen memilih produk dan secara ‘tidak langsung’, bila mampu mengemas website dg konten yg informatif & helpfull,maka produk anda bisa sangat dipercaya, walaupun untuk membeli kembali lg ke ‘segmen pasar’ pembaca.