Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Ketika Politisi Kita Terpikat Online Campaign Barack Obama

July 20, 2008
Oleh Iim Fahima Jachja

Membaca tulisan Kompas minggu 20 Juli 2008 yang membahas tentang memoles citra para politisi agar tampil manis di mata publik, ada point menarik yang patut kita catat yaitu mulai dimanfaatkannya online sebagai salah satu medium yang digarap secara serius untuk menarik simpati publik. Jika selama ini kampanye politik dipenuhi dengan gaya komunikasi traditional yang satu arah lewat iklan TV dan media cetak, maka kali ini kampanye akan lebih hidup dengan adanya medium interaktif online.

Dimanfaatkannya online oleh para politisi kita, merupakan hal yang terprediksi.? Selain faktor kesadaran bahwa online mempunyai pengaruh besar dalam membentuk opini publik, juga karena dipicu oleh success story Barack Obama dalam mengumpulkan puluhan juta pendukung dengan memanfaatkan YouTube serta jaringan sosial Facebook.

Silahkan log in ke Youtube dan ketik nama Barack Obama, maka akan muncul puluhan video pendek yang berisi pidato-pidato pentingnya, video parody hingga video yang sengaja dibuat khusus oleh para penggemarnya. Silahkan juga mencari nama Barack Obama di facebook dan bergabunglah dengan ribuan penggemarnya yang lainnya. Selain di dua jarinagn itu, Obama juga memiliki official website yang didalamnya tersedia blog, news, event hingga merchandise yang bisa dibeli dan digunakan untuk menyatakan dukungan. Obama juga melakukan kampanye simpatik di websitenya tersebut dengan memasang banner bertuliskan ‘Thank You Senator Hilarry’ yang didalamnya terdapat copywriting yang sangat menyentuh dan respectful berbunyi:

Join our National Movement for Change

Senator Clinton made history over the past 16 months — not just because she has broken barriers, but because she has inspired millions of Americans with her strength, her courage, and her commitment to causes like universal health care that make a difference in the lives of hardworking Americans.

****

YouTube, Facebook, blog maupun official website memang merupakan senjata ampuh untuk mendekati, berinteraksi, mempengaruhi dan membentuk opini publik. Namun itu semua hanya akan menjadi senjata yang tumpul, dan bukan tidak mungkin malah senjata makan tuan, jika tidak didasari oleh strategy yang tepat.

Terinsiprasi oleh Obama sah-sah saja, tapi sangat tidak disarankan untuk semata-mata mengcopy apa yang dilakukan tanpa pemahaman yang kuat tentang strategy besar dibelakangnya dan strategy dalam memanfaatkan media online. Itu dua hal yang berbeda. Yang juga wajib dicatat, pertarungan di online jauh lebih keras dibanding dengan Anda membuat iklan-iklan di media satu arah. Bersiaplah menghadapi kritik pedas hingga caci maki maupun argumen-argumen cerdas yang bukan tidak mungkin mematahkan argumen yang Anda berikan dan membuat publik yang semula simpati menjadi antipati dengan Anda.

Itulah realitas komunitas online yang memang terbiasa dengan komunikasi transparan, terbuka, logis, ngga basa basi. Di online lah kecerdasan para politisi benar-benar teruji. Dan untuk mengantisipasi itu, sangat ceroboh jika masuk ke online tanpa disertai strategy dan pemahaman insight komunitas konsumen online secara kuat.

Langkah yang dilakukan Rizal Malarangeng dengan memanfaatkan Youtube untuk meng-upload iklan TVC? nya masih jauh dari yang dsebut strategis dan belum memaksimalkan potensi YouTube, Begitu juga yang dilakukan Fadjroel Rachman via Multiply , atau pun Yuzril Ihza mahendra lewat www.yusril.ihzamahendra.com. Tapi mudah-mudahan, seperti kata Rizal di Kompas, ini semua baru introduction. Mudah-mudahan juga, introductionnya ngga kelamaan, Keburu basi.

Last but not least, dibalik kesuksesan online campaign Barack Obama, ada strategy besar yang melatarbelakanginya. Jangan hanya melihat kulit luar dan mengopi mentah-mentah. Senjata akan menjadi bermanfaat jika kita tahu bagaimana cara menggunakannya.

9 Responses to “Ketika Politisi Kita Terpikat Online Campaign Barack Obama”

  1. Sependapat dengan team Virus.

    Obama sangat cerdas, banyak pendukungnya, dan memanfaatkan media online dengan cerdas pula, dimana dia menyadari bahwa media online adalah media komunikasi yang bisa menjadi dua arah dengan segala potensi positif untuk kampanyenya.

    Jika Obama ada Blue State sebagai secret digital weaponnya, saya penasaran siapa agency digital di Indonesia yang menghandle kampanye partai politik tersebut dan seperti apa strategy yang mereka lakukan?

    Lalu apakah Virus sudah ada pembicaraan ke arah sana? atau bersediakah Virus Team mengambil tantangan tersebut jika ditawari? Strategy apa yang kira2 diambil? hope you guys can share here… :)

    “Andy OrangeMood is Online Advertising & Business Consultant”

  2. Artikel yang cukup menarik, tapi mba Iim lupa men-state bahwa Obama juga mendapat suntikan dana kampanye yang sangat besar dari para pendukungnya ‘all over the world’. Ini lah yang menurut para pakar merupakan suatu fenomenal fantastis dimana Obama sebagai public figur disponsori oleh public yang memang menginginkan dirinya menjadi Presiden Amerika selanjutnya.

  3. Tambahan, dana yang dimaksud diatas adalah dana yang digalang oleh para pendukung Obama melalui situs resmi barackobama.com

  4. Jusananda says:

    Kalo ber-iklan ( KAMPANYE ) terbatas di Internet, kurang maximal dech hasilnya. Karena dari 200 juta manusia dewasa Indonesia, brapa persen nyambung Internet?
    Ambil 20 juta atau 10%-nya, berapa dari mereka yang ngakses dan nge-klik iklan kita?
    Bagaimanapun, kalo mau kondang di Indonesia, nomor satu tetep lewat TV, nomer dua lewat KORAN, nomer tiga, lewat panggung dangdut!!

    http://www.jusan4president.co.cc

  5. Kalo liat webnya obama, pendukung yang mau dapatkan kaosnya harus membeli seharga 20 dollar, di Indonesia untuk mendapatkan kaos gak perlu beli.

    Menurutku ada banyak banget perbedaan kampanye di Amrik sana dengan di Indoneisa

    Tapi apapun itu .. pantas dicobalah berkampanye lewat internet. Buat bu Iim ini sebagai kumpulan studi kasus ya bu ..

    salam
    Ferri Iskandar
    http://www.thetrekkers.com

  6. dejavu says:

    kayaknya Indonesia bisa mencoba sistem trenet/online buat kampanye2 politiknya, sehingga kita2 yg di dunia maya bisa lebih dihormati karena udh lama bermain di sistem ini….hehehe

  7. [...] 11, 2008 · No Comments Kalau tulisan ini dan ini lebih menyoroti bahwa beberapa iklan politik online Indonesia hanya sekedar menjimplak iklan [...]

  8. miets says:

    Mari kita lihat seberapa cerdas para capres ini, kita nantikan gebrakan mereka di web republik-kita.com..

  9. selamat martua says:

    dua tahun sudah tulisan ini, namun strategi komunikasi yang cerdas dan ditunggu-tunggu belon nampak.Banyak pilkada dan lain sejenisnya yang terus berlangsung di Indonesia tetapi media offline yang kental dengan unsur “fake-nya” masih dijadikan idola. Sayang memang… andaikan mereka mengerti bahwa inilah saat yang tepat membangun brand lewat social media yang inspiratif ini.

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih atas apresiasinya, semoga kampanyenya sukses!

  • Andi Primaretha: - Betul Mas Wahyu, saya juga selalu menganggap internet sebagai Universitas...

  • hdtv mount: - sangat menarik. saya sangat terinspirasi oleh tulisan anda. Tampaknya kampanye...

  • wahyu awaludin: - menarik, mas.. memang kita harus memilah-milah data supaya gak pusing sendiri....

  • Tonton: - setuju bangeeet, memang harus segala macam teknik marketing, harus juara. terimakasih,...

  • andina: - thanks infonya mas Andi

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting