Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Buat Apa Bikin Komunikasi 360 Degree Kalau Ngga Bermanfaat?

March 16, 2008
Oleh Iim Fahima Jachja

Seorang teman saya sangat tergila-gila dengan komunikasi 360 degree campaign, yaitu sebuah komunikasi yang melibatkan semua medium dari mulai cetak, radio, TV, internet hingga mobile.

Sebagai sebuah strategy komunikasi yang berusaha mendekati konsumen dengan memanfaatkan setiap channel komunikasi, konsep 360 degree ini memang ampuh. Namun, menurut saya, pemanfaatan setiap chanel itu juga harus disertai measurement yang jelas sehingga bukan asal channel-nya lengkap tapi memastikan bahwa setiap chanel harus membawa manfaat yang significant.

Seperti misalnya, saat ini banyak konsultan komunikasi yang mulai merambah medium online dan mobile. Namun ketika ditanya, mengapa komunikasinya di online dan mobile tidak tergarap dengan baik yang dibuktikan dengan tingkat partisipasi di online yang rendah serta sms yang tak lebih dari sebuah spam, konsultan komunikasi kemudian berkelit dengan jawaban ‘ lihat hasilnya secara keseluruhan’ atau ‘yang penting sales naik’

Melihat hasil campaign secara keseluruhan memang adalah hal yang wajib dilakukan mengingat setiap campaign memiliki objektif yang telah disepakati. Begitu juga dengan naiknya sales. Buat apa bercampaign kalau ujung-ujungnya tidak menaikkan sales, bukan?

Tapi menurut saya, kita juga tidak bisa berkelit begitu saja dibalik kalimat ‘lihat hasil campaign secara keseluruhan’ karena harusnya setiap medium membawa manfaat atau memiliki peran dalam menyumbang kesuksesan. Kalau memang tidak menguntungkan, ya either harus diperbaiki atau tidak memakai medium itu sama sekali. Bukan malah ngeles!

10 Responses to “Buat Apa Bikin Komunikasi 360 Degree Kalau Ngga Bermanfaat?”

  1. khoivin says:

    setuju banghettt, 360??? comms kan bedasar dari habit market (target komunikasi) yang coba disentuh, kalo emang market yang dituju nggak pernah pake internet knapa musti pake media ini. buat jalanin strategy ini yang penting kenali dulu targetnya yang pasti kebiasaanya baru deh mikir medianya. kalo kata mbah O .. touch point …. bener gag mbak im/mas adhit? koreksi kalo gueh salah …

    kalo ngomong respon media yang rendah, sebenarnya banyak hal yang mempengaruhi, misal mungkin creative nya terlalu garing, ato mekanisme aktivitasnya yang terlalu susah, nggak memberikan market nilai benefit lebih untuk ikutan…

    kalo bicara soal “ngeles” yah positifnya itulah jawaban seorang pembisnis sejati halah. merekomendasi untuk pake media apapun buat menaikkan sales bisnisnya ndiri …
    hehehe .. peace, coba tanya temennya bener gag??? hihihihi

  2. [....saat ini banyak konsultan komunikasi yang mulai merambah medium online dan mobile...]

    Mungkin supaya hasilnya lebih mak nyuus, mestinya mereka sewa Virus kalau mau bikin online campaign.

  3. iqranegara says:

    [??????.saat ini banyak konsultan komunikasi yang mulai merambah medium online dan mobile??????]

    karena target marketnya mulai betah selancar di dunia datar ini

  4. Sering banget ketemu agency yang begitu, cuman pas dengerin ya cuman manggut2, soalnya berusaha menghargai ide mereka dan memang saat itu merupakan tanggung jawab dan peranan mereka disana. sedangkan porsi saya sendiri masih sebatas media placement(remember, sometimes just because you can, doesn’t means you should kan? :) )

    Lain hal kalau client/agency nya minta pendapat saya secara total. :)

    by the way 360 Degree ngga cuman di offline kok, di online juga bisa… ada yang tahu maksudnya 360 degree di online?… *kalau yang pernah lihat presentasi saya pasti tahu maksudnya :) nanti saya akan sharing di blog imid deh.

    “Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant”

  5. Alex says:

    Sepertinya memang jarang atau malah ngga ada komununikasi 360 degree yang sukses di semua medium. Tapi bener, mustinya jangan ngeles dengan alasan ‘lihat hasil secara keseluruhan’, karena kalo ada medium yang ngga efektif, sebaiknya ya di efektifikan atau kalo ngga bisa ya di cut aja

  6. herdi says:

    komunikasi 360* dibuat untuk “mengepung” target market.
    Lebih melihat pasar sebagai sasaran tembak dan harus menggunakan strategi perang dengan segala “senjata” pada setiap sisi dan sudut. Tentu cocok bila budget marketingnya unlimited.

    Memang paling tepat langkah pertama hanya 1,
    Cari insight target market, alias kumpulkan data selengkap mungkin.
    Baru susun strategi. Daripada “pelor”-nya abis kemana-mana.

  7. yeem says:

    Bagaimanakah untuk budget yang pas-pasan ato gakada sama sekali, haruskan lewat yang diatas atau lewat internet.

    Ty mbak iim.

  8. rendy says:

    setuju mbak, makanya sebalum bikin komunikasi 360 degree kita perlu ngejelasin media role-nya apa. jangan sampe kita ga punya alasan kuat make media tertentu. yg pada akhirnya malah jadi percuma karena ga efektif dalam mengepung target market kita yg niatnya dari segala penjuru.

  9. Iim-Adhit says:

    # Yeem,

    Point basic yang harus dipahami adalah, konsumen Anda perilaku dan media consumption-nya seperti apa. Ga ada budget? Ya guerilla saja…

  10. Bechman says:

    Kalau gue siy merasa ngga butuh 360 lah.
    Garap aja Online dan Mobile secara lebih fokus utk mendukung konvensional strategi, hasilnya dijamin bisa lebih amaze daripada cuma konvensional punya.

    Ini bukan pendapat gue krn gue Provider SMS loch…
    Tapi dilihat dari Kemampuannya Menghimpun Database Potensial. Coba kalau cuma ATL apa iya akan dapat seinteraktif dan langsung direct touch tuch. Disamping itu costing investasi utk mobile dan online strategy itu tidak akan membuat brand ketergantungan, karena database yg akan didapat, sehingga next time garap aja via internal source baik utk Direct Mail, Telemarketing, dsb. Erat kaitannya dgn Future Budgeting right??

    Ayo… ayo.. SMS Blast dan Premiumnya dipilih-dipilih …
    =)) hueheheheee….
    Btw, Mba Iim dan Mas Ahit YM nya apa siy??

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih atas apresiasinya, semoga kampanyenya sukses!

  • Andi Primaretha: - Betul Mas Wahyu, saya juga selalu menganggap internet sebagai Universitas...

  • hdtv mount: - sangat menarik. saya sangat terinspirasi oleh tulisan anda. Tampaknya kampanye...

  • wahyu awaludin: - menarik, mas.. memang kita harus memilah-milah data supaya gak pusing sendiri....

  • Tonton: - setuju bangeeet, memang harus segala macam teknik marketing, harus juara. terimakasih,...

  • andina: - thanks infonya mas Andi

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting