Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Majalah Mix: eMarketing Sangat Strategis di Masa Sulit

August 20, 2008
Oleh Nukman Luthfie

Edisi terbaru majalah MIX yang terbit 11 Agustus 2008 membahas tema menarik. Yakni Marketing Plan in Downturn Economy. Karena ekonomi diperkirakan memburuk tahun depan, MIX mengundang banyak pakar untuk menggali bagaimana strategi marketing tahun depan. Apa saja yang akan dilakukan para marketer? Promosi apa yang akan mereka andalkan untuk melakukan penjualan? Bagaimana dengan peluang pemasaran non-tradisional?

Saya termasuk salah satu yang dijadikan narasumber. Barangkali, itu sebabnya wajah saya ikut muncul di cover majalah MIX. Ini untuk pertama kalinya saya jadi cover majalah. Sebelum-sebelumnya hanya nulis kolom atau menjadi nara sumber dari sebuah artikel. Alhamdulillah, kali ini sedikit naik pangkat: ada di cover majalah bersandingan dengan para marketer top seperti Hermawan Kartajaya, Amalia Maulana, Sumardy, Janoe Arjanto, Godo Tjahjono, Johanes Loman dan Nina Agustriana. Saya satu-satunya yang mewakili pemasaran non-tradisional, terutama Internet.

Di bawah ini analisa saya yang dimuat di MIX.

Pada akhir 2007 ada ekitar 25 juta orang sudah menggunakan internet. Tutup tahun ini diperkirakan jumlahnya naik jadi 32 juta jiwa. Dari segi jumlah, amat banyak – bahkan sudah jauh melampaui pelanggan Koran seluruh Indonesia. Dari segi jumlah, hanya kalah oleh teve.

Menurut riset Admax, 36% berpenghasilan di atas 3 juta, dan 11% diantaranya berpenghasilan di atas 10 juta. Dari sisi konsumsi media, internet sudah mengalahkan baca Koran, majalah radio dan teve. Kebanyakan pengguna internet Indonesia berinternetan setiap hari dan dalam sehari menghabiskan 2 jam di depan computer.

Di lihat dari tiga sisi itu saja sudah terbayangkan betapa powerfulnya jika kita menggunakan Internet sebagai medium pemasaran.

Sayangnya belum banyak perusahaan yang secara cerdas menerapkan emarketing. Kebanyakan hanya asal membuat website (yang tidak disukai oleh user) atau melakan taktik-taktik e marketing (seperti memasang banner di media online, email marketing, search engine marketing) tanpa paham ilmu dasar emarketing dan tanpa dilandasi strategi emarketing yang bagus. Akibatnya, taktik-taktik tersebut tidak menghasilkan efek seperti yang diharapkan, return on investmentnya rendah.

Sebenarnya, eMarketing justru akan berkembang lebih pesat di masa inflasi karena strategi ini jauh lebih efektif dan efisien dibanding marketing cara tradisional. Bisa dikatakan emarketing sebagai strategi Low Budget High Impact Marketing yang lebih cerdas mengingat aspek marketing seperti PR, advertising, direct marketing, dan lain-lain tercover lewat website di Internet. jika targetnya kelas A B+, emarketing sudah merupakan keharusan.

Tercatat hanya segelintir perusahaan yang sukses menerapkan emarketing. Toyota Astra Motor (TAM) misalnya. TAM adalah perusahaan pertama di Indonesia yang melihat blog sebagai fenomena yang dapat dimanfaatkan untuk marketing. TAM memanfaatkan fenomena blog dengan hati-hati. Tahap pertama adalah ketika meluncurkan All New Corolla Altis , TAM mengundang blogger. Bukan sembarang blogger, tetapi blogger yang sesuai dengan target audience Altis, blogger yang memiliki daya beli untuk membeli altis. Maka dipilihkan blogger2 yang usianya 35 tahun ke atas dengan daya beli tinggi sebagai potensial buyer dan blogger lain sebagai influencer. Upaya ini berlangsung sukses karena ada blogger yang akhirnya membeli Altis. Bonusnya: terbentuk viral marketing melalui para blogger.

Kedua, ketika TAM mencoba mengintegrasikan program liburan bersama kijang ke Disneyland Hongkong bagi para pembeli mobil kijang baru dengan program offline. Mereka akhirnya menjalankan program penulisan blog dengan tema “Liburan keluarga bersama Kijang”. Tujuan utama dari lomba blog ini adalah untuk meningkatkan awareness kijang sebagai mobil keluarga.

Contoh lain adalah HP Indonesia, ketika meluncurkan printer multifungsi MFP. Untuk pertama kalinya, HP Indonesia mengoptimalkan emarketing untuk peluncuran produknya. HP meluncurkan online marketing gimmick SOS Contest yang dioptimalkan dengan ujicoba printer multifungsinya oleh para blogger. Hasil ujicoba para blogger ini banyak dimuat di blog masing-masing dan menimbulkan efek viral. Perpaduan SOS Contest, iklan online dan ujicoba blogger ini memuaskan HP karena mereka mendapatkan ribuan data UKM dan ribuan postingan positif mengenai laserjet MFP, yang ujung-ujungnya meningkatkan sales printer multifungsi MFP.

40 Responses to “Majalah Mix: eMarketing Sangat Strategis di Masa Sulit”

  1. The Dreamer says:

    Asyik juga kalau pengguna internet Indonesia makin bertambah, hal ini mesti diikuti dengan penurunan tarif internet, mudah2an pemerintah peduli dengan hal ini, ada bude di belanda bilang biaya internet di apart-nya cuman $7/bln atau setara dengan 65ribuan doang, itupun udah dapet Unlimited Quota dgn Speed 4G

    Btw, kok pak Nukman kelihatan paling ganteng yah ? maklum internet marketer jarang keluar rumah, Kerjannya WAH (Work At Home) dan SAH (Stay At Home) seperti kata Isnaini.

    Atau memang udah pawakan ganteng kalii….!!!

  2. Taufan says:

    Jadi gak salah kalo saya jatuh cinta ke internet marketing
    Semoga saya bisa jadi praktisi yang berhasil di bidang ini
    Amin…
    Apalagi kalo dibimbing oleh tulisan pak Nukman
    PAsti maknyus hasilnya…
    Mudah mudahan…
    Amin…

    Salam sukses Internet Marketing Indonesia

    http://www.taufanputera.blogspot.com

  3. wah..
    selamat Mas Nukman, sudah jadi Cover Boy.

    sekarang anak SMP – SMA di kota2 kecil saja sudah mulai buat blog….
    UKM juga makin ramai dengan online marketing….

    Online marketing makin lama makin menjanjikan. Pasar bertambah namun cost tetap minimal.

    Salam
    http://www.ekorakhmat.blogspot.com

  4. Ollie says:

    Cieee Pak Nukman tambah beken aja. Hidup Internet Marketing!

  5. Peter Kohar says:

    Wah2, pak Nukman tambah mantap saja masuk majalah..
    maju terus Internet Marketing Indonesia..
    semoga dengan bertambahnya pengguna internet di indonesia menambah jumlah penghasilan saya di Internet ;p

  6. Ivan says:

    Mungkin masalah Internet & eMarketing di Indonesia adalah masih awam atau muda, baik bagi pengguna atau industri2.

    Jadinya yang mau iklan juga ragu, yang mau bikin aplikasi masih belum yakin, lalu user sendiri terkelompok kecil2 di mana2. Jadi susah juga buat yng pasang iklan.

    Begitulah pendapatku .. moga2 dunia internet mendapat perhatian lebih di tahun mendatang, semoga para pelaku pasar juga lebih nyaman.

  7. JoelSinaro says:

    SOS Contest…? jadi inget kalo saya ikutan tuh dan hadiahnya belum terima, bgm kabarnya tuh?

  8. Agus MuplA says:

    Selamat buat Pak Nukman, menurut saya Pak Nukman akan dan bahkan telah menjadi tokoh strategi internet marketing top di negeri ini…
    (agusmupla.wordpress.com / http://www.chickgroups.com)

  9. Ono Karsono says:

    Dengan eMarketing ceruk pasarnya semakin besar, saya yakin ke depan akan sangat menjanjikan. Butuh proses.

  10. Selamat pak Nukman, sukses teruss…

  11. bangsari says:

    lho, lho… kok mulai banyak pemain adsense disini ya? nampaknya pemahaman internet marketing mulai disalah-pahami sebagai adsense oriented. :d

  12. kw says:

    wow selamat!
    jadi kedepan blog makin keren?

  13. Memang betul trend ke depan eMarketing. eMarketing merupakan content-nya. Tapi yang juga perlu dipikirkan adalah network/jaringan yang membawa content tersebut.

    Ada 2 network yang bisa membawa content/internet tersebut yaitu :
    1. Wireline : dari yang kecepatan rendah sampai broadband : kabel telepon (modem bisas, adsl), coax, optic
    2. Wireless : dari yang 2G (cdma IS95A, GSM, GPRS), 3G (CDMA2000, CDMA EVDO, WCDMA, HSDPA), 3.5G (HSPA), 4G (LTE).

    Goverment harus memikirkan blueprint network telco di Indonesia ke depan. Jangan hanya mengatur tarif saja.

    eMarketing dan pengguna internet terus berkembang dengan pesat, tapi harus ditunjang oleh network yang ok.

    Wass.
    Setyo Budianto
    ICT Expert
    http://www.setyobudianto.com

  14. denni says:

    Cieee…akhirnya ada tawaran jadi Co-Boy eh Co-Man ya pak..
    Selamat..selamat…
    Sepertinya Internet Marketing semakin jadi lahan menarik untuk bisnis ya…Insya allah segera menyusul deh…

  15. Congrats! Go eMarketing!

    “Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant”

  16. semoga pengguna internet semakin banyak di Indonesia dan tentunya semakin mendorong pembelian via internet sehingga webstore-webstore di Indonesia semakin berkibar

  17. Iim Fahima says:

    Untuk Pak JoelSinaro,

    Terimakasih sudah berpartisipasi di SOS Contest.
    Seperti yang tertulis di Auto Reply dan website http://www.bisnis.com/soscontest, hadiah tidak dikirimkan melainkan diambil di di Gedung Kindo, Jl Raya Duren Tiga no 101, room 202 PT. Virtual Media Nusantara dengan membawa fotokopi kartu identitas dan auto-reply.

    Ditunggu kehadirannya di kantor kami, pak..

    Regards,

    IFJ

  18. hendro says:

    Analisis menarik. Memang dengan pengguna sudah sedemikian banyak, mencapai 25 juta, terasa aneh bahwa maintream business masih asyik berbelanja iklan off line dan sangat sedikit memanfaatkan media online sebagai sarana marketing.

    Ada banyak faktor yang mempengaruhi. Salah satunya adalah media buyers utama pada umumnya mengandalkan agen untuk kampanye pemasaran mereka. Sudah bukan rahasia lagi bahwa ada semacam ketakutan dari agen-agen iklan terhadap ancaman media online atas bisnis mereka. Margin keuntungan kampanye TV, outdoor, print media, dll lebih besar dan sulit diukur efektivitasnya dibandingkan online. Di AS yang jauh lebih maju pun, agen-agen iklan Madison Avenue masih cenderung menghindari kampanye online.

    Faktor kedua adalah awareness dari dunia bisnis yang tertinggal dengan konsumen mereka. Top decision makers pemasaran kini adalah orang-orang usia 40-50 an yang tidak dibesarkan dalam dunia internet. Tunggu sampai generasi X yang kini masih kuliah atau berada di junior management level mengambil alih kepemimpinan perusahaan, maka situasi tentu akan berbeda. Mereka adalah generasi yang lekat dan tidak terpisahkan dengan internet.

    Namun, cepat atau lambat, pemasaran online akan menjadi media wajib dalam bauran pemasaran. Tidak ada yang dapat menghalangi tren ini. Belanja iklan online di Inggris tahun lalu mencapai 20 persen dari total belanja dan trennya terus meningkat, menggerogoti porsi media lain.(lihat http://www.bizreport.com/2008/08/uk_tv_ad_spend_static_online_soars.html). Di Indonesia, mungkin 5-10 tahun lagi akan mengalami situasi yang sama.

  19. Selamat Pak Nukman,…Maju terus Internet Marketing !

  20. Danton says:

    Selamat ya Pak … Pak Nuk Rosa Tenan :-)

  21. Great analysis. Insightful.

  22. Wahyunansyah says:

    Selamat pak. semoga ilmunya semakin bermanfaat bagi orang banyak..

  23. fEBRi says:

    ada kasus menarik sebenarnya dari internet marketing ini, sedikit pengalaman ketika bertemu klien,hotel Amaris (salah satu brand Santika Hotel,Group Kompas Gramedia). Permasalahan bukan di pasarnya yang cukup luas saja, tetapi apakah layanan dari si pemilik produk atau servis sudah siap untuk melayani permintaan setelah kampanye online dilakukan.

    Saya juga sepakat dengan pendapat mas hendro, bahwa sekarang pengambilan keputusan masih manajer2 yang belum mengerti dunia internet (saya pernah ketemu CEO yang ga tau email), jadi mereka kurang yakin dengan efektifitas dari online marketing, bahkah untuk memutuskan membuat website saja butuh waktu 2 tahun utk mendapatkan acc dari si manajer.

    Yang paling parah adalah eksisting sistem yang amburadul, dan terpisah-pisah dengan platform yang berbeda, ketika mereka punya niat untuk membuat interaksi online dengan constumer maka akan sulit karena data realtime yang harus ada tidak berada dalam satu sistem terintegrasi (diskusi dengan promotion manajer Hotel Santika untuk menerapkan online reservation)

    Jadi menurut saya sekarang bagaimana “mendidik” pasar dan meyakinkan mereka bahwa potensinya sangat besar.

  24. bennoy says:

    Good artikel…
    Memang marketing sekarang ini sudah bermetamorfosis tidak seperti dulu yang artinya adalah memasarkan dan menjual, marketing yang sekarang ini adalah bagaimana kita bisa menciptakan brand dan memassive kan brand, e marketting adalah termasuk solusi yang sangat efisien untuk memassive kan brand yang diharapkan low cost dan high impact, tidak usah mengambil contoh yang jauh2,misal product air mineral, setiap orang mau beli air mineral pasti yang pertama disebut adalah “AQUA” sebegitu massive nya brand tersebut tentunya cost yang dikeluarkan pun sangat luar biasa…dan yang diharapkan dengan e marketting pelan pelan akan membuat massive brand kita…….dengan low cost…

  25. Ivan says:

    Betul Pak Febri, platformnya kudu sama baru semua bisa bergabung bareng.

    Salah satu contoh nyata ya payment system, banyak yang jual online, tapi bayar pake BCA transfer. Bank lain juga bisa, cuman berhubung yg jual ga punya semua account bank, jadinya ada istilah “tunggu konfirmasi”… kurang lancarlah.

  26. Pak Nukman,

    Buat saya, ini juga kali pertama masuk jadi cover majalah, ukuran fotonya pun masih keciiiiilll lagi, lumayan namanya juga pertama, kebetulan pula. Padahal cita-cita jadi cover girl, belum kesampaian tapi udah keburu tua, hehe..

    Wah, Pak, jangan dibilang marketer top dong, gak enak nih sama yang marketer top beneran seperti Pak Hermawan n Mas Godo Tjahjono.

    Numpang ya Pak, kalau teman2 mau baca tulisan saya di Majalah MIX yang dimaksud Pak Nukman, link nya saya tulis di bawah ini: isinya tentang Pentingnya Marketing Audit dalam proses pembuatan Marketing Plan.

    http://amaliamaulana.com/2008/08/22/where-are-we-now-extended-version/

  27. selamet says:

    Mix edisi ini baru beta dapet kemarin tgl 22 agt,telat ya…
    maklum Kupang gitu lho…

    Marketing sangat beta gemari selain berkembang terus dan
    memang i like it.

    Sukses swa..and for pak Nukman,dear all salam kenal dari Kupang,NTT.

  28. diana sari says:

    I need Mix …

    Banyak informasi yang bisa memberikan ide dalam tugas2 saya nih

  29. Rudy says:

    Ya, betul sekali pak nukman, apalagi pangsa pasar indonesia adalah pasar yang empuk dan potensial, selain jumlah penduduknya banyak juga kehausan akan produk2 baru semakin tinggi, sehingga emarketing menjadi senjata ampuh bagi bisnis yang serius pengen mengembangkan jaringannya.
    http://www.media-8.com

  30. kamal says:

    cie… ciee… pak nukman jadi cover boy nih ye… :p

    perusahaan yg sukses kayaknya klien virtual semua tuh ya :)

  31. Yoppi says:

    Huaaa…

    aku kesuliatan dapetin majalahnya…

    KOk habis mulu yah???

    Blum terbit apa emang laku keras gara2 om nukman jadi coverboy??

    Wa muter2 toko buku surabaya gak nemu2… ToT

  32. andika dj says:

    wah ngeceng di cover… ikutan donk pak…. hehehehehe

  33. wawan says:

    pak, foto saya kenapa nggak ada

  34. Mas Kopdang says:

    Menurut ane sih..selama akses internet masih mahal dan perangkat komputer belum terjangkau harganya bagi keluarga kelas menengah, eMarketing hanya cocok bagi produk dan jasa level A, B+ dan intelektuil.

  35. Ardian says:

    Hhm… memanfaatkan viral marketing, bagus juga idenya. Btw, kenapa ga coba menjadi advertiser di situs2 broker Paid Review aja, dan minta aja mereka para blogger untuk mereview sisi positif situs advertiser. Dan hasilnya adalah BUZZ Marketing :D

  36. alfian itn says:

    wah ide bagus to..
    mereview sisi positif situs advertiser. Dan hasilnya adalah BUZZ Marketing

  37. Budi says:

    Mas Kopdang ada benarnya juga dari regulator juga diharapkan untuk lebih serius terutama mengenai tarifnya.

    Btw semoga sukses terus pak Nuk2 ditunggu terus tulisan2 kreatipnya.

  38. arief/cv.ridhoutama says:

    salam kenal pak nukman…, saya arief pelaku ukm garmen di bandung…,tahun ini saya ingin memulai pemasaran leawt media internet.., yang saya tanyakan berapa efektivkah penjualn lewat internet dalam neingkatken seles perusahaan ?. terimaksih pak nukman….

  39. andryanto en says:

    Dear Pak

    Saya sependapat banget. Apalagi dengan data pengguna facebook di indonesia sudah tembus diatas 10 juta per desember 2009, dimana 45% pengaksesnya adalah wanita. Internet sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Toko online juga semakin marak di facebook.

  40. juliawan says:

    mantap infonya bos :)

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih atas apresiasinya, semoga kampanyenya sukses!

  • Andi Primaretha: - Betul Mas Wahyu, saya juga selalu menganggap internet sebagai Universitas...

  • hdtv mount: - sangat menarik. saya sangat terinspirasi oleh tulisan anda. Tampaknya kampanye...

  • wahyu awaludin: - menarik, mas.. memang kita harus memilah-milah data supaya gak pusing sendiri....

  • Tonton: - setuju bangeeet, memang harus segala macam teknik marketing, harus juara. terimakasih,...

  • andina: - thanks infonya mas Andi

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting