Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Bagaimana Meningkatkan Ekspor via Internet

May 8, 2008
Oleh Nukman Luthfie

Marie Elka PangestuAkhirnya kami berdua masuk juga ke ruangan Menteri Perdagangan di Jakarta. Sambil menunggu ibu Marie Elka Pangestu selesai diwawancarai salah satu stasiun televisi, saya dan Tonton Taufik, Direktur Utama Rattanland, mempersiapkan diri untuk berbagi pengalaman dan memberi masukan bagaimana meningkatkan ekspor Indonesia melalui Internet. Begitu selesai wawancara, ibu Marie Pangestu segera menemui kami, dengan senyum cerahnya. Tidak ada kesan lelah sama sekali. Padahal kegiatan beliau luar biasa banyak, sehingga pertemuan dengan kami pun sempat diundur 3 kali.

Pengalaman Tonton menembus pasar ekspor furniture rotan hanya melalui Internet merupakan cerita yang luar biasa bagi ibu menteri. Beliau tak menyangka, ada yang berhasil menembus pasar dunia hanya melalui layar komputer. Itu pun dengan angka yang tidak main-main. Ketika memulai tahun 1999 lalu, ekspornya kurang dari US$ 30 ribu. Tapi dari tahun ke tahun naik di atas 50%. Puncaknya pada tahun lalu mencapai US$ 1,6 juta atau sekitar Rp 15 miliar. “Wah, sosok seperti ini yang kami cari,” kata ibu Marie Pangestu dengan penuh semangat.

Maka materi presentasi yang kami siapkan dalam dua hari pun (ya, hanya dua hari karena undangan untuk diterima beliau baru disampaikan dua hari sebelumnya) saya sampaikan di depan Menteri Perdagangan.

Usulan kami, ringkasnya, sebagai berikut:

Kampanye ekspor via Internet secara terpadu:

a. melibatkan media-media online yang banyak dikunjungi para pelaku bisnis seperti Bisnis.com, SWA.co.id, serta Tangandiatas.com. Buat rubrik khusus mengenai ekspor via online di media online tersebut. Buat ajang penghargaan khusus bagi mereka yang memiliki performa ekspor via web amat bagus.

b. melibatkan para penyedia jasa Internet. Ajak mereka agar menyisipkan kampanye ekpor online dalam promosi-promosi mereka.

Edukasi.

a. Buat seminar dan workshop mengenai seluk beluk Internet dan ekspor bagi pelaku bisnis dan industri yang berkualitas ekspor tapi belum pernah ekspor.

b. Roadshow ke sentra-sentra industri yang dipilih berdasarkan peluangnya menembus pasar dunia.

Pilot Project.

Pilih industri atau perusahaan yang tidak pernah ekspor, namun memiliki produk berkualitas ekspr, untuk didampingi dalam jangka waktu tertentu agar memahami seluk beluk Internet dan ekspor, sampai mereka berhasil menembus pasar dunia.

Memperkuat e-Market Place Indonesia.

Sudah ada e-market place dunia seperti Alibaba.com ec21.com dan lainnya. Sayangnya, keyword perdagangan produk-produk Indonesia sulit ditemukan di e-market place tersebut. Maka perlu sebuah e-market place di mana pembeli amat mudah menemukan produk-produk andalan Indonesia yang siap diekspor.

Nukman Luthfie Marie Pangestu Tonton Taufik

foto: saya (Nukman Luthfie), Marie Pangestu, Tonton Taufik

Menyampaikan empat usulan di atas yang diselingi dengan banyak pertanyaan dari ibu menteri dan stafnya membuat waktu berjalan begitu cepat. Jatah yang disediakan untuk kami sesungguhnya hanya 45 menit karena tamu lain sudah menunggu. Tapi gairah ibu menteri terhadap hal baru ini membuat beliau menyediakan waktu tambahan, sehingga tak terasa kami berdiskusi selama 1 jam 15 menit.

Kami berdua tentu saja gembira melihat sambutan beliau. Semoga ada langkah-langkah nyata dari pemerintah untuk menindaklanjuti bagaimana meningkatkan ekspor Indonesia via Internet. Saya berharap agar pemerintah bisa memberi suasana agar bisa lahir Tonton-Tonton baru di Indonesia.

46 Responses to “Bagaimana Meningkatkan Ekspor via Internet”

  1. iqranegara says:

    Ini yang aku suka dari blog Virtual. Selalu memberi inspirasi. Ternyata banyak kisah sukses yang diraih manusia di negara ini. Kalo mereka bisa, kenapa kita nggak?

  2. Danton says:

    Sewaktu ketemu Bu menteri bilang juga ngga Pak, klo salah satu syarat bisa sukses di bisnis internet harus “ganteng” hehehe …

    mode narsisnya tetep ON khan Pak :-)

  3. -tikabanget- says:

    kapan sayah diajak ketemu orang-orang hebat ini, om?

  4. brokencode says:

    ndak ada hubungan sama depkominfo kan pak ?

  5. bangsari says:

    “barang siap bergaul dengan pedagang minyak wangi, dia akan ketularan wangi juga.”

    Nah, karena panjenengan gaulnya sudah setingkat menteri, saya semakin mantap, bahwa di masa depan pak nukman akan jadi salah satu menteri. bukan begitu pak?

  6. Ollie says:

    Setuju banget dengan program-programnya… banyak potensi bangsa yang belum dikelola dengan maksimal!

  7. mr.keke says:

    jadi inget indonesia bootcamp

  8. Selamat…selamat. terutama buat temen ku tonton, makin maju aja nih kayanya. Sukses selalu, semoga temen2 pengusaha indonesia lainnya dapat berguru kepada anda.

    bravo MBA ITB 33x

    -dito-

  9. andika dj says:

    wah… sip….

  10. Pak Nukman,

    Langkah-langkah kecil asal bermakna ternyata menghasilkan langkah-langkah besar. Selamat ya.

  11. Sam Ratifil says:

    Satu terobosan baru, bukti ketekunan dan kerja keras. Selamat buat rekan Tonton, ilmunya bisa di share ke yang lain. Sukses!!

  12. Yaser says:

    Alhamdulillah, thanx atas ilmunya mas Tonton.(masih hangat soalnya). smg bisa membangunkan “raksasa tidur”. :)
    Kedepannya mas Nukman plus ibu Menteri Marie Pangestu kita undang ke Pontianak. Semoga.

  13. Sebentar lagi http://pasarbatik.com mau goes global. Mungkin akan merangsek masuk via alibaba.com, dan bikin lapak di ebay.com serta amazon.com. Mungkin bisa dijadikan pilot project?…hehehehe.

  14. Dhika says:

    banyak komoditas Indonesia yang memang layak ekspor via pasar onlen, namun (seperti biasa) belum banyak yg digarap secara maksimal. untuk sementara saya main lokalan dululah :)

  15. Muslih says:

    Sakjane dibawah jajaran menteri perdagangan itu dah ada departemen yg ngurusin eksportir dng memanfaatkan internet. Yaitu National Agency For Export Development – http://www.nafed.go.id/ . Sudah cukup canggih websitenya, namun entah kenapa kurang dimanfaatkan maksimal. Banyak programnya yg membingungkan. Dari tahun ke tahun, sering bikin acara pameran eksportir, ada juga disinggung ekspor memanfaatkan internet, tapi enggak berasa efeknya. Bahkan kadang masing2 daerah ada yg bikin sendiri2 website serupa dibawah departemen yg sama. Padahal kalau disinergikan maksimal lewat http://www.nafed.go.id/ oke banget tuh…

  16. wth5758 says:

    kalo saya setuju dengan kampanye via internet, swa, bisnis etc..dan tentunya edukasi, banyak industri kecil yang berpotensi ekspor namun tidak punya pengetahuan… klo pun denger ekspor paling juga dibayangi ketakutan return barang…

  17. verdinand says:

    great job Sir!
    Keep the work.

  18. wah ternyata nggak main2 nilai ekspornya

  19. yainal says:

    pak, tgl 10 besok ada pesanan pelatihan di sini.. dan salah satu materinya adalah pemanfaatan internet utk ekspor.. kebetulan saya didapuk utk bantu..

    kapan2 kami boleh minta tolong pak nukman dan pak tonton ya? .. :)

  20. taryono says:

    Dear Pak Nukman.
    great posting, untuk e-market place, sebaiknya ndak perlu menunggu yang pebisnis yang telah mapan seperti yang disebut diatas pak, karena target pasar, mindsets dan platformnya berbeda,
    lagian buat kampanya e-market mesti juga melakukan kampanye offline di wilayah pasar yang dituju (export) yang ini jarang terdengar dilakukan oleh portal domestik.

  21. Louise says:

    hebat…mudah2an segera lebih baik perekonomian Indonesia. Salut pak Nukman & Mas Tonton..!!!

  22. wah kayaknya bakal jadi staf ahli menteri nih :-D

  23. yudha says:

    saya doakan pak nukman dan pak tonton selalu sehat dan bahagia …amin

  24. Terimakasih atas do’a nya dari teman-teman semuanya. Mudah-mudahan kami bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa ini. Amin.

    Tonton Taufik

  25. Andi says:

    Wah, saya selalu bersemangat untuk memajukan produk produk bangsa indonesia! Amienn…

  26. uta888 says:

    thanks pak, atas ilmu2nya. semoga Allah membalas kebaikan bapak dengan berlipat-lipat. Dan kita diberi ilmu dan kemudahan oleh-Nya.

  27. igun says:

    makasih pak, great post.. inspiratif

  28. Tonton disebut-sebut pada pidato Presiden SBY di acara “2008 Government Leaders Forum Asia” bersama Bill Gates:

    It has greatly held that our people are blessed with a rich cultural heritage. Indeed, we have a young C generation, creative generation we can be proud of. For example, graphic designer (Alvin Gizana ?) is only 32, but he designed the Web site for Nokia. In the process, he parlayed one computer, one employee operation to an enterprise with 60 employees. Castle Rock is a local animation company that employs young people providing animation services for international producers. A custom made guitar manufacturer, (Mr. Toin ?), sells guitars to famous musicians abroad. A rattan exporter, (Mr. Tonton ?) of Rattanland, increased his export from $30,000 to $1.6 million a year over the last six years. A growing number of our SMEs are selling to customers abroad through the Internet. Many of our music groups have their popular songs being used as ring tones all over the world. In these and many other success stories information technology has been a vital factor.

  29. [...] Nukman Luthfie: Tonton disebut-sebut pada pidato Presiden SBY di acara “2008 Government Leaders Forum… [...]

  30. Edy says:

    Quote:
    “Pengalaman Tonton menembus pasar ekspor furniture rotan hanya melalui Internet merupakan cerita yang luar biasa bagi ibu menteri. Beliau tak menyangka, ada yang berhasil menembus pasar dunia hanya melalui layar komputer.”

    Saya sedih membaca kalimat di atas. Sedih karena pejabat sekelas menteri, yang bergelar doktor dan pernah tinggal dan kuliah di luar negeri seperti ibu Marie, masih heran dan tak menyangka betapa luar biasanya penetrasi pasar global melalui internet. Masih heran kalau ada anak bangsa yang bisa menghasilkan ribuan dollar dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

    Semoga beliau tidak sebatas heran dan kagum, sehingga ada rencana tindak yang nyata ke depan. Dengan demikian waktu dan pemikiran yang telah disampaikan Pak Nukman dan Pak Tonton tidak hanya dianggap sebagai selingan di antara kesibukan seorang menteri.

  31. @31, perasaan emang ngak banyak kok, petinggi kita yang sadar or paham akan majunya dunia, kebanyakn masih menyimak textbook yang didapat saat sekolah dulu, jangankan penetrasi market dengan net, email aja mungkin dikerjakan staff, padahal, e-commerce ndak cuma webstore/weblog/website tok tapi udah menjarah ke retail market,market placeing, payment service, distribusi product (shipment) bahkan ke sampai ke trust building mechanisme (maaf kalo istilah yang ada ngak benar).
    bukan begitu Pak Nuk?
    salam

  32. Azis Saleh says:

    wah benar pengalaman dan pelajaran yang sangat menarik. insya allah saya ingin seperti beliau bisa meningkatkan eksport hanya melalui e-commerce.
    Mohon bila ada yang berkenan membantu produk saya untuk eksport dapat menghubungi email saya.
    Hatur nuhun

  33. Saya khawatir bangsa ini pesimis dan merasa rendah diri, bayangkan saja, ketika tersiar kabar ada orang Indonesia yang mampu memasarkan produknya ke luar negeri melalui Internet pada terheran-heran.

    Coba dech jangan terpaku pada media TV saja, coba browsing di internet, ada jutaan orang yang telah melakukannya, bahkan menjual produk melalui internet adalah hal sepele buat mereka. Lebih jauh dari itu, mereka mampu menghasilkan jutaan sampai ratusan juta rupiah perbulannya.

    Tuh khan Anda terheran-heran lagi. Masih gak percaya? berarti Anda termasuk yang meremehkan kemampuan bangsa kita.

    Salam
    DS Rachmat
    http://dsrachmat.wordpress.com

  34. Muslih says:

    Yth Mas Rachmat,

    memang sudah biasa didunia ini menjual barang lewat internet. buat banyak orang indonesia juga sudah biasa. apalagi kalau yg dimaksud adalah internet marketing jualan barang digital, affiliate, program adsense, dll. yang menjual produk2 furniture, garmen, dan handycraftpun banyak yg sukses. tapi masalahnya baru “sedikit” mereka yg berhasil itu jika dibanding penduduk indonesia. bahkan bagi sebagian besar pelaku bisnis UKM banyak yg belum tahu peluang internet. faktanya lebih banyak yg terheran dripad yg sudah tahu. kita harus hargai pihak yag mau mengkhabarkan kesuksesan mereka. apalai mereka yg sukses mau berbagi. banyak yg sudah sukses tp tdk mau berbagi.

  35. matawon says:

    Untuk masalah surat, biaya dan pajak eksport untuk produk e-Market bagaimana cara mengurusnya, mohonpencerahan . Terima kasih

    Salam

  36. [...] Mengapa Nukman Luthfie? Tentu alasan kuat pertama adalah Beliau sudah menjadi ikon bagi bangsa ini sebagai orang yang memiliki banyak pengalaman dan luas pengetahuannya akan Internet Marketing. Yang perlu kita ketahui, Bapak Nukman Luthfie merupakan mantan Direktur Pemasaran “detik.com”. Siapa yang tidak tahu detik.com? Portal berita tersukses di tanah air ini, yang berhasil survive dimasa keterpurukan bisnis dotcom sekitar era akhir abad 20 (tahun 2000-an). Dan saat ini Beliau menggarap sendiri bisnisnya di virtual.co.id yang merupakan portal konsultasi segala permasalahan marketing dan branding di Internet. Ditambah, Beliau turut mengembangkan beberapa portal besar, diantaranya niriah.com, portalHR.com, bisnis.com, selular.co.id, yang mana tiap-tiap portal tersebut merupakan bisnis dotcom yang sukses di tanah air. Kabar terbaru, Beliau belum lama ini bertemu dengan Ibu Marie Pangestu (Menteri Perdagangan) berdiskusi seputar Meningkatkan Ekspor via Internet. [...]

  37. Jim says:

    Sangat… memberi inspirasi…

  38. Biho says:

    semoga dunia internet Indonesia bisa maju.

  39. mayko edison says:

    selamat untuk pertemuan yang sangat berharga untuk anda, tapi juga untuk bangsa ini, ditengah carut-marut ekonomi yang kurang menggairahkan seiring naiknya BBM, Bu Mentri ingat penyerahan DIPA tahun 2007, dimana dalam kunjungan ke perbatasan RI-PNG bu mentri sempat menyampaikan beberapa hal…..saya ingin ada dibangun media promosi seperti telecenter di Perbatasan, sehingga promosi dagang cukup dengan memanfaatkan telecenter yang terkoneksi ke Internet..

  40. peaceme says:

    Pengen sukses juga lewat internet neh :-)

  41. renungkanaja says:

    Quote:
    “Pengalaman Tonton menembus pasar ekspor furniture rotan hanya melalui Internet merupakan cerita yang luar biasa bagi ibu menteri. Beliau tak menyangka, ada yang berhasil menembus pasar dunia hanya melalui layar komputer.”

    Saya sedih membaca kalimat di atas. Sedih karena pejabat sekelas menteri, yang bergelar doktor dan pernah tinggal dan kuliah di luar negeri seperti ibu Marie, masih heran dan tak menyangka betapa luar biasanya penetrasi pasar global melalui internet. Masih heran kalau ada anak bangsa yang bisa menghasilkan ribuan dollar dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

    ——-
    BUKANNYA HERAN… BOOOZZ, ITU CARANYA NGEMONG… KASIH SEMANGAT ORANG., ITULAH CARA ORANG PINTER DAN BIJAKSANA. WALAUPUN DAH TAU, TAPI SLALU MERENDAH AJA ….
    BTW, UNTUNG AJA PELAKU EKSPORNYA ORANG SPT MAS TONTON.. TAPI KALO YANG LAIN2… NGGAK SEDIKIT YANG NIPU BUYER //// APALAGI YANG POSTING DI ALIBABA.

  42. Riyanto says:

    Untuk program affiliate Indonesia buat eksport produk Indonesia ke mancanegara kok saya cari-cari tidak ada yah.
    Website affiliate Indonesia belum ada untuk eksport.

  43. Eka Hadi Irianto Putra says:

    Pak Tonton benar2 hebat,
    Beliau seorang Master Internet Marketer,
    sebelumnya saya sempat bekerja sebagai Export Marketing Staff, apa yg saya lakukan mungkin sama dengan pak Tonton bedanya beliau sabar dan berhasil namun saya tidak berhasil.
    Sudah banyak World Tradding sites yg saya kunjungi dan buat akun di sana, namun mungkin kurang sabar saya jadi kurang berhasil, padahal bekerja menjual barang ( ekspor ) melalui internet sangat menyenangkan.
    Emang bekerja seperti kepercayaan adalah yg terpenting, karena ta jarang calon2 buyer dari luar memungkinkan untuk menipu kita.
    Salute for Mr. Tonton Taufik

  44. Kalau omset saya bisa sebanding atau diatas pak tonton, apa penghargaan seperti itu masih berlaku pak…???
    Karena saya ini adalah 100% online marketer murni.

    Salam semangat . . . . MERDEKA

  45. salut buat pak tonton dan pak nukman..alhamdulillah kemaren dah ketemu langsung dengan pak tonton dlm pelatihan eksport di medan.sbuah inspirasi buat kami u lebih semngat…menjadi eksportir..amin

Leave a Reply




nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
Gita Pramestyani @pramestyani
Sr Commerce Strategist
tweet it
adhitiasofyan @purnayuda
Sr Campaign Strategist
tweet it
Jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it
Anggie Harygustia @mister_anggie
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • intisar primula: - nice artikel Pak thanks

  • Zy: - Setuju nih sama Mas Akbar. Apakah lebih efektif menggunakan TVC atau social media juga...

  • wawasan online: - Infonya menarik, tetapi jaman sekarang sepertinya sudah banyak yang berubah.

  • Alief: - Nice inpoh gan :D

  • Pengembangan Diri: - Pikiran terbuka terhadap peluang bisnis online yang besar.. Terima kasih Bu...

  • umar: - oooo begitu ya…??

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting