Berikut adalah 5 trik tambahan dalam membangun visibilitas brand Anda di internet:
6. Gunakan copywriting yang impactful.
Verbal content is not only king, it’s the entire kingdom. Mau sekeren apa pun design websitenya, jika tidak dipersenjatai dengan copywriting yang bersahabat dengan online readers, maka website tersebut tidak akan banyak membawa manfaat. Lupakan cara menulis dengan format bullet point. Prinsip Less is more tidak berlaku. Gunakan cara bertutur yang conversational.
7. Design yang mensupport brand identity.
Meski copywriting memiliki peran terpenting, namun keberadaannya tetap harus didukung oleh desain yang efektif, yaitu design yang berfungsi untuk memperkuat identitas brand Anda. Bukan desain yang dibuat hanya for the sake of creativity.
8. Menjadi one stop destination
Jika Anda berbisnis di bidang otomotif, maka website yang disebut dengan one stop destination adalah yang didalamnya berisi informasi tentang mobil, bengkel, aksesoris, konsultasi dan elemen-elemen lain yang terkait otomotif. http://www.hotairballooning.com/ adalah contoh one stop destination website yang bagus.
9. Aktiflah berdiskusi di forum-forum online.
Salah satu cara yang sepertinya mudah tapi sebetulnya perlu amunisi pengetahuan adalah terlibat dalam diskusi di forum-forum online seperti mailing list, blog, atau forum diskusi lainnya yang sesuai dengan produk/layanan Anda. Jika bisnis Anda sekitar mobil, terlibatlah dalam diskusi di milis-milis automotif. Berikan postingan dan respond-respond yang cerdas sehingga pembaca akan selalu mengingat dan menjadikan Anda sebagai referensi ketika berbicara tentang otomotif. Jangan lupa, selalu cantumkan link website di setiap akhir postingan.
Sebagai catatan: Menjadi aktif itu mudah. Menjadi aktif dan cerdas, perlu energi dan kecerdasan.
10.Komunikasi secara rutin lewat newsletter atau pun blog yang dilengkapi RSS Feed.
Memiliki website yang brand-centered memang merupakan sebuah point sangat penting. Namun yang perlu diingat adalah, tak semua orang punya waktu untuk setiap kali datang ke website untuk mendapatkan update terbaru. Cara untuk menjembatani itu adalah dengan membuat newsletter atau menggunakan blog yang dilengkapi RSS Feed.
***
Ke-10 trik di atas hanya akan menjadi sarana buzz sesaat jika kita tidak melakukan update komunikasi secara terus menerus. Itu artinya, jika Anda berharap brand Anda memiliki identitas yang solid dan dikenal di komunitas online dengan baik, siapkan energi dan amunisi pengetahuan yang terus diperbaharui karena online adalah gabungan pengetahuan, kecepatan dan energy.
Bokkk kayaknya loe lebih banyak nge-buzz, dibanding conversation di milis-milis heheheh Kaburrrrrrrrr
Masa? Tuhu ikut milis mana saja ya? =)
yang terpenting sebetulnya membuat pelanggan puas dengan produk kita, sehingga dia dengan sukarela menyebarkan brand kita ke orang lain
Membuat pelanggan puas dengan produk kita memang tujuan akhir yang penting, tapi untuk puas dengan produk kan kita perlu men-discover dulu produknya, nah, vehicle untuk supaya kita kenal dengan produk itulah saya kira gunanya tips2 yang telah disampaikan. Kalau sebetulnya produknya bagus, bisa bikin kita puas, tapi kalo ketemu dan pengen kenal dengan produk ini sulit ya repot..huehuehue..
tentu saja branding online mesti ada trustworthy, 10 trik diatas rasanya masih menyentuh pada tataran promoting nah mesti juga ditambahkan trustworthy buidling.
Hmm … koq rasanya lebih mengarah ke web building yah, daripada brand building.
Tambahin 1 tips lagi… NO SPLASH PAGE!!
Bisa diberikan contoh ? =) tks.
baik sekali informasinya.terimakasih
terimkasih
mantap nih blognya.
salam kreatif!!
Mba Iim
Jika dasar dari online brand building adalah web development yang strategic, dari semua sisi (content, design, engine, creative, navigasi, interaktifitas , SEO dll) saya setuju Mba
Sering di analogikan bahwa penciptaan brand secara online harus di ikuti dgn penciptaan microsite/portal/web, menurut saya memang itu menjadi salah satu point penting .Beberapa microsite komersial dari Brand-Brand besar bahkan ikut dalam tren pengembangan web based on Community Development dgn objective menciptakan sebuah komunitas virtual yang loyal terhadap brand. Mnrt sy Community Development mmg baik dan positif dalam membangun brand tp ada kekurangannya misalnya jika dikaitkan dgn user behaviour yang cenderung mengisi apa adanya dan ala kadarnya, istilah Credit Card Mba..databasenya nggak valid dan tdk porspektif. seringkali juga “Habis masa kampanyenya” sehingga database usernya jadi nggak ke maintanace baik online maupun offline
Bbrp web komersial pada awalnya eksis bergerilya dgn jalur Oline untuk beriklan dan mempromosikan web melalui channel-channel premium (detik, kompas, yahoo, friendster, dll) dan tidak menggunakan saluran massive seperti TV/Media Cetak mengkin budgetnya jadi membengkak.
TVC Asuransi pendidikan saya lupa iklan/webnya.(alamatnya muncul tll sebentar).yang skrg lg tayang .. justru menggunakan medium non internet (kebetulan sy juga belum lihat iklan onlinenya di bbrp media online). Positifnya mnrt saya, audience yang belum ngenet.. mugkin akan jadi pasar yang potensial..dibandingkan Netters asli yang punya puluhan account online..
pertanyaan saya
secara bsinis labih baik mana Mba?
mengembangkan Comunity Development yang short term (tergantung budget promosi sesaat) atau yang long term (iklan TV habis tapi Web tetap di maintanance)??
mana yang lebih strategic secara bsinis dalam online brand buidling . Bergerilya online atau jalan singkat beriklan melalui media massa, lalu ngukur impression nya dalam perkembangan rich media dimana Mba?
Makasih ya Mba
hmm …
gitu ya ..
susah juga sih, masalahnya aku bukan pebisnis . hehe
Mba Iim menarik sekali artikelnya, saat ini saya mengelola blog tentang kenari ada beberapa point yang sudah saya laksanakan, walaupun apa yang saya laksanakan sifatnya baru coba-coba alhamdulillah sudah terlihat hasilnya mudah-mudahan dengan adanya panduan dari artikel ini hasilnya bisa lebih signifikan.
salam
sofyan
http://burungkenari.wordpress.com
the colour full and beautiful song