<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Internet Business, Strategy &#38; Marketing Indonesia</title>
	<link>http://www.virtual.co.id/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 01:18:23 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.0.5" -->

	<item>
		<title>3 Tahap Analisis di Social Media</title>
		<description><![CDATA[Dalam perkembanganya, alat-alat analitik social media berkembang sangat pesat seiring dengan munculnya inovasi terbaru pada teknologi social media. Sebut saja Facebook Insight yang dalam perjalananya sering berubah-ubah mengikuti trend pengguna dan menampilkan fitur-fitur baru yang sebelumnya belum pernah terbayangkan. Sepanjang perubahan tersebut terjadi, maka selama itu juga bentuk evaluasi, analisis atau laporan social media berubah-ubah. [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/social-media/3-tahapan-analisis-social-media/</link>
			</item>
	<item>
		<title>After the Rain Buka Pesta Virtual9Years</title>
		<description><![CDATA[Alunan musik dari gitar akustik dan suara khas @adhityasofyan, membuka pesta ulang tahun ke-9 PT Virtual  Consulting pada 24 Januari lalu. Ya, meski sekarang sedang musim hujan, After the Rain nya Adhitya Sofyan mampu menghangatkan suasana pesta di kantor Virtual Consulting di lantai 3 gedung Graha Sentana. Pesta ulang tahun ini menjadi pesta luar biasa [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/blogging/after-the-rain-buka-pesta-virtual9years/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Sembilan Tahun</title>
		<description><![CDATA[Sembilan tahun bukan waktu yang singkat, kata banyak orang. Sembilan  tahun itu masih kanak-kanak, kata sejumlah orang lain. Apapun itu, ditengah gerakan bisnis yang begitu cepat, waktu yang sebetulnya panjang terasa begitu pendek. Dimulai dari sebuah kantor kecil, hanya 40 m2, di Cyber Building, Kuningan Barat, Jakarta yang didirikan oleh Nukman Luthfie yang saat itu [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/sembilan-tahun/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Menerjunkan Gamification Ke Dalam Marketing</title>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal dengan Angry Bird? Game yang sempat heboh pada tahun lalu itu berhasil menyita perhatian di setiap kalangan muda maupun tua. Semua suka Angry Bird, apapun platformnya, pada dasarnya semua suka dengan game. Oleh karena itu di kesempatan kali ini, saya ingin membahas tentang bagaimana game digunakan di dalam kampanye marketing atau [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/menerjunkan-gamification-ke-dalam-marketing/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Transformasi Menuju Social Enterprise Bagian 2</title>
		<description><![CDATA[Sebuah paper Harvard Business Review berjudul Social Intelligence and The Biology of Leadership yang ditulis oleh Daniel Goleman dan Richard Boyatzis, mensyaratkan 7 kriteria untuk menjadi seorang leader yang memiliki intelegensi sosial. 7 kriteria tersebut adalah Emphaty, Attunement, Organizational Awareness, Influence, Developing Others, Inspiration, and Teamwork. Paper tersebut salah satu lanjutan buah pemikiran Daniel Goleman [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/social-media/transformasi-menuju-social-enterprise-bagian-2/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Warung Tekko dan Sherlock Holmes</title>
		<description><![CDATA[“Ayo bubaarr, semua berhenti kerja.. Matiin semua laptop dan PC. Nggak boleh lagi ada yang kerja..,” teriak CEO Virtual, Iim Fahima, Jumat pekan lalu. Wuihh, jarang-jarang lho, ada CEO yang meminta karyawannya untuk berhenti bekerja, padahal baru jam 1 siang! Ya, ada waktunya Virtualers bekerja keras dan ada waktunya Virtualers bersenang-senang. Setiap bulan, tentara Virtual [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/virtual-corner/warung-tekko-dan-sherlock-holmes/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Transformasi Menuju Social Enterprise Bagian 1</title>
		<description><![CDATA[Awal tahun 2009 silam merupakan kali pertama saya memulai karir di industri social media. Ketika itu saya bertanggung jawab menjabat sebagai admin dari akun FB profile sebuah brand otomotif ternama. Pekerjaan social media yang saya lakukan waktu itu mulai dari mempersiapkan konten harian, mengelola lomba dan ikut aktif live update di acara offline gathering, ya [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/transformasi-menuju-social-enterprise-bagian-1/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mengapa Harus Muncul di Halaman Pertama Hasil Search?</title>
		<description><![CDATA[Pertanyaan di atas terdengar bodoh di era saat ini dimana lebih dari 70 persen orang mencari informasi produk melalui search engine. Semua pemilik produk/brand berlomba-lomba untuk menenggerkan informasi produknya pada halaman pertama hasil pencarian search engine, kalau bisa urutan pertama. Namun banyak yang lupa untuk menanyakan pada diri mereka sendiri, &#8220;mengapa harus muncul di halaman [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/search-engine-marketing/mengapa-harus-muncul-di-halaman-pertama-hasil-search/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Jangan Terjebak untuk Mengejar Fans dan Follower Semu</title>
		<description><![CDATA[Kemarin saya  meeting dengan klien yang punya pandangan strategis. &#8220;Kami tidak akan menjadikan angka fans /follower sebagai KPI (Key Performance Indicator) terpenting,&#8221; katanya. &#8220;Angka fans/follower yang besar tidak berarti apa-apa jika tidak ada dampak pada bisnisnya.&#8221; Ya. Saya setuju ini! Rupanya klien itu sudah menyadari,  banyak pemilik brand yang terjebak target semu, yakni mengejar jumlah [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/jangan-terjebak-untuk-mengejar-fans-dan-follower-semu/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Inilah Alasan Mengapa Brand Anda Harus Memiliki Google+ Pages</title>
		<description><![CDATA[Google+ semakin mengukuhkan dirinya sebagai situs jejaring sosial pesaing utama Facebook dengan meluncurkan Google+ Pages. Tentu saja, fitur baru tersebut akan menyaingi Facebook fanpage yang selama ini menjadi fitur utama dari Facebook yang memfasilitasi hampir seluruh brand di dunia untuk berkomunikasi dengan konsumennya di dunia internet. Tidak jauh berbeda dengan Facebook fanpage, Google+ Pages merupakan [...]]]></description>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/social-media/inilah-alasan-mengapa-brand-anda-harus-memiliki-google-page/</link>
			</item>
</channel>
</rss>

