Kegiatan mengumpulkan email bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Pengumpulan juga tak harus melalui kegiatan online saja, tetapi juga via aktivitas offline.
Jika pengumpulannya melalui sarana online, pertama-tama Anda harus memastikan bahwa pengunjung situs bisa mendaftarkan emailnya dengan mudah. Janganlah mempersulit pengunjung Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan formulur untuk mengirim email di setiap halaman situs Anda.
Apabila tidak mungkin, pastikan link ke halaman pendaftaran terlihat dengan jelas dan bisa diakses dengan mudah. Dengan memperbanyak titik pendaftaran, otomatis Anda akan mempertinggi kemungkinan mendapatkan email pengunjung Anda.
Sebenarnya pengumpulan email tidak terbatas pada situs Anda saja. Pemikiran yang salah adalah pengumpulan email hanya bisa dilakukan online. Dalam kegiatan offline perusahaan Anda, misalnya pameran, tidak ada salahnya mengumpulkan email pengunjung stand Anda. Biasanya perusahaan sudah mempersiapkan tempat untuk pengunjung mengumpulkan kartu nama dengan iming-iming door prize. Tawarkanlah juga email newsletter Anda pada kesempatan ini. Cukup dengan menyediakan sebuah buku tamu (apabila yang bersangkutan tidak memiliki kartu nama), Anda sudah bisa menjaring email potential customer.
Semua interaksi yang terjadi antara perusahaan dan pihak luar (pelanggan, supplier, dll) sebenarnya adalah kesempatan untuk mengumpulkan email. Dari kunjungan pelanggan ke situs/toko sampai dengan saat pelanggan membeli produk Anda, pastikan semua lini depan perusahaan berusaha untuk mendapatkan email pelanggan. Database email pelanggan Anda hanya akan bertumbuh dengan usaha yang terkoordinir dengan baik di semua lini dan dilakukan secara terus menerus.
Ditulis oleh
Dickie Widjaja
Manager Portal Astraworld
betul pengumpulan online bisa dimana saja bisa online, bisa offline, pokoknya demi mencari koneksi/customer deh
kalau saya menempuh cara online saja. melalui form opt in di sidebar atau after post.
cara ini lebih etis, karena meminta persetujuan pembaca.
biar bagaimanapun, mengumpulkan email tanpa persetujuan pemiliknya (apalagi sampai jual beli email list) adalah pelanggaran hukum.
intinya, membangun relationship dulu dgn pembaca blog. konetn yg bermutu akan membuat pembaca bersedia menjadi pelanggan newsletter kita. dgn cara begitu, setiap email yg kita layangkan pun tidak akan dianggap spam.