Apabila kita menyamakan situs Anda dengan sebuah toko yang terletak di mal, maka Anda pasti akan sangat senang apabila toko/situs Anda mendapatkan tingkat kunjungan yang tinggi. Secara teoritis, semakin banyak pengunjung, semakin tinggi pula jumlah pengunjung yang berpotensi menjadi pembeli.
Tentunya tidak semua orang yang mengunjungi situs/toko Anda akan berubah menjadi pembeli. Pasti ada pengunjung yang hanya tertarik untuk melihat-lihat produk Anda terlebih dahulu. Apakah ada jaminan bahwa pengunjung-pengunjung yang tidak membeli produk Anda akan mengingat tentang situs/toko Anda ketika tiba saatnya untuk melakukan pembelian? Kemungkinan besar tidak. Di sinilah peranan Email Marketing (dan mengumpulkan email pengunjung) sangat penting.
Dengan mengumpulkan email dari pengunjung yang tidak melakukan pembelian, secara tidak langsung Anda telah mendapatkan ijin untuk membangun jalur komunikasi langsung dengannya dan memastikan bahwa calon konsumen tetap ingat dengan situs Anda. Apabila Anda secara periodik mengirimkan email newsletter, lama-kelamaan situs Anda akan selalu diingat olehnya.
Namun bagaimanakah caranya mendapatkan email pengunjung Anda? Orang tidak akan mau memberikan sesuatu tanpa mendapatkan “imbalan”, terutama di jaman banjir spam seperti sekarang ini. Tawarkanlah sesuatu yang memiliki nilai tambah baginya seperti tips ataupun tawaran khusus via email. Apabila Anda menjual mobil, tawarkanlah tips merawat mobil. Apabila Anda menjual barang elektronik, tawarkanlah email promosi harga khusus bagi pengunjung yang mendaftarkan dirinya. Tentunya Anda harus mampu untuk deliver sesuai dengan promise Anda. Janganlah kecewakan pengunjung Anda dengan mengirimkan email yang tidak sesuai dengan janji Anda.
Ditulis oleh
Dickie Widjaja
Manager Portal Astraworld
Memang pemberian tip yang bermanfaat bagi calon customer.net memang masih menjadi agenda yang menarik, namun perlu diingat juga, mungkin mereka juga masuk ke 10 toko lainya , selain toko anda di “mall” tersebut. Dan bukan tidak mungkin mereka akan mendapatkan tips semacam itu.
Apa yang harus kita lakukan ketika para “pemasar” lain sibuk membeberkan keunggulan produk mereka ?
Kalau menurut saya sih :
Biarkan mereka berbicara tentang “toko” dan produk kita, pancing ego mereka untuk memberikan “kata hati” dan komentarnya.
Jadikan komunikasi dua arah yang lebih atraktif,
modesarianto@yahoo.com
sebelumnya saya minta maaf, saya menggunakan kolom respone ini sebagai media untuk menanyakan kesulitan saya dalam membuat tugas akhir perkuliahan saya, mungkin dari kolom ini akan ada yang membantu dan memberikan sedikit masukan, skripsi saya yang berjudul “FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN E-MARKETING SEBAGAI SATRATEGI PEMASARAN ” kesulitan saya adalah menentukan variabel operasionalnya kemungkinan faktor-faktor penggunaan e-marketing dalam bentuk teoritis, dan konsep variabel
terima kasih
tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah, berilah terlebih dahulu sebelum kita menerimanya lebih besar,asal jangan hanya janji dan tipu daya yang ditawarkan yang membuat kesal para pelanggan, sukur bila kita juga bisa memberikan keuntungan pada mereka.
Email Marketing ,, menarik jg dengan imbalan…saya sudah melakukan hal ini… saya mau tanya apakah dengan memberikan potongan khusus via email akan berdampak pada keputusan membeli??
thanx mohon sarannya