Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Public Relations di Era Web 2.0 – BusinessWeek Indonesia

May 12, 2009
Oleh Nukman Luthfie

Kolom di majalah BusinessWeek Indonesia, oleh Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting

Dalam sebuah seminar bertajuk Sharpening Your Online Public Relations Strategy di Jakarta beberapa waktu lalu, saya mengupas habis pentingnya Public Relations (PR). Selama ini PR dikenal sebagai sesuatu yang strategik bagi perusahaan karena tugas utamanya adalah membangun citra positif perusahaan maupun produk. Sayangnya, penerapannya tak seindah itu. Peran humas seringkali diabaikan oleh direksi atau bahkan secara organisasi berada di bawah marketing. Namun, di era konsumen bebas menyampaikan pendapat dan melakukan percakapan secara horisontal satu sama lain di dunia maya, yang dikenal dengan era Web 2.0, peran PR yang strategik harus dikembalikan ke tempatnya.

Saat ini, tren komunikasi horisontal antar konsumen melalui sosial media seperti Facebook, Friendster, Twitter, Multiply, Flickr dan lainnya, sedang merebak. Mereka membicarakan apa saja, termasuk, hobi, suasana kerja, dan merek yang mereka konsumi secara terbuka satu sama lain. Di tengah percakapan antar konsumen ini, biasanya pendekatan iklan yang biasanya dilakukan para marketer sulit mendapatkan hasil optimal. Mereka lebih suka berbicara dengan sesame pengguna. Itu sebabnya para marketer kesulitan mencari bentuk iklan yang tepat untuk menarik perhatian pengguna online social media.

Marketer pun matikutu jika harus beriklan untuk segmen pengguna smartphone semacam BlackBerry. Sampai hari ini belum ada model bisnis yang disukai oleh pengguna maupun pemasang iklan di medium mobile.

Itulah sebabnya, pendekatan paling tepat untuk konsumen di media sosial yang inginnya melakukan konversasi secara horisontal dan pengguna mobile yang nyaris bebas iklan saat ini adalah melalui pendekatan Public Relations, bukan iklan.

Contoh pendekatan PR yang berhasil adalah apa yang dilakukan Oli Top 1. Beberapa tahun terakhir ini, Oli Top 1 digempur oleh isu negatif yang tidak terbukti kebenarannya di dunia maya tanpa berbuat apapun di online. Namun, semenjak tahun lalu, Oli Top 1 mulai melakukan online PR dengan membangun situs web khusus Indonesia.

Mereka melakukan pendekatan ke media-media online, memperbanyak publikasi positif di media online, membuka konsultasi online untuk hal-hal yang berkaitan dengan motor dan mobil, terutama mengenai sistem pelumasan di mesin kendaraan, serta edukasi mengenai pengetahuan pelumas bagi masyarakat dan membangun komunikasi dua arah dengan pengguna Internet. Hasilnya, isu negatif Oli Top 1 sudah meluruh. Dan, Oli Top 1 terus berinvestasi di dunia maya, dengan melakukan pendekatan online PR untuk membangun citra positif produknya.

Contoh lain adalah kecap Bango, Unilever Indonesia. Citra yang dibangun kecap Bango adalah kuliner, tradisional, dan Indonesia sehingga melahirkan  activation programm bernama Bango Cita Rasa Nasional (BCRN) dengan key message “preserving Indonesian traditional foods”. Pelestarian makanan tradisional inilah yang kemudian melahirkan program Festival Jajanan Bango yang digelar setiap tahun di berbagai kota sejak 2005.

Di dunia maya, Unilever bekerjasama dengan komunitas Bango Mania, yang sangat intens membangun komunikasi melalui berbagai kanal online, termasuk blog, forum, mailing list, hingga media sosial seperti Plurk dan Facebook. Hasilnya, pada 2008, tercatat 500 lebih postingan blog dan 500-an email mengenai Festival Jajanan Bango, jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Keberhasilan Indosat membangun Indosat FansBerry melalui aktivitas di Facebook menjadi contoh berikutnya. Pendekatan yang dilakukan yakni menambah teman sebanyak-banyaknya dengan iming-iming hadiah BlackBerry Indosat. Demikian juga dengan Toyota Astra Motor yang membangun komunikasi horisontal di Facebook dengan membuat account Yaris Groovynations dan menyelenggarakan program Yaris Grooviest Moment Celebration, yang men-tag foto bersama mobil Yaris.

Ada beberapa tips, bagaimana membangun strategi public relations di online, khususnya di media sosial. Strategi ini harus dibangun berdasarkan user insight lokal, bukan user insight international.

Yang mesti diketahui bahwa tujuan utama pengguna global di media sosial adalah bersenang-senang. Sedangkan tujuan utama pengguna Indonesia di media sosial adalah membangun jaringan. Perbedaan lain masih banyak. Dengan demikian, pemahaman user behavior lokal mutlak diperlukan untuk membangun strategi public relation di dunia maya dengan target konsumen Indonesia.

Sumber: BusinessWeek Indonesia no 12, 20 Mei 2009, halaman 008

14 Responses to “Public Relations di Era Web 2.0 – BusinessWeek Indonesia”

  1. Sepertinya “Teh Botol Sosro” juga sedang membutuhkan PR 2.0 nih :D *ngetes komen pake fconnect*

  2. Yainal says:

    sepertinya netnographer bakal kebanjiran order nih.. :)

    *tetep komen manual..

  3. Masalah Online PR masih susah, kalau dilihat masih banyak kantor yang nge-blokir domain / blog dan Facebook. Tapi ngak ada salah juga Om nukman, kampanye Online PR , seengaknya ada pionernya …Sukses ya

  4. angelia says:

    mas lutfhie..saya angel, mahasiswa PR tingkat akhir..mohon bantuannya untuk tugas akhir saya, boleh tak? :)
    mohon kirim2 artikel tentang ‘pengaruh strategi cyber pr melalui komunitas online terhadap awareness perusahaan’ mas..trims alot y mas lutfhie..

    best regrats,

  5. thea says:

    thanks for the sharing, pak. nice article

  6. Saya kebetulan berlangganan BW. Jadi surprise juga pas membacanya minggu lalu…great article bos.

    Surprise juga lihat endorsement Anda di advertorial Teh Sosro yang kena hoax, dimuat di Kompas dan Detik, dll. Bagus juga !!

  7. aryo says:

    tulisan pak Nukman emang top markotop.
    mudah2an perusahaan2 besar pada melirik online PR, agar rejeki blogger2 tambah lancar
    jadi pengen langganan BW nih

  8. abd rochim says:

    kalau komunitas pengguna jasa penerbangan ada gak ya

  9. hendra says:

    untuk instansi pemerintah perlu juga tuh….kayak telkom,PDAM,PLN yang selama ini sering banget nrima keluhan di berbagai media!

  10. yusran yunus says:

    Artikel-artikelnya yg disajikan sangat menarik, visioner dan inspiratif…

  11. edy purnaman says:

    tanks atas artikelnya………… bravo……

  12. linda islami says:

    artiketlnya luar biasa pak nukman..nextime kasus2nya diperbanyak ya …makasi

  13. sanjaya says:

    adanya public relation online sudah pernah saya gunakan untuk beberapa kasus…

    beberapa kasus tidak bisa efektif karena kurangnya persiapan, akan tetapi dalam beberapa kasus yang lain bisa dilakukan dengan hasil yang memuaskan… untuk itu perlu kejelian dari pelaku online dalam menerapkan strategi PR yang baik.

  14. fifi says:

    salam pak Nukman,
    saya ingin melakukan studi kasus di bidang cyberPR untuk kepentingan skripsi saya. wilayah cakupannya saya hanya ingin membatasi dalam bidang PR, mengenai citra, public behaviour, opini,dll.akan tetapi saya takutnya nanti ada kerancuan dengan marketing. karena hal ini dekat sekali, bahkan ada artikel bapak (terbaru) yang menyatakan batas keduanya lebur.
    mohon saran ya pak, mungkin pengerucutan studi kasus yang nantinya saya lakukan.terimakasih

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih mas Bayoe. Betul untuk Conversation Analysis dan Network...

  • bayoewebid: - Analisis yang menarik mas. mungkin perlu ditambahkan dengan tools yang dipakai....

  • Andi Primaretha: - Bagi teman-teman yang ingin sukses mempromosikan bisnisnya melalui online...

  • aguswibowo: - Mas Andi, bagaimana menurut anda posisi online http://hotelgrasia.b logspot.com tks

  • hadiph: - Tahapan analisis yang menarik bos, selanjutnya posting tools nya donk. tks

  • Hary: - Info yang sangat berguna & bermanfaat, Mas Andi. Many thanks for your sharing....

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting