Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Kian Tipis Jarak Antara Offline dan Online

July 1, 2009
Oleh Nukman Luthfie

Salah satu kesenangan saya saat ini adalah melihat status teman-teman di dunia maya, baik di Facebook, Twitter, Plurk, maupun social media lain termasuk yang lokal seperti Koprol.com. Bangun tidur, saya cek ketiga social networking itu lewat mobile. Bahkan setiap ada kesempatan, saya ngecek sekaligus aktif ngeplurk, ngetwit, nge-FB. Dengan jumlah teman dan fans total di sekitar seribuan orang, time-line Plurk saya nyaris tidak pernah kosong, meski saat dini hari. Demikian pula, dengan jumlah teman di atas 4.000, Facebook saya tidak pernah senyap. Selalu saja ada yang update status, menambah foto baru, membuat notes atau ulang tahun. Twitter pun sama saja.

Time line saya di online betul-betul penuh dengan informasi teman. Mulai dari bangun tidur, sarapan, seusai mandi, berangkat kantor, waktu kerja, makan siang, hingga pulang kerja, ada saja update melalui social media.

Dari time line dan jumlah teman tadi saya mendapat banyak insight. Ada sebagian orang yang selalu online dan dengan lincahnya bercengkerama dengan social media, baik dengan meng-update status maupun bercakap-cakap dengan teman onlinenya. Ada sebagian yang tidak selalu, tetapi sering online, paling tidak sehari tiga kali, seperti minum obat. Ada yang “sakit” kalau sehari tidak online.

Data yang disampaikan iHub Media menunjukkan, separo pengguna Facebook di Indonesia log-in setiap hari. Sekali lagi: setiap hari. Dan tahukah anda berapa jumlah akun Facebook yang berasal dari Indonesia saat ini? Lebih dari lima juta akun. Artinya, sedikitnya 2,5 juta orang bercengkerama di social media setiap harinya.

Dari pengamatan saya, mereka bicara apa saja di Facebook, Twitter, Plurk dan lainnya. Mulai dari topik yang ringan-ringan, seperti apa yang sedang mereka kerjakan, apa yang mereka konsumsi, perasaan mereka saat itu, sampai ke hal-hal yang membutuhkan diskusi panjang seperti peta politik menjelang pemilihan Presiden, Rabu 8 Juli 2009 nanti.

Kisah Prita vs RS OMNI, Manohara, Hoax Tehbotol Sosro, sempat menjadi perbincangan hangat di social media yang melibatkan banyak orang. Namun, wahai para pemilik brand, Marketing Manager, PR Manager, bahkan pimpinan perusahaan, jika ditelaah dengan baik, hampir bisa dipastikan produk Anda pun diperbincangkan tanpa Anda sadari. Coba riset Google, Twitter, Plurk, Facebook dan lainnya sebentar, jika produk Anda tergolong yang dikonsumsi sehari-hari, kemungkinan besar diperbincangkan di social media tersebut.

Kenapa diperbincangkan? Karena para konsumen yang pengguna Internet  yang punya akun di social media cenderung berbicara dan berbincang di online seolah-olah di dunia offline. Apa saja diomongkan dan dikomentari. Jika ada seseorang mengeluhkan sebuah produk yang dikonsumsi, dan kebetulan ada temannya yang punya pengalaman serupa, maka perbincangan online bisa berlangsung panjang dan kemudian melibatkan teman dari teman, teman dari teman dari teman lainnya, dan seterusnya.

Forum Komunikasi PIC PR Grup Astra

Forum Komunikasi PIC PR Grup Astra

Apa boleh buat, kini memang kian tipis jarak antara komunikasi offline dan online. Itulah yang antara lain saya sampaikan ketika diundang sebagai pembicara di Forum Komunikasi PIC  Public Relations Grup Astra, Kamis 4 Juni 2009 lalu di Jakarta.

Jelas kecenderungan ini merupakan tantangan baru dan berat bagi perusahaan, terutama di bagian Marketing dan PR. Tantangan pertama adalah bagaimana membuat perbincangan bebas ini menjadi positif bagi citra perusahaan, dan bahkan mendorong sales.

Tantangan kedua, yang tidak kalah beratnya adalah bagaimana meredam perbincangan negatif. Apa boleh buat, perbincangan berpotensi menghangat ketika membahas ketidakpuasan terhadap sebuah produk atau layanan. Jika tidak terkendali, bisa-bisa menjadi KRISIS  seperti yang dialami oleh OMNI.

Sebaliknya, tatkala konsumen puas, mereka relatif lebih jarang memuji dan berbagi dengan teman.

Teman-teman Marketing dan PR, juga pemimpin perusahaan, selamat datang di dunia online dan social media yang penuh dengan tantangan yang mengasyikkan ini.

Tautan:

Strategi Menghadapi Krisis Manajemen Online

6 Responses to “Kian Tipis Jarak Antara Offline dan Online”

  1. Eriek says:

    kecenderungan para pimpinan perusahaan tidak melihat ini sebagai dinamika yang begitu dasyat di dunia online. mungkin secara umur mereka agak sulit bersentuhan dengan dunia maya yang rumit. sebaliknya, kalangan pemudalah yang lebih intens untuk mencermati ‘kedasyatan’ interaksi di dunia maya, seperti di facebook, twiter, maupun plurk.

  2. usul, pak…data pengguna FB di dunia (Indonesia urutan ke-7 pengguna terbanyak) bisa dilihat disini:
    http://www.checkfacebook.com/

  3. bodrox says:

    2,5 juta itu baru 1% dari orang Indonesia loh pak. Bisa nggelembung lagi. Kalo seindonesia udah pada OL semua, mungkin bisa dikatakan offline dan online tak berjarak lagi. Bahkan menerobos masa lalu, karena “reuni” bisa terjadi kapanpun secara OL.

  4. darto says:

    Bagi saya, yang penting bisa menguntungkan, materiil maupun nonmateriil. Bisa meningkatkan kualitas hidup. Bukan sekadar berbincang, say hello, apalagi justru yang mendatangkan madarat. Itu noway. Soal pakai online or offline tak masalah. Antara online dan offlina makin tipis, ya egp aja…

  5. wah kalo cara “bagaimana meredam perbincangan negatif” sulit bahkan 98% ngak mungkin.. cara terbaik adalah meng-engagae pelanggan menjadi aktif plus menjadi bagian komunitas produk / layanan sendiri..

  6. fiki says:

    Semakin lama semoga bisa semakin positif dari aktifitas kita ngonline..

    thanks sharingnya Pak Nukman

Leave a Reply



nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
foto andi @primaretha
Social Media Head
tweet it
foto jayadi @jayadi72
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • Andi Primaretha: - Terima kasih mas Bayoe. Betul untuk Conversation Analysis dan Network...

  • bayoewebid: - Analisis yang menarik mas. mungkin perlu ditambahkan dengan tools yang dipakai....

  • Andi Primaretha: - Bagi teman-teman yang ingin sukses mempromosikan bisnisnya melalui online...

  • aguswibowo: - Mas Andi, bagaimana menurut anda posisi online http://hotelgrasia.b logspot.com tks

  • hadiph: - Tahapan analisis yang menarik bos, selanjutnya posting tools nya donk. tks

  • Hary: - Info yang sangat berguna & bermanfaat, Mas Andi. Many thanks for your sharing....

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting