<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Corporate Blogging Bakal Mengganggu Kredibilitas Perusahaan?</title>
	<atom:link href="http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 10:28:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: anny</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-91202</link>
		<dc:creator>anny</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 23:52:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-91202</guid>
		<description>dalam membangun blog corporate yang baek gimana pak? kadang aku sebagai konsumen kecewa ma beberapa perusahaan, coz menyediakan blog corporate tapi tanggapan nya lama banget bahkan tidak ditanggapin.... sehingga blog tu tak ada fungsinya tuk konsumen, kalau ada penjelasan dari perusahaan kan paling enggak konsumen bisa mengerti.... tidak cuma diam aja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dalam membangun blog corporate yang baek gimana pak? kadang aku sebagai konsumen kecewa ma beberapa perusahaan, coz menyediakan blog corporate tapi tanggapan nya lama banget bahkan tidak ditanggapin&#8230;. sehingga blog tu tak ada fungsinya tuk konsumen, kalau ada penjelasan dari perusahaan kan paling enggak konsumen bisa mengerti&#8230;. tidak cuma diam aja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bambang haryanto</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-90516</link>
		<dc:creator>bambang haryanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 07:25:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-90516</guid>
		<description>Kejujuran adalah satu-satunya policy di Internet. Dan ternyata banyak korporat, termasuk di Indonesia yang dibicarakan di sini, masih dibekap paranoia tentang kejujuran itu. Mereka takut ngeblog karena tidak mau bisa  langsung mendengar dan melihat kenyataan betapa produk sampai citra mereka yang defect menjadi bahan obrolan di dunia maya. Politik burung unta semacam akan hanya membuat mereka semakin dalam terbenam dalam kesulitan besar.Apalagi mereka mengingkari kebenaran, dan bahkan berusaha membungkam para &quot;whistle blower&quot; itu. Kasus Prita menjadi pelajaran berharga, bahwa jauh sebelum semua bencana terjadi, ayolah para petinggi korporat itu segera ngeblog dengan bermodalkan kejujuran.&quot;Berita baik atau pun buruk, sampaikan segera !,&quot; begitu kata &quot;nabi&quot; corporate blogger, Robert Scoble.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kejujuran adalah satu-satunya policy di Internet. Dan ternyata banyak korporat, termasuk di Indonesia yang dibicarakan di sini, masih dibekap paranoia tentang kejujuran itu. Mereka takut ngeblog karena tidak mau bisa  langsung mendengar dan melihat kenyataan betapa produk sampai citra mereka yang defect menjadi bahan obrolan di dunia maya. Politik burung unta semacam akan hanya membuat mereka semakin dalam terbenam dalam kesulitan besar.Apalagi mereka mengingkari kebenaran, dan bahkan berusaha membungkam para &#8220;whistle blower&#8221; itu. Kasus Prita menjadi pelajaran berharga, bahwa jauh sebelum semua bencana terjadi, ayolah para petinggi korporat itu segera ngeblog dengan bermodalkan kejujuran.&#8221;Berita baik atau pun buruk, sampaikan segera !,&#8221; begitu kata &#8220;nabi&#8221; corporate blogger, Robert Scoble.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rosse</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-90301</link>
		<dc:creator>rosse</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 03:25:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-90301</guid>
		<description>Dear Pak Nukman,
ketakutan perusahaan terhadap kritik publik merupakan salah satu sebab perusahaan takut untuk membuat corporate blog.
bagaimana dengan karyawa perusahaan yang ngeblog.dimana konten blognya sangat merefleksikan profesinya, sehingga publik blog tersebut dapat mengenal juga institusi si &#039;blogger&#039; (dengan kt lain corporate image perusahaan bisa terpengaruh), apakah ini bisa dikatakan bagian dari corporate blog eksternal pa?
mohon tanggapan pa Nukman.
terima kasih banyak atas perhatian bapak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Nukman,<br />
ketakutan perusahaan terhadap kritik publik merupakan salah satu sebab perusahaan takut untuk membuat corporate blog.<br />
bagaimana dengan karyawa perusahaan yang ngeblog.dimana konten blognya sangat merefleksikan profesinya, sehingga publik blog tersebut dapat mengenal juga institusi si &#8216;blogger&#8217; (dengan kt lain corporate image perusahaan bisa terpengaruh), apakah ini bisa dikatakan bagian dari corporate blog eksternal pa?<br />
mohon tanggapan pa Nukman.<br />
terima kasih banyak atas perhatian bapak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lisa</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-88195</link>
		<dc:creator>Lisa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 13:11:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-88195</guid>
		<description>Dear Pak Nukman,
kebetulan saya juga ingin melakukan research tentang corporate blog, apakah ada rekomendasi untuk corporate blog di Indonesia yang dikelola secara aktif? 

Thanks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Nukman,<br />
kebetulan saya juga ingin melakukan research tentang corporate blog, apakah ada rekomendasi untuk corporate blog di Indonesia yang dikelola secara aktif? </p>
<p>Thanks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wenny kohongia</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-84785</link>
		<dc:creator>wenny kohongia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 18:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-84785</guid>
		<description>Thanks for nice article, Pak Nukman :). 
Mengilhami saya dalam membuat tulisan tentang PR Online untuk salah satu tugas kampus :
http://letsread-wkohongia.blogspot.com/2009/03/corporate-blogging-bakal-mengganggu.html

Silahkan kalau mau komentar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks for nice article, Pak Nukman <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<br />
Mengilhami saya dalam membuat tulisan tentang PR Online untuk salah satu tugas kampus :<br />
<a href="http://letsread-wkohongia.blogspot.com/2009/03/corporate-blogging-bakal-mengganggu.html">http://letsread-wkohongia.blogspot.com/2009/03/corporate-blogging-bakal-mengganggu.html</a></p>
<p>Silahkan kalau mau komentar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teddy Arifianto</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-84668</link>
		<dc:creator>Teddy Arifianto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 17:03:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-84668</guid>
		<description>Salam kenal Pak Nukman,
Kebetulan saya menemukan link ke blog Bapak soal PR 2.0 dan corporate blogging ini.Topik ini menarik sekali terutama buat para praktisi PR, saya salah satunya.Memang masih pro dan kontra soal ini. Menurut saya, sebagai praktisi PR, sudah layak dan sepantasnya kita mengikuti tren yang sedang berkembang saat ini. Social media baik Facebook, Myspace,Twitter or apapun yang sejenis telah terbukti mampu menjadi media alternatif dalam memperluas bahkan meningkatkan awareness dan malah mungkin membentuk persepsi yang (mudah2an) positif terhadap suatu merek/brand atau bahkan perusahaan. Kesiapan suatu perusahaan dalam menerima ide ini memang berbeda-beda-ada yang sudah siap dan menerapkannya bahkan sudah menuai hasilnya, namun banyak pula yang ogah memulainya, karena berprinsip belum perlu,gak ngerti, cari yang pasti2 aja. Seorang PR Manager bisa saja terjun di blogging atau menggunakan media ini sebagai pendukung usahanya,tapi musti dibekali dengan segala kemungkinan yang mungkin timbul.

Saya rasa, ada 1 hal kegiatan PR yang agak tak terjembatani jika hanya lewat media maya ini, yaitu media relations. Di dalam kegiatan face to face ini, rasanya kalo hanya melalui internet dengan segala macam kecanggihannya, akan terasa atau bahkan memiliki kedalaman arti yang berbeda apabila interaksi langsung ini digantikan dengan sekedar dengan berhubungan via dunia maya. Efek dari pertemuan dan interaksi secara langsung saya kira ini belum tergantikan.

Namun begitu memang belum ada riset yang membuktikan efektivitas media relations yang bertemu langsung akan selalu lebih baik dibandingjkan dengan hanya melalui dunia maya dan sebaliknya. Akan menarik bila suatu hari ada yang membuat riset ini. Kalau sekarang ini, saya hanya bisa mengira-ira, bahwa kedua kegiatan ini bisa saling melengkapi satu sama lain, mengingat semakin banyak koq rekan-rekan media yang sudah blog savvy.

Itu aja komen saya, mungkin ada yang kurang, bisa ada yang nambahin..

Trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal Pak Nukman,<br />
Kebetulan saya menemukan link ke blog Bapak soal PR 2.0 dan corporate blogging ini.Topik ini menarik sekali terutama buat para praktisi PR, saya salah satunya.Memang masih pro dan kontra soal ini. Menurut saya, sebagai praktisi PR, sudah layak dan sepantasnya kita mengikuti tren yang sedang berkembang saat ini. Social media baik Facebook, Myspace,Twitter or apapun yang sejenis telah terbukti mampu menjadi media alternatif dalam memperluas bahkan meningkatkan awareness dan malah mungkin membentuk persepsi yang (mudah2an) positif terhadap suatu merek/brand atau bahkan perusahaan. Kesiapan suatu perusahaan dalam menerima ide ini memang berbeda-beda-ada yang sudah siap dan menerapkannya bahkan sudah menuai hasilnya, namun banyak pula yang ogah memulainya, karena berprinsip belum perlu,gak ngerti, cari yang pasti2 aja. Seorang PR Manager bisa saja terjun di blogging atau menggunakan media ini sebagai pendukung usahanya,tapi musti dibekali dengan segala kemungkinan yang mungkin timbul.</p>
<p>Saya rasa, ada 1 hal kegiatan PR yang agak tak terjembatani jika hanya lewat media maya ini, yaitu media relations. Di dalam kegiatan face to face ini, rasanya kalo hanya melalui internet dengan segala macam kecanggihannya, akan terasa atau bahkan memiliki kedalaman arti yang berbeda apabila interaksi langsung ini digantikan dengan sekedar dengan berhubungan via dunia maya. Efek dari pertemuan dan interaksi secara langsung saya kira ini belum tergantikan.</p>
<p>Namun begitu memang belum ada riset yang membuktikan efektivitas media relations yang bertemu langsung akan selalu lebih baik dibandingjkan dengan hanya melalui dunia maya dan sebaliknya. Akan menarik bila suatu hari ada yang membuat riset ini. Kalau sekarang ini, saya hanya bisa mengira-ira, bahwa kedua kegiatan ini bisa saling melengkapi satu sama lain, mengingat semakin banyak koq rekan-rekan media yang sudah blog savvy.</p>
<p>Itu aja komen saya, mungkin ada yang kurang, bisa ada yang nambahin..</p>
<p>Trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: qnoyz bewizer</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-84647</link>
		<dc:creator>qnoyz bewizer</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 07:48:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-84647</guid>
		<description>Misi Ideal pembentukan Corporate Blogging memang suatu tindakan yang BERANI yang IDEALIS-PRAGMATIS dari para executive bisnis berkaca diri pak... Jikapun produsen2 spt XL atau Telkomsel, dimana karyawan atau staff PR mereka kurang dinamis dalam memanfaatkan blogging... biasanya mereka &quot;terancam&quot; oleh internal policy maupun protokoler kerahasiaan perusahaan yg harus melindungi CITRA (a.k.a Jaim) perusahaan mereka dari kritik media formal/ informal.

Rasanya butuh evolusi budaya yg cukup lama bagi pebisnis negeri ini terbuka lansung thd &quot;celaan&quot; yg seharusnya dapat dipandang membangun :) Tapi esensinya memang serumit apapun selalu ada jalan untuk memulai ;)

Sebelum istilah blogging ini mencuat menjadi populer seperti saat ini, ada suatu tools forum diskusi online yang selalu menyertai situs-situs yg mewakili komunitas tertentu.

Tinjauan saya pribadi, sosialisasi forum diskusi ini tidak menjadi masalah yg terlalu rumit ketika netters masuk ke dalam situs komunitas yg &quot;BRAND&quot; independen sifatnya... Misalnya: situs i-Commerce yg meninjau performa produk berbagai brand dari PC, selular, Travelling, Sekolah / pendidikan... dll.

Menurut saya kadar kejujuran introspeksi ke dua belah pihak (produsen vs konsumen) dapat ditinjau menggunakan konten-konten forum diskusi yg brand-independen seperti ini. Ketika PR produsen tertentu ingin melihat animo netters ttg produknya, mungkin tinggal posting iklan-iklan yg tersamar ttg produk tertentu, maka tinggal lihat celaan atau pujian seperti apa yg diperoleh dari situs tsb... Tentu tanpa harus secara officially kehilangan muka, dan sebaliknya para netter anonymous pun lebih bebas dan jujur berekspresi.

Jadi jika ada UKM atau big company di negeri ini tertarik mencoba-coba &quot;terbuka&quot;... alangkah baiknya mengukur diri dengan mengukur komunitas loyal produk mereka sejauh mana? kompetitor mereka sehebat apa? Caranya ? Berikut ini contohnya...

Produsen motor Honda, biasanya memiliki komunitas penggemar produk tertentu produk mereka, misalnya TIGER2000 Bikers club. atau produsen Yamaha memiliki komunitas Yamaha Mio Skutik Indonesia... maka komunitas-komunitas semacam ini memiliki Situsnya sendiri lengkap forum diskusi/ community bloggers yg cukup aktif. Maka dari sinilah perusahaan / produsen mulai belajar interaktif terbuka secara online walaupun masih &quot;tersamar&quot;. Dan silahkan membuat pendekatan pengukuran-pengukuran kualitatif maupun kuantitatif.

Jika komunitas produk secara khusus sulit dicari, dapat dicari situs-situ pemerhati produk retial tertentu, misalnya sellular. kalo tidak salah di Indonesia ada situs forumponsel.com , maka melalui situs-situs komunitas produk sejenis bebas brand seperti itu, maka pihak PR maupun Marketing dapat pula melakukan penelusuran minat, feedback, maupun para kompetitor.

well guyz, semoga bermanfaat :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Misi Ideal pembentukan Corporate Blogging memang suatu tindakan yang BERANI yang IDEALIS-PRAGMATIS dari para executive bisnis berkaca diri pak&#8230; Jikapun produsen2 spt XL atau Telkomsel, dimana karyawan atau staff PR mereka kurang dinamis dalam memanfaatkan blogging&#8230; biasanya mereka &#8220;terancam&#8221; oleh internal policy maupun protokoler kerahasiaan perusahaan yg harus melindungi CITRA (a.k.a Jaim) perusahaan mereka dari kritik media formal/ informal.</p>
<p>Rasanya butuh evolusi budaya yg cukup lama bagi pebisnis negeri ini terbuka lansung thd &#8220;celaan&#8221; yg seharusnya dapat dipandang membangun <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Tapi esensinya memang serumit apapun selalu ada jalan untuk memulai <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebelum istilah blogging ini mencuat menjadi populer seperti saat ini, ada suatu tools forum diskusi online yang selalu menyertai situs-situs yg mewakili komunitas tertentu.</p>
<p>Tinjauan saya pribadi, sosialisasi forum diskusi ini tidak menjadi masalah yg terlalu rumit ketika netters masuk ke dalam situs komunitas yg &#8220;BRAND&#8221; independen sifatnya&#8230; Misalnya: situs i-Commerce yg meninjau performa produk berbagai brand dari PC, selular, Travelling, Sekolah / pendidikan&#8230; dll.</p>
<p>Menurut saya kadar kejujuran introspeksi ke dua belah pihak (produsen vs konsumen) dapat ditinjau menggunakan konten-konten forum diskusi yg brand-independen seperti ini. Ketika PR produsen tertentu ingin melihat animo netters ttg produknya, mungkin tinggal posting iklan-iklan yg tersamar ttg produk tertentu, maka tinggal lihat celaan atau pujian seperti apa yg diperoleh dari situs tsb&#8230; Tentu tanpa harus secara officially kehilangan muka, dan sebaliknya para netter anonymous pun lebih bebas dan jujur berekspresi.</p>
<p>Jadi jika ada UKM atau big company di negeri ini tertarik mencoba-coba &#8220;terbuka&#8221;&#8230; alangkah baiknya mengukur diri dengan mengukur komunitas loyal produk mereka sejauh mana? kompetitor mereka sehebat apa? Caranya ? Berikut ini contohnya&#8230;</p>
<p>Produsen motor Honda, biasanya memiliki komunitas penggemar produk tertentu produk mereka, misalnya TIGER2000 Bikers club. atau produsen Yamaha memiliki komunitas Yamaha Mio Skutik Indonesia&#8230; maka komunitas-komunitas semacam ini memiliki Situsnya sendiri lengkap forum diskusi/ community bloggers yg cukup aktif. Maka dari sinilah perusahaan / produsen mulai belajar interaktif terbuka secara online walaupun masih &#8220;tersamar&#8221;. Dan silahkan membuat pendekatan pengukuran-pengukuran kualitatif maupun kuantitatif.</p>
<p>Jika komunitas produk secara khusus sulit dicari, dapat dicari situs-situ pemerhati produk retial tertentu, misalnya sellular. kalo tidak salah di Indonesia ada situs forumponsel.com , maka melalui situs-situs komunitas produk sejenis bebas brand seperti itu, maka pihak PR maupun Marketing dapat pula melakukan penelusuran minat, feedback, maupun para kompetitor.</p>
<p>well guyz, semoga bermanfaat <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: VIRTUAL &#187; Internet Business, Strategy &#38; Marketing Indonesia &#187; Corporate Culture Hambat Corporate Blogging: Wordcamp Indonesia</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-84584</link>
		<dc:creator>VIRTUAL &#187; Internet Business, Strategy &#38; Marketing Indonesia &#187; Corporate Culture Hambat Corporate Blogging: Wordcamp Indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 00:49:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-84584</guid>
		<description>[...] Corporate Blogging Bakal Mengganggu Kredibilitas Perusahaan? DIPOSTING OLEH Nukman Luthfie PADA 19.01.09 7:42 am &#124;           Leave a Reply [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Corporate Blogging Bakal Mengganggu Kredibilitas Perusahaan? DIPOSTING OLEH Nukman Luthfie PADA 19.01.09 7:42 am |           Leave a Reply [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendy</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-84561</link>
		<dc:creator>hendy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 04:24:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-84561</guid>
		<description>Benar, pak. Tidak ada perusahaan yang sempurna. Maka dari itu perusahaan harus banyak mendengarkan kritikan dari para konsumennya agar supaya bisa tetap eksis. Terima kasih atas artikelnya, pak. Semoga virtual.co.id semakin jaya, dan banyak artikel2 menarik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar, pak. Tidak ada perusahaan yang sempurna. Maka dari itu perusahaan harus banyak mendengarkan kritikan dari para konsumennya agar supaya bisa tetap eksis. Terima kasih atas artikelnya, pak. Semoga virtual.co.id semakin jaya, dan banyak artikel2 menarik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aar Sumardiono</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/corporate-blogging-bakal-mengganggu-kredibilitas-perusahaan/comment-page-1/#comment-82090</link>
		<dc:creator>Aar Sumardiono</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 14:54:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=370#comment-82090</guid>
		<description>Masak sih perush telco seperti Indosat, Excel, dll tidak berani mendorong karyawannya untuk blogging. Seandainya pun tdk berani resmi atas nama korporat, mungkin bisa mulai dengan setengah resmi kisah dari karyawan. Mirip operasi intelijen gitu lho.... kalau berhasil diakui, tapi kalo gagal dianggap tak dikenal, he...he... :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masak sih perush telco seperti Indosat, Excel, dll tidak berani mendorong karyawannya untuk blogging. Seandainya pun tdk berani resmi atas nama korporat, mungkin bisa mulai dengan setengah resmi kisah dari karyawan. Mirip operasi intelijen gitu lho&#8230;. kalau berhasil diakui, tapi kalo gagal dianggap tak dikenal, he&#8230;he&#8230; <img src='http://www.virtual.co.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

