<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internet Business, Strategy &#38; Marketing Indonesia &#187; Online Behavior</title>
	<atom:link href="http://www.virtual.co.id/blog/category/online-behavior/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.virtual.co.id/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 01:18:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>Jangan Terjebak untuk Mengejar Fans dan Follower Semu</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/jangan-terjebak-untuk-mengejar-fans-dan-follower-semu/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/jangan-terjebak-untuk-mengejar-fans-dan-follower-semu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 03:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iim Fahima Jachja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=2152</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya  meeting dengan klien yang punya pandangan strategis. &#8220;Kami tidak akan menjadikan angka fans /follower sebagai KPI (Key Performance Indicator) terpenting,&#8221; katanya. &#8220;Angka fans/follower yang besar tidak berarti apa-apa jika tidak ada dampak pada bisnisnya.&#8221; Ya. Saya setuju ini! Rupanya klien itu sudah menyadari,  banyak pemilik brand yang terjebak target semu, yakni mengejar jumlah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/jangan-terjebak-untuk-mengejar-fans-dan-follower-semu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Memahami Analisis Jejaring Sosial Bagian 1</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/mari-memahami-analisis-jejaring-sosial-bagian-1/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/mari-memahami-analisis-jejaring-sosial-bagian-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2011 03:39:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Primaretha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=2048</guid>
		<description><![CDATA[Bertempat di hotel Bidakara tanggal 8 Juni 2011 lalu, saya berkesempatan mengikuti pelatihan analisis jejaring sosial / Social Network Analysis yang diadakan oleh CIPG (Center for Innovation, policy, and Governance).  Saya merasa sangat beruntung karena bisa diajar langsung oleh Dr. Yanuar Nugroho, dosen kajian inovasi dari The University of Manchester.  Beliau merupakan salah satu staf [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/mari-memahami-analisis-jejaring-sosial-bagian-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Intranet 2.0, Solusi untuk Knowledge Gap Internal</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/intranet-2-0-solusi-untuk-knowledge-gap-internal/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/intranet-2-0-solusi-untuk-knowledge-gap-internal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 03:41:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meisia Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=2041</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini kita sudah terlalu sering mendengar istilah yang ditambahkan 2.0 di belakangnya. Sebenarnya penambahan 2.0 itu bukan untuk keren-kerenan saja, sebagian besar dilakukan untuk menunjukkan adaptasi yang sudah dilakukan terhadap dunia yang sudah berubah, di era social media ini. Nah, setelah melakukan adaptasi pada bagian-bagian lain seperti PR 2.0, marketing 2.0, Career 2.0, HR [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/intranet-2-0-solusi-untuk-knowledge-gap-internal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lost in Digital Revolution</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/lost-in-digital-revolution/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/lost-in-digital-revolution/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 08:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Meisia Chandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=2018</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya tertarik membaca tweet dari @primaretha “I am just a kid who lost in the middle of digital revolution..” Tweet ini mungkin menyuarakan keresahannya berpacu dalam “chaos” yang disebabkan dinamika dalam dunia digital. Pertanyaan saya selanjutnya adalah, siapa yang tidak? Suatu hari dalam suatu seminar yang diadakan Startup Lokal saya mendengar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/lost-in-digital-revolution/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brand di Media Online, Eksistensi Saja Tidak Cukup</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/brand-di-media-online-eksistensi-saja-tidak-cukup/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/brand-di-media-online-eksistensi-saja-tidak-cukup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 04:03:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tuhu Nugraha Dewanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Online behaviour]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=1989</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini hampir semua brand ada di media digital, terutama internet. Mereka berlomba membuat website, forum, portal, hadir di berbagai social media dll. Mereka mengejar dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumsi media dari konsumen. Tapi satu hal penting yang dilupakan oleh brand adalah, untuk &#8220;memaksa&#8221; konsumen menggunakan media internet untuk berkomunikasi, bertransaksi dll. Ini penting [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/brand-di-media-online-eksistensi-saja-tidak-cukup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Lagi Setelah Social Media?</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/apa-lagi-setelah-social-media/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/apa-lagi-setelah-social-media/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2011 02:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tuhu Nugraha Dewanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing Communications]]></category>
		<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Online Communications]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[digital campaign]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing communications]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=1940</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan terpenting bagi para pemasar saat ini, dan juga para agency digital adalah, apalagi social media yang akan hits, setelah era kejayaan Facebook dan Twitter? Sepertinya kedua social media ini masih terus bertahan, dan populer menjadi medium untuk kampanye brand, walaupun banyak social media baru bermunculan. Facebook dan Twitter masih belum tergantikan karena memang secara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/apa-lagi-setelah-social-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Studi Kasus Komunitas GilaMotor : Buat Mereka Seperti Di Rumah Sendiri</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/studi-kasus-komunitas-gilamotor-buat-mereka-seperti-di-rumah-sendiri/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/studi-kasus-komunitas-gilamotor-buat-mereka-seperti-di-rumah-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 11:48:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jayadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[cara membangun komunitas online]]></category>
		<category><![CDATA[gilamotor]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas online]]></category>
		<category><![CDATA[studi kasus]]></category>
		<category><![CDATA[studi kasus komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=1929</guid>
		<description><![CDATA[Membuat komunitas online di facebook dan twitter untuk kepentingan brand tertentu memang tak terlalu sulit, bahkan mungkin sangat mudah bagi brand yang rela mengeluarkan dana besar untuk menjaring para penghuni jejaring sosial supaya mengklik tombol bergambar jempol (Likes) di facebook atau menjadi follower di twitter. Pemilik brand cukup mengeluarkan dana sekian puluh juta atau ratusan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/studi-kasus-komunitas-gilamotor-buat-mereka-seperti-di-rumah-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Twitter List dan Personal Branding</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/twitter-list-dan-personal-branding/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/twitter-list-dan-personal-branding/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jan 2011 02:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nukman Luthfie</dc:creator>
				<category><![CDATA[CyberPR]]></category>
		<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Nukman Luthfie]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=1918</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna Twitter yang men-follow banyak orang, akan merasakan betul betapa derasnya informasi mengalir. Kita sering kehilangan tweet penting dari orang yang kita follow. Untuk mengatasi ini, kita bisa menggunakan Twitter List, fitur yang disediakan Twitter untuk mengelompokkan pengguna Twitter (yang tidak harus kita follow) dalam kategori semau kita sendiri, sesuai kebutuhan. Saya misalnya, membuat list [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/cyberpr/twitter-list-dan-personal-branding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menggagas &amp; Membangun Komunitas Brand di Media Online</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/menggagas-membangun-komunitas-brand-di-media-online/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/menggagas-membangun-komunitas-brand-di-media-online/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 08:14:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tuhu Nugraha Dewanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Marketing Communications]]></category>
		<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Online Communications]]></category>
		<category><![CDATA[Online Community]]></category>
		<category><![CDATA[Online Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.virtual.co.id/blog/?p=1871</guid>
		<description><![CDATA[Tren yang terjadi saat ini, brand berlomba-lomba membangun komunitas atau mendekati komunitas untuk memasarkan produknya. Punya komunitas yang loyal adalah impian dari banyak pemasar. Berbagai produk berusaha membangun komunitas, tapi tak jarang mereka gagal dan frustasi. Sebenarnya bagaimana sebuah komunitas dibangun? Komunitas memang sangat unik, sebagian besar komunitas yang sukses dan disegani saat ini justru [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/online-behavior/menggagas-membangun-komunitas-brand-di-media-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemahaman Karakter Produk &amp; Alokasi Budget Pemasaran Online</title>
		<link>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/pemahaman-karakter-alokasi-budget-pemasaran/</link>
		<comments>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/pemahaman-karakter-alokasi-budget-pemasaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Nov 2010 03:21:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tuhu Nugraha Dewanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing Communications]]></category>
		<category><![CDATA[Online Behavior]]></category>
		<category><![CDATA[Social Media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[search engine]]></category>
		<category><![CDATA[social media marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Targeted Ad]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://virtual.co.id/blog/?p=1854</guid>
		<description><![CDATA[Saya baru saja membaca tulisan Brian Solis tentang promoted tweet. Artikel ini membahas mengenai Twitter yang mengeluarkan promoted Tweet, dengan menangkap peluang bagaimana konsumen menggunakan Twitter, dalam istilah Brian Solis berdasarkan Interest Graph. Tulisan Brian Solis ini kemudian memicu pemikiran lebih jauh,  bagaimana seharusnya kampanye sebuah brand membagi alokasi budget iklannya di berbagai pilihan channel Targeted [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.virtual.co.id/blog/internet-marketing/pemahaman-karakter-alokasi-budget-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

